<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Rumah Warga Digusur untuk Bangun BKT</title><description>Sekira 15 unit rumah warga di RT 05 RW 11, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, digusur untuk proyek pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT), Selasa (8/12/2009).</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/08/338/282858/lagi-rumah-warga-digusur-untuk-bangun-bkt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/08/338/282858/lagi-rumah-warga-digusur-untuk-bangun-bkt"/><item><title>Lagi, Rumah Warga Digusur untuk Bangun BKT</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/08/338/282858/lagi-rumah-warga-digusur-untuk-bangun-bkt</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/08/338/282858/lagi-rumah-warga-digusur-untuk-bangun-bkt</guid><pubDate>Selasa 08 Desember 2009 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Hendru Wijaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/08/338/282858/pmIe0uz6la.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi BKT (Foto: skycrappercity)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/08/338/282858/pmIe0uz6la.jpg</image><title>Ilustrasi BKT (Foto: skycrappercity)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4   JAKARTA - Sekira 15 unit rumah warga di RT 05 RW 11, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, digusur untuk proyek pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT), Selasa (8/12/2009).  Tiga ratus anggota Satpol PP Pemkot Jakarta Timur diturunkan ke lokasi untuk mengeksekusi lahan seluas 8.720 meter persegi itu. Pantauan di lokasi, beberapa unit alat berat dioperasikan untuk membantu meruntuhkan rumah warga.  Saidi (60),salah seorang warga yang rumahnya ikut dieksekusi, mengaku sampai saat ini dirinya belum mendapat ganti rugi dari pemerintah.  &amp;quot;Kita nggak akan melawan, yang penting ganti ruginya jelas,&amp;quot; kata Saidi saat ditemui okezone di lokasi.  Seperti diketahui, saat ini proyek pembangunan BKT sudah mencapai 95 persen. Pemprov DKI menargetkan BKT bisa mulai digunakan pada awal 2010.Â    BKT yang tercantum dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 1999 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2010 Provinsi DKI Jakarta, dibangun untuk mengurangi ancaman banjir di 13 kawasan, melindungi permukiman, kawasan industri, dan pergudangan di Jakarta bagian timur. BKT akan menampung aliran Kali Ciliwung, Kali Cililitan, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Kramat Jati, dan Kali Cakung.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4   JAKARTA - Sekira 15 unit rumah warga di RT 05 RW 11, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, digusur untuk proyek pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT), Selasa (8/12/2009).  Tiga ratus anggota Satpol PP Pemkot Jakarta Timur diturunkan ke lokasi untuk mengeksekusi lahan seluas 8.720 meter persegi itu. Pantauan di lokasi, beberapa unit alat berat dioperasikan untuk membantu meruntuhkan rumah warga.  Saidi (60),salah seorang warga yang rumahnya ikut dieksekusi, mengaku sampai saat ini dirinya belum mendapat ganti rugi dari pemerintah.  &amp;quot;Kita nggak akan melawan, yang penting ganti ruginya jelas,&amp;quot; kata Saidi saat ditemui okezone di lokasi.  Seperti diketahui, saat ini proyek pembangunan BKT sudah mencapai 95 persen. Pemprov DKI menargetkan BKT bisa mulai digunakan pada awal 2010.Â    BKT yang tercantum dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 1999 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2010 Provinsi DKI Jakarta, dibangun untuk mengurangi ancaman banjir di 13 kawasan, melindungi permukiman, kawasan industri, dan pergudangan di Jakarta bagian timur. BKT akan menampung aliran Kali Ciliwung, Kali Cililitan, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Kramat Jati, dan Kali Cakung.    </content:encoded></item></channel></rss>
