<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggota DPR Dukung Demo 100 Hari SBY-Boediono</title><description>Rencana demo besar-besaran mendesak pemerintahan SBY-Boediono untuk mundur mengundang pro dan kontra dari sejumlah anggota DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/04/339/290658/anggota-dpr-dukung-demo-100-hari-sby-boediono</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/04/339/290658/anggota-dpr-dukung-demo-100-hari-sby-boediono"/><item><title>Anggota DPR Dukung Demo 100 Hari SBY-Boediono</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/04/339/290658/anggota-dpr-dukung-demo-100-hari-sby-boediono</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/04/339/290658/anggota-dpr-dukung-demo-100-hari-sby-boediono</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2010 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Olivia Marietta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/04/339/290658/z2ZQYtAU1z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/04/339/290658/z2ZQYtAU1z.jpg</image><title>Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Rencana demo besar-besaran mendesak pemerintahan SBY-Boediono untuk mundur mengundang pro dan kontra dari sejumlah anggota DPR.
&amp;nbsp;
Anggota DPR dari Fraksi Hanura Akbar Faizal menyambut baik rencana aksi besar tersebut. Setiap rakyat Indonesia, menurut dia, bebas menyampaikan pendapat dan itu merupakan risiko demokrasi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita tidak bisa melarang orang untuk berdemo di negara demokrasi, yang penting tidak ribut dan anarkis,&amp;rdquo; katanya saat dihubungi okezone, Senin (4/1/2010).
&amp;nbsp;
Menurut Akbar, SBY-Boediono tidak melakukan sesuatu yang berarti untuk Indonesia dalam masa 100 hari pemerintahan mereka. &amp;ldquo;Mereka tidak tercapai targetnya, tapi tidak bisa dikasih punishment juga,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Akbar juga menilai pemerintahan SBY tidak efektif. Aksi besar-besaran tersebut rencananya akan diadakan oleh sejumlah elemen mahasiswa, pemuda, dan masyarakat yang tergabung dalam Petisi 28 pada 28 Januari mendatang.
&amp;nbsp;
Mereka menuntut SBY-Boediono mundur sebagai Presiden dan Wakil Presiden karena dinilai gagal manjalankan program 100 harinya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana demo besar-besaran mendesak pemerintahan SBY-Boediono untuk mundur mengundang pro dan kontra dari sejumlah anggota DPR.
&amp;nbsp;
Anggota DPR dari Fraksi Hanura Akbar Faizal menyambut baik rencana aksi besar tersebut. Setiap rakyat Indonesia, menurut dia, bebas menyampaikan pendapat dan itu merupakan risiko demokrasi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita tidak bisa melarang orang untuk berdemo di negara demokrasi, yang penting tidak ribut dan anarkis,&amp;rdquo; katanya saat dihubungi okezone, Senin (4/1/2010).
&amp;nbsp;
Menurut Akbar, SBY-Boediono tidak melakukan sesuatu yang berarti untuk Indonesia dalam masa 100 hari pemerintahan mereka. &amp;ldquo;Mereka tidak tercapai targetnya, tapi tidak bisa dikasih punishment juga,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Akbar juga menilai pemerintahan SBY tidak efektif. Aksi besar-besaran tersebut rencananya akan diadakan oleh sejumlah elemen mahasiswa, pemuda, dan masyarakat yang tergabung dalam Petisi 28 pada 28 Januari mendatang.
&amp;nbsp;
Mereka menuntut SBY-Boediono mundur sebagai Presiden dan Wakil Presiden karena dinilai gagal manjalankan program 100 harinya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
