<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsultan Metro Tanah Abang Akan Dijemput Paksa</title><description>Polda Metro Jaya mengancam akan menjemput paksa konsultan kontraktor proyek bangunan tambahan di pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang runtuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/31/338/289832/konsultan-metro-tanah-abang-akan-dijemput-paksa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/31/338/289832/konsultan-metro-tanah-abang-akan-dijemput-paksa"/><item><title>Konsultan Metro Tanah Abang Akan Dijemput Paksa</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/31/338/289832/konsultan-metro-tanah-abang-akan-dijemput-paksa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/31/338/289832/konsultan-metro-tanah-abang-akan-dijemput-paksa</guid><pubDate>Kamis 31 Desember 2009 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/31/338/289832/U2ax50mPBH.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/31/338/289832/U2ax50mPBH.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengancam akan menjemput paksa konsultan kontraktor proyek bangunan tambahan di pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang runtuh pada Rabu 23 Desember lalu.Konsultan proyek berinisial L ini akan dijemput paksa, jika mangkir lagi dari pemanggilan polisi. Pemanggilan L adalah yang kedua kalinya dilakukan. Kepala Satuan Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Daniel Bolly Tifaona mengatakan, pihaknya akan menjemput paksa seandainya L mangkir dalam pemanggilan kedua. &quot;Kalau besok (hari ini) tidak datang lagi, kami akan jemput paksa,&quot; tandas AKBP Daniel Bolly Tifaona.Daniel menjelaskan,L mangkir saat pemanggilan pertamanya. Saat polisi melayangkan surat panggilan pertama, L tengah berada di Bangkok. L diperiksa untuk dimintai keterangan tentang runtuhnya bangunan. Polisi sendiri sudah memeriksa Edi dari manajemen kontraktor PT Jagat Bumi Baja Prima, yang menangani bangunan itu. &quot;Edi diperiksa sebagai saksi. Sejauh ini polisi sudah memeriksa delapan saksi lebih terkait kasus itu,&quot; tegasnya.Sementara itu, penyidik juga telah membuka police line di lokasi kejadian. Pembukaan tersebut dilakukan karena Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembongkaran di lokasi tersebut. &quot;Pemprov DKI Jakarta katanya akan segera melakukan pembongkaran, jadi kami buka police linenya,&quot; ujarnya. Dia menegaskan, polisi juga telah melakukan mengumpulkan barang bukti di TKP. Sejumlah barang bukti, seperti besi pengait sudah diambil oleh polisi.&quot;Barang bukti telah selesai kita kumpulkan,&quot; tuturnya. Diketahui, pada Rabu (23/12) lalu, bangunan tambahan di Pusat Grosir Metro Tanah Abang runtuh. Petaka yang terjadi di Jalan Kebon Kacang I Tanah Abang, Jakarta Pusat itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Bangunan tambahan berbentuk, seperti gerbong yang menempel di gedung Pusat Grosir itu tiba-tiba runtuh dan menimpa orang-orang di bawahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengancam akan menjemput paksa konsultan kontraktor proyek bangunan tambahan di pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang runtuh pada Rabu 23 Desember lalu.Konsultan proyek berinisial L ini akan dijemput paksa, jika mangkir lagi dari pemanggilan polisi. Pemanggilan L adalah yang kedua kalinya dilakukan. Kepala Satuan Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Daniel Bolly Tifaona mengatakan, pihaknya akan menjemput paksa seandainya L mangkir dalam pemanggilan kedua. &quot;Kalau besok (hari ini) tidak datang lagi, kami akan jemput paksa,&quot; tandas AKBP Daniel Bolly Tifaona.Daniel menjelaskan,L mangkir saat pemanggilan pertamanya. Saat polisi melayangkan surat panggilan pertama, L tengah berada di Bangkok. L diperiksa untuk dimintai keterangan tentang runtuhnya bangunan. Polisi sendiri sudah memeriksa Edi dari manajemen kontraktor PT Jagat Bumi Baja Prima, yang menangani bangunan itu. &quot;Edi diperiksa sebagai saksi. Sejauh ini polisi sudah memeriksa delapan saksi lebih terkait kasus itu,&quot; tegasnya.Sementara itu, penyidik juga telah membuka police line di lokasi kejadian. Pembukaan tersebut dilakukan karena Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembongkaran di lokasi tersebut. &quot;Pemprov DKI Jakarta katanya akan segera melakukan pembongkaran, jadi kami buka police linenya,&quot; ujarnya. Dia menegaskan, polisi juga telah melakukan mengumpulkan barang bukti di TKP. Sejumlah barang bukti, seperti besi pengait sudah diambil oleh polisi.&quot;Barang bukti telah selesai kita kumpulkan,&quot; tuturnya. Diketahui, pada Rabu (23/12) lalu, bangunan tambahan di Pusat Grosir Metro Tanah Abang runtuh. Petaka yang terjadi di Jalan Kebon Kacang I Tanah Abang, Jakarta Pusat itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Bangunan tambahan berbentuk, seperti gerbong yang menempel di gedung Pusat Grosir itu tiba-tiba runtuh dan menimpa orang-orang di bawahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
