<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Air Mata Miranda Menetes di Rapat Pansus</title><description>Menjelang tengah malam, rapat Pansus Hak Angket Bank Century terus berlanjut. Rapat sempat mempertontonkan kejadian dramatis. Miranda Goeltom tak sanggup menahan air matanya saat beradu argumen dengan anggota pansus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/21/339/287090/air-mata-miranda-menetes-di-rapat-pansus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/21/339/287090/air-mata-miranda-menetes-di-rapat-pansus"/><item><title>Air Mata Miranda Menetes di Rapat Pansus</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/21/339/287090/air-mata-miranda-menetes-di-rapat-pansus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/21/339/287090/air-mata-miranda-menetes-di-rapat-pansus</guid><pubDate>Senin 21 Desember 2009 23:10 WIB</pubDate><dc:creator>Frida Astuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/21/339/287090/fM9gAQlUwm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Miranda Goeltom (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/21/339/287090/fM9gAQlUwm.jpg</image><title>Miranda Goeltom (Foto: Koran SI)</title></images><description>&amp;nbsp;
JAKARTA - Menjelang tengah malam, rapat Pansus Hak Angket Bank Century terus berlanjut. Rapat sempat mempertontonkan kejadian dramatis. Miranda Goeltom tak sanggup menahan air matanya saat beradu argumen dengan anggota pansus.
&amp;nbsp;
Miranda saat itu ditanya mengapa keterangannya berbeda dengan mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah dan mantan pelaksana tugas Gubernur BI Anwar Nasution.
&amp;nbsp;
&quot;Istri saya penggemar infotainment, saya sulit membedakan apakah Anda mantan deputi atau selebritis? Apakah Anda profesional?&quot; tanya Akbar Faisal, anggota pansus dari Fraksi Partai Hanura, Senin (21/12/2009).
&amp;nbsp;
&quot;Saya rasa saya profesional,&quot; tegas Miranda.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau Anda bilang profesional, saya adalah orang yang paling sangsi. Saya tahu anda pecinta seni,&quot; kata Akbar menimpali.
&amp;nbsp;
Mendengar perkataan Akbar, Miranda sempat terdiam beberapa saat. Air matanya terlihat menetes.
&amp;nbsp;
&quot;Saya mohon pimpinan, izinkan saya menjelaskan kalau saya ini pecinta seni,&quot; ujar Miranda terbata-bata. Seorang ajudannya pun terlihat memberikan selembar tisu untuk menyeka air matanya.
&amp;nbsp;
Melihat kejadian itu, anggota pansus dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul angkat bicara. &quot;Jangan ada kebencian di antara kita,&quot; seru Ruhut.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>&amp;nbsp;
JAKARTA - Menjelang tengah malam, rapat Pansus Hak Angket Bank Century terus berlanjut. Rapat sempat mempertontonkan kejadian dramatis. Miranda Goeltom tak sanggup menahan air matanya saat beradu argumen dengan anggota pansus.
&amp;nbsp;
Miranda saat itu ditanya mengapa keterangannya berbeda dengan mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah dan mantan pelaksana tugas Gubernur BI Anwar Nasution.
&amp;nbsp;
&quot;Istri saya penggemar infotainment, saya sulit membedakan apakah Anda mantan deputi atau selebritis? Apakah Anda profesional?&quot; tanya Akbar Faisal, anggota pansus dari Fraksi Partai Hanura, Senin (21/12/2009).
&amp;nbsp;
&quot;Saya rasa saya profesional,&quot; tegas Miranda.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau Anda bilang profesional, saya adalah orang yang paling sangsi. Saya tahu anda pecinta seni,&quot; kata Akbar menimpali.
&amp;nbsp;
Mendengar perkataan Akbar, Miranda sempat terdiam beberapa saat. Air matanya terlihat menetes.
&amp;nbsp;
&quot;Saya mohon pimpinan, izinkan saya menjelaskan kalau saya ini pecinta seni,&quot; ujar Miranda terbata-bata. Seorang ajudannya pun terlihat memberikan selembar tisu untuk menyeka air matanya.
&amp;nbsp;
Melihat kejadian itu, anggota pansus dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul angkat bicara. &quot;Jangan ada kebencian di antara kita,&quot; seru Ruhut.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
