<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NU Ajak 1 Syuro Momen Tobat Nasional</title><description>Tahun Baru Islam atau 1 Syuro merupakan awal yang tepat agar seluruh bangsa Indonesia melakukan pertobatan nasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/18/339/286410/nu-ajak-1-syuro-momen-tobat-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/18/339/286410/nu-ajak-1-syuro-momen-tobat-nasional"/><item><title>NU Ajak 1 Syuro Momen Tobat Nasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/18/339/286410/nu-ajak-1-syuro-momen-tobat-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/18/339/286410/nu-ajak-1-syuro-momen-tobat-nasional</guid><pubDate>Jum'at 18 Desember 2009 22:37 WIB</pubDate><dc:creator>Daru Waskita</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>YOGYAKARTA - Tahun Baru Islam atau 1 Syuro merupakan awal yang tepat agar seluruh bangsa Indonesia melakukan pertobatan nasional. Hal ini layak dilakukan karena berbagai tindak yang menyimpang telah dilakukan mulai dari mafia peradilan, makelar hukum hingga kasus Bank Century yang saat ini semakin memanas.
&amp;nbsp;
&quot;Tahun Baru Islam momen yang tepat untuk melakukan pertobatan nasional agar nantinya bangsa Indonesia ini menuju zaman pencerahan dan tidak lagi pada zaman kebatilan seperti saat ini,&quot; terang Muhammad Mak'sum, Plt Ketua Pengurus Wilayah (PW) Nahdatul Ulama (NU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Jumat (18/12/2009).
&amp;nbsp;
Menurutnya, munculnya Tahun Baru Islam ini tidak lepas dari perjalanan dari zaman kebatilan menuju ke zaman pencerahan ataupun kebaikan. Sehingga ketika saat ini bangsa Indonesia sedang dirundung berbagai perkara, maka saat ini waktu yang tepat untuk melakukan pertobatan.
&amp;nbsp;
&quot;Tanpa adanya pertobatan nasional maka bangsa Indonesia tetap akan berada di zaman kebatilan, zaman yang penuh korupsi dan hal-hal yang buruk lainnya,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut Mak'sum menyatakan berbagai kegiatan ritual menyambut datangnya 1 Syuro ini juga jangan dimaknai sebagai tindak yang bertentangan dengan agama Islam yaitu dengan menggelar berbagai ritual budaya dengan sesajiannya.
&amp;nbsp;
&quot;Justru dengan adanya ritual budaya itu menggambarkan adanya toleransi dari umat Islam. Tujuan dari ritual budaya pun adalah satu yaitu memuliakan Tuhan,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
RP Suraksotarwono, juru kunci Cepuri, Pantai Parangkusumo, Bantul menyatakan ritual budaya menyambut Tahun Baru Islam jangan dimaknai  perbuatan sirik atau bertentangan dengan agama Islam.
&amp;nbsp;
&quot;Warga yang menggelar ritual di Cepuri hingga Labuhan di Pantai Parangkusumo tujuannya adalah mulia yaitu untuk keagungan Tuhan. Meski cara yang mereka lakukan menggunakan berbagai barang untuk dilarung maupun diperebutkan masyarakat ketika acara ritual sudah selesai,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Tahun Baru Islam atau 1 Syuro merupakan awal yang tepat agar seluruh bangsa Indonesia melakukan pertobatan nasional. Hal ini layak dilakukan karena berbagai tindak yang menyimpang telah dilakukan mulai dari mafia peradilan, makelar hukum hingga kasus Bank Century yang saat ini semakin memanas.
&amp;nbsp;
&quot;Tahun Baru Islam momen yang tepat untuk melakukan pertobatan nasional agar nantinya bangsa Indonesia ini menuju zaman pencerahan dan tidak lagi pada zaman kebatilan seperti saat ini,&quot; terang Muhammad Mak'sum, Plt Ketua Pengurus Wilayah (PW) Nahdatul Ulama (NU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Jumat (18/12/2009).
&amp;nbsp;
Menurutnya, munculnya Tahun Baru Islam ini tidak lepas dari perjalanan dari zaman kebatilan menuju ke zaman pencerahan ataupun kebaikan. Sehingga ketika saat ini bangsa Indonesia sedang dirundung berbagai perkara, maka saat ini waktu yang tepat untuk melakukan pertobatan.
&amp;nbsp;
&quot;Tanpa adanya pertobatan nasional maka bangsa Indonesia tetap akan berada di zaman kebatilan, zaman yang penuh korupsi dan hal-hal yang buruk lainnya,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut Mak'sum menyatakan berbagai kegiatan ritual menyambut datangnya 1 Syuro ini juga jangan dimaknai sebagai tindak yang bertentangan dengan agama Islam yaitu dengan menggelar berbagai ritual budaya dengan sesajiannya.
&amp;nbsp;
&quot;Justru dengan adanya ritual budaya itu menggambarkan adanya toleransi dari umat Islam. Tujuan dari ritual budaya pun adalah satu yaitu memuliakan Tuhan,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
RP Suraksotarwono, juru kunci Cepuri, Pantai Parangkusumo, Bantul menyatakan ritual budaya menyambut Tahun Baru Islam jangan dimaknai  perbuatan sirik atau bertentangan dengan agama Islam.
&amp;nbsp;
&quot;Warga yang menggelar ritual di Cepuri hingga Labuhan di Pantai Parangkusumo tujuannya adalah mulia yaitu untuk keagungan Tuhan. Meski cara yang mereka lakukan menggunakan berbagai barang untuk dilarung maupun diperebutkan masyarakat ketika acara ritual sudah selesai,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
