<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Rogoh Kocek Sendiri Biayai Pengobatan</title><description>Agus Supriyanto dan Bidin, dua korban reruntuhan bangunan roboh di Metro Tanah Abang Jakarta Pusat. Keduanya terpaksa merogoh kocek sendiri untuk membiayai pengobatan di RS Angkatan Laut Mintohardjo, Jakarta</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/23/338/287726/korban-rogoh-kocek-sendiri-biayai-pengobatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/23/338/287726/korban-rogoh-kocek-sendiri-biayai-pengobatan"/><item><title>Korban Rogoh Kocek Sendiri Biayai Pengobatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/23/338/287726/korban-rogoh-kocek-sendiri-biayai-pengobatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/23/338/287726/korban-rogoh-kocek-sendiri-biayai-pengobatan</guid><pubDate>Rabu 23 Desember 2009 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Frida Astuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/23/338/287726/CGFW4QOoTT.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/23/338/287726/CGFW4QOoTT.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mungkin pepatah ini tepat dialamatkan kepada Agus Supriyanto dan Bidin, dua korban reruntuhan bangunan roboh di Metro Tanah Abang Jakarta Pusat. Keduanya terpaksa merogoh kocek sendiri untuk membiayai pengobatan di RS Angkatan Laut Mintohardjo, JakartaPetugas bagian pendaftaran sekaligus kasir mengatakan, Agus dan Bidin mesti membayar biaya administrasi pengobatan. Petugas yang enggan disebut namanya ini mengatakan, belum mendapat kabar mengenai biaya pengobatan gratis yang didengungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Walikota Jakpus Sylviana Murni. &quot;Ini kan RS Angkatan Laut (yang dikhususkan) untuk anggota. Kecuali RSUD itu pasti gratis,&quot; katanya saat berbincang dengan wartawan, Rabu (23/12/2009).Kenyataan ini bertolak belakang dengan komitmen Pemprov DKI. Sylviana saat menjenguk korban di RSUD Tarakan memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung sepenuhnya. &quot;Ini termasuk kejadian luar biasa. Rumah sakit akan menanggung (biaya pengobatan dan perawatan),&quot; tegasnya di hadapan wartawan.Soal berapa biaya yang harus ditanggung dua pekerja bangunan itu, petugas tak mau memberitahu. Dia hanya menegaskan, pihaknya dengan manajemen pengelola Metro Tanah Abang tidak memiliki kerjasama dalam pembiayaan kesehatan. &quot;Karena tidak ada MoU (kesepakatan) antara Angkatan Laut dengan perusahaan. kerjasamanya. Intinya harus tetap bayar,&quot; tandasnya. (frd)</description><content:encoded>JAKARTA - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mungkin pepatah ini tepat dialamatkan kepada Agus Supriyanto dan Bidin, dua korban reruntuhan bangunan roboh di Metro Tanah Abang Jakarta Pusat. Keduanya terpaksa merogoh kocek sendiri untuk membiayai pengobatan di RS Angkatan Laut Mintohardjo, JakartaPetugas bagian pendaftaran sekaligus kasir mengatakan, Agus dan Bidin mesti membayar biaya administrasi pengobatan. Petugas yang enggan disebut namanya ini mengatakan, belum mendapat kabar mengenai biaya pengobatan gratis yang didengungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Walikota Jakpus Sylviana Murni. &quot;Ini kan RS Angkatan Laut (yang dikhususkan) untuk anggota. Kecuali RSUD itu pasti gratis,&quot; katanya saat berbincang dengan wartawan, Rabu (23/12/2009).Kenyataan ini bertolak belakang dengan komitmen Pemprov DKI. Sylviana saat menjenguk korban di RSUD Tarakan memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung sepenuhnya. &quot;Ini termasuk kejadian luar biasa. Rumah sakit akan menanggung (biaya pengobatan dan perawatan),&quot; tegasnya di hadapan wartawan.Soal berapa biaya yang harus ditanggung dua pekerja bangunan itu, petugas tak mau memberitahu. Dia hanya menegaskan, pihaknya dengan manajemen pengelola Metro Tanah Abang tidak memiliki kerjasama dalam pembiayaan kesehatan. &quot;Karena tidak ada MoU (kesepakatan) antara Angkatan Laut dengan perusahaan. kerjasamanya. Intinya harus tetap bayar,&quot; tandasnya. (frd)</content:encoded></item></channel></rss>
