<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirawat Panti Asuhan, Warga Kangen Empat Bocah Telantar</title><description>Pasca kepergian empat anak terlantar ke panti asuhan, warga Kampung Sidamukti, Jalan SMP Segar Kelurahan Sukamaju, Sukmajaya, Depok, merindukan keceriaan mereka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/27/338/288401/dirawat-panti-asuhan-warga-kangen-empat-bocah-telantar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/27/338/288401/dirawat-panti-asuhan-warga-kangen-empat-bocah-telantar"/><item><title>Dirawat Panti Asuhan, Warga Kangen Empat Bocah Telantar</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/27/338/288401/dirawat-panti-asuhan-warga-kangen-empat-bocah-telantar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/27/338/288401/dirawat-panti-asuhan-warga-kangen-empat-bocah-telantar</guid><pubDate>Minggu 27 Desember 2009 03:17 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/26/338/288401/VEz6XDxko6.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/26/338/288401/VEz6XDxko6.jpg</image><title></title></images><description>DEPOK - Pasca kepergian empat anak terlantar ke panti asuhan, warga Kampung Sidamukti, Jalan SMP Segar Kelurahan Sukamaju, Sukmajaya, Depok, merindukan keceriaan mereka. Warga merasa sudah memiliki ikatan batin yang kuat selama satu minggu merawat Windy, Rizky, Lina, dan Siti.Setelah ditinggal kabur orang tuanya, keempat bocah tersebut dirawat secara bergantian oleh para tetangga. Perhatian khusus diberikan kepada Siti yang masih berumur&amp;nbsp; lima bulan dengan patungan uang untuk membeli susu.Penanggung Jawab Kontrakan, Edi Sumarno menuturkan, selama seminggu merawat, seluruh tetangga bergantian memberi makan dan menidurkan, serta menjaga mereka di kontrakan yang ditinggalkan Dadan dan Yanti. Warga, kata Edi, kini merasa sepi dan kehilangan keceriaan bocah-bocah malang tersebut.&quot;Mereka lucu - lucu, anehnya orang tuanya kok tega meninggalkan mereka, kita sih sanggup kasih makan, tapi masa depan dan pendidikan mereka harus diberikan di tempat yang sesuai. Warga merasa kehilangan, tapi juga punya keterbatasan,&quot; ujarnya kepada okezone, Sabtu (26/12/2009).Di panti asuhan, sambung dia, keempat bocah tersebut bisa mendapat banyak teman dan kondisi psikologisnya akan membaik. &quot;Mereka akan memiliki banyak teman, kalau malam bisa istirahat teratur, dan mungkin beberapa hari ini masih akan terus kami jenguk,&quot; tambahnya.Semalam, keempat bocah terlantar itu dikirim ke Panti Asuhan Fathul Khoir di Harjamukti, Cimanggis, Depok. Keempatnya ditinggal Dadan dan Yanti yang melarikan diri dari kejaran PJTKI pasca membawa kabur uang perusahaan sebesar Rp 4 juta.(bul)</description><content:encoded>DEPOK - Pasca kepergian empat anak terlantar ke panti asuhan, warga Kampung Sidamukti, Jalan SMP Segar Kelurahan Sukamaju, Sukmajaya, Depok, merindukan keceriaan mereka. Warga merasa sudah memiliki ikatan batin yang kuat selama satu minggu merawat Windy, Rizky, Lina, dan Siti.Setelah ditinggal kabur orang tuanya, keempat bocah tersebut dirawat secara bergantian oleh para tetangga. Perhatian khusus diberikan kepada Siti yang masih berumur&amp;nbsp; lima bulan dengan patungan uang untuk membeli susu.Penanggung Jawab Kontrakan, Edi Sumarno menuturkan, selama seminggu merawat, seluruh tetangga bergantian memberi makan dan menidurkan, serta menjaga mereka di kontrakan yang ditinggalkan Dadan dan Yanti. Warga, kata Edi, kini merasa sepi dan kehilangan keceriaan bocah-bocah malang tersebut.&quot;Mereka lucu - lucu, anehnya orang tuanya kok tega meninggalkan mereka, kita sih sanggup kasih makan, tapi masa depan dan pendidikan mereka harus diberikan di tempat yang sesuai. Warga merasa kehilangan, tapi juga punya keterbatasan,&quot; ujarnya kepada okezone, Sabtu (26/12/2009).Di panti asuhan, sambung dia, keempat bocah tersebut bisa mendapat banyak teman dan kondisi psikologisnya akan membaik. &quot;Mereka akan memiliki banyak teman, kalau malam bisa istirahat teratur, dan mungkin beberapa hari ini masih akan terus kami jenguk,&quot; tambahnya.Semalam, keempat bocah terlantar itu dikirim ke Panti Asuhan Fathul Khoir di Harjamukti, Cimanggis, Depok. Keempatnya ditinggal Dadan dan Yanti yang melarikan diri dari kejaran PJTKI pasca membawa kabur uang perusahaan sebesar Rp 4 juta.(bul)</content:encoded></item></channel></rss>
