<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2010, Menbudpar Targetkan 7 Juta Wisman</title><description>Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik optimis bisa mencapai jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 7 juta orang dengan devisa 7 milyar dolar pada 2010 ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/04/337/290795/2010-menbudpar-targetkan-7-juta-wisman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/04/337/290795/2010-menbudpar-targetkan-7-juta-wisman"/><item><title>2010, Menbudpar Targetkan 7 Juta Wisman</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/04/337/290795/2010-menbudpar-targetkan-7-juta-wisman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/04/337/290795/2010-menbudpar-targetkan-7-juta-wisman</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2010 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Satria Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/04/337/290795/7eYa1xeRAv.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/04/337/290795/7eYa1xeRAv.jpg</image><title></title></images><description>YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik optimis bisa mencapai jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 7 juta orang dengan devisa 7 milyar dolar pada 2010 ini.
Pada 2009 lalu, pihaknya mengaku telah sukses dengan jumlah kunjungan wisman 6,4 juta orang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tahun 2010 kami masih optimis bisa meraih jumlah kunjungan wisman 7 juta orang. Naik 8-9 persen dibanding tahun lalu,&amp;rdquo; kata Jero Wacik di Yogyakarta, Senin (4/1/2010).
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, untuk mencapai target jumlah kunjungan tersebut, berbagai langkah telah disiapkan seperti memperbanyak jumlah penerbangan serta pendirian hotel-hotel baru. Sedangkan untuk airport yang belum memenuhi standar penerbangan, nantinya juga akan segera diprioritaskan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Airport dan hotel kita tambah lagi untuk antisipasi tingkat hunian hotel yang terus bertambah,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Di sisi lain, pihaknya mengatakan masih banyak benda cagar budaya di Indonesia yang belum selesai dipugar karena keterbatasan anggaran. Untuk itu, kontribusi pemerintah daerah dinilainya cukup penting untuk melakukan rehabilitasi itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;50 triliun untuk seluruh Indonesia tak akan cukup guna rehabilitasi dan pemugaran itu. Maka, kami sharing dengan berbagai pihak seperti pemda serta asing,&amp;rdquo; pungkas Jero Wacik.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik optimis bisa mencapai jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 7 juta orang dengan devisa 7 milyar dolar pada 2010 ini.
Pada 2009 lalu, pihaknya mengaku telah sukses dengan jumlah kunjungan wisman 6,4 juta orang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tahun 2010 kami masih optimis bisa meraih jumlah kunjungan wisman 7 juta orang. Naik 8-9 persen dibanding tahun lalu,&amp;rdquo; kata Jero Wacik di Yogyakarta, Senin (4/1/2010).
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, untuk mencapai target jumlah kunjungan tersebut, berbagai langkah telah disiapkan seperti memperbanyak jumlah penerbangan serta pendirian hotel-hotel baru. Sedangkan untuk airport yang belum memenuhi standar penerbangan, nantinya juga akan segera diprioritaskan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Airport dan hotel kita tambah lagi untuk antisipasi tingkat hunian hotel yang terus bertambah,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Di sisi lain, pihaknya mengatakan masih banyak benda cagar budaya di Indonesia yang belum selesai dipugar karena keterbatasan anggaran. Untuk itu, kontribusi pemerintah daerah dinilainya cukup penting untuk melakukan rehabilitasi itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;50 triliun untuk seluruh Indonesia tak akan cukup guna rehabilitasi dan pemugaran itu. Maka, kami sharing dengan berbagai pihak seperti pemda serta asing,&amp;rdquo; pungkas Jero Wacik.</content:encoded></item></channel></rss>
