<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Tak Jelas, Keluarga Kebingungan Cari Korban</title><description>Simpang-siurnya nama korban reruntuhan bangunan di Pasar Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat membuat pihak keluarga kesulitan mencari keberadaan korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/23/338/287688/data-tak-jelas-keluarga-kebingungan-cari-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/23/338/287688/data-tak-jelas-keluarga-kebingungan-cari-korban"/><item><title>Data Tak Jelas, Keluarga Kebingungan Cari Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/23/338/287688/data-tak-jelas-keluarga-kebingungan-cari-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/23/338/287688/data-tak-jelas-keluarga-kebingungan-cari-korban</guid><pubDate>Rabu 23 Desember 2009 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Frida Astuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/23/338/287688/iIPvGLPDW9.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/23/338/287688/iIPvGLPDW9.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Simpang-siurnya nama korban reruntuhan bangunan di Pasar Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat membuat pihak keluarga kesulitan mencari keberadaan korban. Emi salah satunya, ibu paruh baya ini sudah keliling rumah sakit untuk mencari tiga anggota keluargannya yang diduga menjadi korban.Adiknya Hamim, keponakannya Asep dan menantunya Iwan belum ditemukan. Ketiganya adalah pekerja proyek bangunan tambahan untuk kawasan pusat grosir itu.&amp;nbsp; Kabar keluarganya jadi korban diketahui Emi dari siaran televisi. Bersama empat kerabatnya dia kemudian mendatangi RSUD Tarakan. Namun, di sana Emi tak menemukan satupun anggota keluarganya.Tak lama berselang, Emi kemudian mendatangi RS Angkatan Laut Mintoharjo. Lagi-lagi Emi menghela nafas karena tak satupun keluarganya dirawat di sana. &quot;Saya bingung harus cari kemana lagi,&quot; ujar Emi kepada okezone, di RS Mintoharjo, Jakarta, Rabu (23/12/2009).Saat ini, adiknya Yadi tengah mencari ke RS Cipto Mangunkusumo. Terpisah, Humas RSCM Nanta saat dikonfirmasi mengaku tak tahu menahu dengan data korban meninggal dunia dan luka di rumah sakitnya. &quot;Waduh saya tidak tahu, saya sedang cuti,&quot; katanya ringan.Bangunan di Tanah Abang roboh sekira pukul 10.00 WIB. Diduga struktur bangunan tak kuat menahan beban di lantai dua dan tiga. Walikota Jakpus Sylviana Murni mengatakan pengembang proyek tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Sementara Kepolisian Resort Jakarta Pusat tengah memeriksa lima saksi terkait peristiwa ini. (frd)</description><content:encoded>JAKARTA - Simpang-siurnya nama korban reruntuhan bangunan di Pasar Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat membuat pihak keluarga kesulitan mencari keberadaan korban. Emi salah satunya, ibu paruh baya ini sudah keliling rumah sakit untuk mencari tiga anggota keluargannya yang diduga menjadi korban.Adiknya Hamim, keponakannya Asep dan menantunya Iwan belum ditemukan. Ketiganya adalah pekerja proyek bangunan tambahan untuk kawasan pusat grosir itu.&amp;nbsp; Kabar keluarganya jadi korban diketahui Emi dari siaran televisi. Bersama empat kerabatnya dia kemudian mendatangi RSUD Tarakan. Namun, di sana Emi tak menemukan satupun anggota keluarganya.Tak lama berselang, Emi kemudian mendatangi RS Angkatan Laut Mintoharjo. Lagi-lagi Emi menghela nafas karena tak satupun keluarganya dirawat di sana. &quot;Saya bingung harus cari kemana lagi,&quot; ujar Emi kepada okezone, di RS Mintoharjo, Jakarta, Rabu (23/12/2009).Saat ini, adiknya Yadi tengah mencari ke RS Cipto Mangunkusumo. Terpisah, Humas RSCM Nanta saat dikonfirmasi mengaku tak tahu menahu dengan data korban meninggal dunia dan luka di rumah sakitnya. &quot;Waduh saya tidak tahu, saya sedang cuti,&quot; katanya ringan.Bangunan di Tanah Abang roboh sekira pukul 10.00 WIB. Diduga struktur bangunan tak kuat menahan beban di lantai dua dan tiga. Walikota Jakpus Sylviana Murni mengatakan pengembang proyek tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Sementara Kepolisian Resort Jakarta Pusat tengah memeriksa lima saksi terkait peristiwa ini. (frd)</content:encoded></item></channel></rss>
