<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>12 Pulau Terluar Indonesia Rawan Picu Konflik</title><description>Jajaran TNI AL menginventarisir 12 pulau terluar yang memerlukan atensi khusus karena rawan memicu konflik perbatasan dengan negara tetangga. Seperti India, Malaysia, Singapura, Vietnam, Philipina, Palau, Timur Leste, dan Australia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/29/337/289225/12-pulau-terluar-indonesia-rawan-picu-konflik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/29/337/289225/12-pulau-terluar-indonesia-rawan-picu-konflik"/><item><title>12 Pulau Terluar Indonesia Rawan Picu Konflik</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/29/337/289225/12-pulau-terluar-indonesia-rawan-picu-konflik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/29/337/289225/12-pulau-terluar-indonesia-rawan-picu-konflik</guid><pubDate>Selasa 29 Desember 2009 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/29/337/289225/PEWEithPir.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/29/337/289225/PEWEithPir.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Jajaran TNI AL menginventarisir 12 pulau terluar yang memerlukan atensi khusus karena rawan memicu konflik perbatasan dengan negara tetangga. Seperti India, Malaysia, Singapura, Vietnam, Philipina, Palau, Timur Leste, dan Australia.&amp;ldquo;Disamping rawan memicu konflik, pulau-pulau di atas juga berfungsi sebagai titik referensi untuk penetapan dasar pada penarikan batas wilayah Indonesia dengan negara lain,&amp;rdquo; ujar Kadispenal TNI AL Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul di Jakarta, Selasa (29/12/2009).Ke-12 pulau tersebut adalah:1.&amp;nbsp; Pulau Rondo di Nangroe Aceh Darussalam2.&amp;nbsp; Pulau Berhala di Sumatera Utara3.&amp;nbsp; Pulau Nipa di Riau4.&amp;nbsp; Pulau Sekatung di Riau5.&amp;nbsp; Pulau Marore di Sulawesi Utara6.&amp;nbsp; Pulau Marampit di Sulawesi Utara7.&amp;nbsp; Pulau Miangas di Sulawesi Utara8.&amp;nbsp; Pulau Fanildo9.&amp;nbsp; Pulau Bras10. Pulau Fani11. Pulau Batek di NTT12. Pulau RoteMenilik pentingnya posisi ke-12 pulau di atas, Kadispenal menyatakan perlu ada perlakuan khusus. Dalam kaitan ini, TNI AL telah menempatkan pasukan marinir di sejumlah pulau tak berpenghuni tersebut. Sejumlah suar serta bangunan lain juga telah dibangun.&amp;ldquo;Selain itu, jajaran TNI AL juga secara rutin menggelar patroli baik dengan kapal laut maupun udara, menggelar survei hidrografi, dan melancarkan Operasi Bhakti,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Jajaran TNI AL menginventarisir 12 pulau terluar yang memerlukan atensi khusus karena rawan memicu konflik perbatasan dengan negara tetangga. Seperti India, Malaysia, Singapura, Vietnam, Philipina, Palau, Timur Leste, dan Australia.&amp;ldquo;Disamping rawan memicu konflik, pulau-pulau di atas juga berfungsi sebagai titik referensi untuk penetapan dasar pada penarikan batas wilayah Indonesia dengan negara lain,&amp;rdquo; ujar Kadispenal TNI AL Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul di Jakarta, Selasa (29/12/2009).Ke-12 pulau tersebut adalah:1.&amp;nbsp; Pulau Rondo di Nangroe Aceh Darussalam2.&amp;nbsp; Pulau Berhala di Sumatera Utara3.&amp;nbsp; Pulau Nipa di Riau4.&amp;nbsp; Pulau Sekatung di Riau5.&amp;nbsp; Pulau Marore di Sulawesi Utara6.&amp;nbsp; Pulau Marampit di Sulawesi Utara7.&amp;nbsp; Pulau Miangas di Sulawesi Utara8.&amp;nbsp; Pulau Fanildo9.&amp;nbsp; Pulau Bras10. Pulau Fani11. Pulau Batek di NTT12. Pulau RoteMenilik pentingnya posisi ke-12 pulau di atas, Kadispenal menyatakan perlu ada perlakuan khusus. Dalam kaitan ini, TNI AL telah menempatkan pasukan marinir di sejumlah pulau tak berpenghuni tersebut. Sejumlah suar serta bangunan lain juga telah dibangun.&amp;ldquo;Selain itu, jajaran TNI AL juga secara rutin menggelar patroli baik dengan kapal laut maupun udara, menggelar survei hidrografi, dan melancarkan Operasi Bhakti,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
