<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY: 9 Desember Telah Menjadi Simbol Perlawanan</title><description>Menjelang aksi besar-besaran pada esok hari, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam ini berpidato di Istana Merdeka. Dalam pidatonya, Presiden mengakui tanggal 9 Desember telah menjadi simbol perlawanan bersama rakyat Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/08/337/283112/sby-9-desember-telah-menjadi-simbol-perlawanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/08/337/283112/sby-9-desember-telah-menjadi-simbol-perlawanan"/><item><title>SBY: 9 Desember Telah Menjadi Simbol Perlawanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/08/337/283112/sby-9-desember-telah-menjadi-simbol-perlawanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/08/337/283112/sby-9-desember-telah-menjadi-simbol-perlawanan</guid><pubDate>Selasa 08 Desember 2009 21:56 WIB</pubDate><dc:creator>Amirul Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/08/337/283112/TvMT6TiYF2.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/08/337/283112/TvMT6TiYF2.jpg</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Menjelang aksi besar-besaran pada esok hari, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam ini berpidato di Istana Merdeka. Dalam pidatonya, Presiden mengakui tanggal 9 Desember telah menjadi simbol perlawanan bersama rakyat Indonesia.    Namun, simbol perlawanan yang dimaksud bukan dalam konteks makar terhadap pemerintah. &amp;quot;Tanggal 9 Desember telah menjadi simbol perlawanan bersama untuk menghentikan korupsi, yang di banyak negara telah menjadi wabah pembawa kesengsaraan rakyat,&amp;quot; tegas SBY di Istana Merdeka, Selasa (8/12/2009) malam.    Karena itu, SBY kembali menegaskan akan senantiasa menggaungkan semangat dan kerja nyata dalam memberantas korupsi. Presiden pun mengajak seluruh elemen bangsa agar bergandengan tangan dan merapatkan barisan untuk terus melawan korupsi.    &amp;quot;Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, saya akan terus berjuang di garis paling depan bersama semua elemen pemberantasan korupsi untuk memimpin jihad melawan korupsi,&amp;quot; ungkap dia.    Korupsi, kata SBY, kini telah menjadi musuh bersama. Musuh rakyat di seluruh dunia. Semangat itulah yang kemudian menjadi dasar ditetapkannya Hari Antikorupsi sedunia sejak tahun 2003 oleh PBB.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Menjelang aksi besar-besaran pada esok hari, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam ini berpidato di Istana Merdeka. Dalam pidatonya, Presiden mengakui tanggal 9 Desember telah menjadi simbol perlawanan bersama rakyat Indonesia.    Namun, simbol perlawanan yang dimaksud bukan dalam konteks makar terhadap pemerintah. &amp;quot;Tanggal 9 Desember telah menjadi simbol perlawanan bersama untuk menghentikan korupsi, yang di banyak negara telah menjadi wabah pembawa kesengsaraan rakyat,&amp;quot; tegas SBY di Istana Merdeka, Selasa (8/12/2009) malam.    Karena itu, SBY kembali menegaskan akan senantiasa menggaungkan semangat dan kerja nyata dalam memberantas korupsi. Presiden pun mengajak seluruh elemen bangsa agar bergandengan tangan dan merapatkan barisan untuk terus melawan korupsi.    &amp;quot;Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, saya akan terus berjuang di garis paling depan bersama semua elemen pemberantasan korupsi untuk memimpin jihad melawan korupsi,&amp;quot; ungkap dia.    Korupsi, kata SBY, kini telah menjadi musuh bersama. Musuh rakyat di seluruh dunia. Semangat itulah yang kemudian menjadi dasar ditetapkannya Hari Antikorupsi sedunia sejak tahun 2003 oleh PBB.    </content:encoded></item></channel></rss>
