<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Dicecar Sosialisasi Pengobatan Kaki Gajah</title><description>Menteri Kesehatan dr Endang Rahayu Sedyaningsih dicecar pertanyaan terkait sosialisasi pengobatan massal kaki gajah (filariasis).</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/15/340/285138/menkes-dicecar-sosialisasi-pengobatan-kaki-gajah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/15/340/285138/menkes-dicecar-sosialisasi-pengobatan-kaki-gajah"/><item><title>Menkes Dicecar Sosialisasi Pengobatan Kaki Gajah</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/15/340/285138/menkes-dicecar-sosialisasi-pengobatan-kaki-gajah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/15/340/285138/menkes-dicecar-sosialisasi-pengobatan-kaki-gajah</guid><pubDate>Selasa 15 Desember 2009 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/15/340/285138/6IveAwXfCM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kaki Gajah (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/15/340/285138/6IveAwXfCM.jpg</image><title>Kaki Gajah (Foto: Ist)</title></images><description>BANDUNG - Menteri Kesehatan dr Endang Rahayu Sedyaningsih dicecar pertanyaan terkait sosialisasi pengobatan massal kaki gajah (filariasis) di Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu. Menurut Ketua Forum Peduli Kabupaten Bandung, Hidayat Bastaman, sosialisasi pengobatan massal filariasis pada 10 November silam tidak berjalan, sehingga pengobatan massal menimbulkan korban jiwa.&quot;Kami tidak mau dijadikan kelinci percobaan. Hanya saja sosialisasi pada saat pengobatan massal tidak berjalan. Kita sudah tahu obat filariasis itu tidak berbahaya, tapi sosialisasinya yang harus diperhatikan sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa,&quot; kata Hidayat di hadapan Menkes pada acara pertemuan lintas sektor program eliminasi filariasis, di Gedung Mohammad Toha Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (15/12/2009).Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kader puskesmas di Kabupaten Bandung juga menyatakan keluhannya kepada Menkes terkait jatuhnya korban usai pengobatan massal filariasis.Salah satunya diungkapkan kader dari UPTD Majalaya, Endang. Menurut Endang, sejak munculnya kasus kematian warga setelah minum obat filariasis, para kader mengaku resah. Terutama, kata Endang, saat mereka diperiksa Polres Bandung.&quot;Kami pernah diperiksa Polres terkait kasus kematian warga setelah pengobatan massal filariasis. Kami jadi resah, karena apa yang kami lakukan bisa berdampak hukum,&quot; kata Endang di hadapan Menkes.</description><content:encoded>BANDUNG - Menteri Kesehatan dr Endang Rahayu Sedyaningsih dicecar pertanyaan terkait sosialisasi pengobatan massal kaki gajah (filariasis) di Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu. Menurut Ketua Forum Peduli Kabupaten Bandung, Hidayat Bastaman, sosialisasi pengobatan massal filariasis pada 10 November silam tidak berjalan, sehingga pengobatan massal menimbulkan korban jiwa.&quot;Kami tidak mau dijadikan kelinci percobaan. Hanya saja sosialisasi pada saat pengobatan massal tidak berjalan. Kita sudah tahu obat filariasis itu tidak berbahaya, tapi sosialisasinya yang harus diperhatikan sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa,&quot; kata Hidayat di hadapan Menkes pada acara pertemuan lintas sektor program eliminasi filariasis, di Gedung Mohammad Toha Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (15/12/2009).Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kader puskesmas di Kabupaten Bandung juga menyatakan keluhannya kepada Menkes terkait jatuhnya korban usai pengobatan massal filariasis.Salah satunya diungkapkan kader dari UPTD Majalaya, Endang. Menurut Endang, sejak munculnya kasus kematian warga setelah minum obat filariasis, para kader mengaku resah. Terutama, kata Endang, saat mereka diperiksa Polres Bandung.&quot;Kami pernah diperiksa Polres terkait kasus kematian warga setelah pengobatan massal filariasis. Kami jadi resah, karena apa yang kami lakukan bisa berdampak hukum,&quot; kata Endang di hadapan Menkes.</content:encoded></item></channel></rss>
