<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lho Kok, Terimakasih Buat Anggodo</title><description>Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Keadilan Sosial (Geraks) mengucapkan terima kasih kepada Anggodo Widjojo atas jasa-jasanya. Lho kok terimakasih kepada Anggodo?</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/10/339/283845/lho-kok-terimakasih-buat-anggodo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/10/339/283845/lho-kok-terimakasih-buat-anggodo"/><item><title>Lho Kok, Terimakasih Buat Anggodo</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/10/339/283845/lho-kok-terimakasih-buat-anggodo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/10/339/283845/lho-kok-terimakasih-buat-anggodo</guid><pubDate>Kamis 10 Desember 2009 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/10/339/283845/fmU3z542UV.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/10/339/283845/fmU3z542UV.jpg</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Keadilan Sosial (Geraks) mengucapkan terima kasih kepada Anggodo Widjojo atas jasa-jasanya. Lho kok terimakasih kepada Anggodo?    Namun, ucapan terimakasih ini tidak tulus diperuntukkan bagi Anggodo, melainkan hanya sebagai bentuk sindiran terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia.     &amp;quot;Terima kasih Anggodo, Anggodo berjasa besar, dia puncak dari mafioso hukum, yang terkuak atau ketahuan di publik,&amp;quot; ujar pendiri Geraks, Suriswanto, dalam diskusi bertema korupsi Anggonesia di Romeo Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2009).     Lebih lanjut Suriswanto menilai bahwa rekaman percakapan Anggodo dengan orang yang diduga aparat penegak hukum merupakan gambaran wajah hukum di Tanah Air. &amp;quot;Keadilan saat ini, Anggodo Nasion Justice, keadilan kelas atas. Anggodo simbol dari hukum di negeri ini mengatur skenario dengan polisi dan kejaksaan,&amp;quot; katanya.    Di penghujung kalimatnya, Suriswanto meminta pemerintah agar segera memerintahkan aparat penegak hukum menangkap Anggodo. Pasalnya Anggodo telah melecehkan lembaga hukum di negeri ini.    &amp;quot;Anggodo telah melakukan percobaan penyuapan dan menghina lembaga hukum. Secara hukum, Anggodo bisa dijerat dengan pasal 5 ayat (1) UU No 20 tahun 2001 juncto 15 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,&amp;quot; tukasnya.  Â     </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Keadilan Sosial (Geraks) mengucapkan terima kasih kepada Anggodo Widjojo atas jasa-jasanya. Lho kok terimakasih kepada Anggodo?    Namun, ucapan terimakasih ini tidak tulus diperuntukkan bagi Anggodo, melainkan hanya sebagai bentuk sindiran terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia.     &amp;quot;Terima kasih Anggodo, Anggodo berjasa besar, dia puncak dari mafioso hukum, yang terkuak atau ketahuan di publik,&amp;quot; ujar pendiri Geraks, Suriswanto, dalam diskusi bertema korupsi Anggonesia di Romeo Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2009).     Lebih lanjut Suriswanto menilai bahwa rekaman percakapan Anggodo dengan orang yang diduga aparat penegak hukum merupakan gambaran wajah hukum di Tanah Air. &amp;quot;Keadilan saat ini, Anggodo Nasion Justice, keadilan kelas atas. Anggodo simbol dari hukum di negeri ini mengatur skenario dengan polisi dan kejaksaan,&amp;quot; katanya.    Di penghujung kalimatnya, Suriswanto meminta pemerintah agar segera memerintahkan aparat penegak hukum menangkap Anggodo. Pasalnya Anggodo telah melecehkan lembaga hukum di negeri ini.    &amp;quot;Anggodo telah melakukan percobaan penyuapan dan menghina lembaga hukum. Secara hukum, Anggodo bisa dijerat dengan pasal 5 ayat (1) UU No 20 tahun 2001 juncto 15 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,&amp;quot; tukasnya.  Â     </content:encoded></item></channel></rss>
