<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendaki Ceremai Diimbau Taat Aturan</title><description>Pasca-tersesatnya lima orang pendaki di Gunung Ceremai, Kuningan, Jawa Barat beberapa waktu lalu, Pemerintah Daerah setempat mengimbau kepada para pendaki agar bisa mentaati aturan agar tak terjadi peristiwa serupa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/04/340/290704/pendaki-ceremai-diimbau-taat-aturan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/04/340/290704/pendaki-ceremai-diimbau-taat-aturan"/><item><title>Pendaki Ceremai Diimbau Taat Aturan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/04/340/290704/pendaki-ceremai-diimbau-taat-aturan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/04/340/290704/pendaki-ceremai-diimbau-taat-aturan</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2010 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Taofik Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/04/340/290704/qTWfTgLAQd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">naturetourism.allegheny.edu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/04/340/290704/qTWfTgLAQd.jpg</image><title>naturetourism.allegheny.edu</title></images><description>KUNINGAN &amp;ndash; Pasca-tersesatnya lima orang pendaki di Gunung Ceremai, Kuningan, Jawa Barat beberapa waktu lalu, Pemerintah Daerah setempat mengimbau kepada para pendaki agar bisa mentaati aturan agar tak terjadi peristiwa serupa.
&amp;ldquo;Kami sudah berusaha untuk memperketat pendakian, tetapi banyak yang memaksa untuk mendaki Gunung Ceremai. Kami imbau mereka taat aturan,&amp;rdquo; ujar Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda, Senin (4/1/2010).
&amp;nbsp;
Aang juga menuding, kelima pendaki tersebut tidak mendaki melalui jalur resmi di Kuningan, melainkan melalui Desa Pajajar, Rajagaluh, Majalengka. Kendati demikian, lanjut Aang, pihaknya akan tetap bertanggungjawab atas kejadian ini.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan itu, Aang didampingi kapolres Kuningan dan Dandim Kuningan menyempatkan diri mendatangi Posko Gunung Ceremai untuk mencari tahu kabar terbaru tentang kelima pendaki yang sudah ditemukan tersebut.
&amp;nbsp;
Sementara itu, sekira pukul 13.40 WIB, sebanyak sepuluh orang Tim SAR sudah turun dan berada di posko. Tinggal tujuh anggota Tim SAR bersama kelima pendaki yang sempat tersesat yang masih dalam perjalanan turun.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Cuaca di atas cukup buruk. Kami perkirakan mereka baru sampai di posko sekira pukul 20.00 WIB malam nanti,&amp;rdquo; tegas salah seorang anggota Tim SAR, Rifki (24).
&amp;nbsp;
Menurut Rifki, kelima pendaki tersebut berusaha turun melalui jalur air. &amp;ldquo;Mereka menganggap jalur air tersebut akan menuju posko, tetapi justru malah tersesat,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, kelima pendaki yang tersesat itu adalah Muha (22), Budiman (25), Makson (18), Wahyu (17), dan Katmila. Kelimanya adalah warga Gempol, Kabupaten Cirebon.</description><content:encoded>KUNINGAN &amp;ndash; Pasca-tersesatnya lima orang pendaki di Gunung Ceremai, Kuningan, Jawa Barat beberapa waktu lalu, Pemerintah Daerah setempat mengimbau kepada para pendaki agar bisa mentaati aturan agar tak terjadi peristiwa serupa.
&amp;ldquo;Kami sudah berusaha untuk memperketat pendakian, tetapi banyak yang memaksa untuk mendaki Gunung Ceremai. Kami imbau mereka taat aturan,&amp;rdquo; ujar Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda, Senin (4/1/2010).
&amp;nbsp;
Aang juga menuding, kelima pendaki tersebut tidak mendaki melalui jalur resmi di Kuningan, melainkan melalui Desa Pajajar, Rajagaluh, Majalengka. Kendati demikian, lanjut Aang, pihaknya akan tetap bertanggungjawab atas kejadian ini.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan itu, Aang didampingi kapolres Kuningan dan Dandim Kuningan menyempatkan diri mendatangi Posko Gunung Ceremai untuk mencari tahu kabar terbaru tentang kelima pendaki yang sudah ditemukan tersebut.
&amp;nbsp;
Sementara itu, sekira pukul 13.40 WIB, sebanyak sepuluh orang Tim SAR sudah turun dan berada di posko. Tinggal tujuh anggota Tim SAR bersama kelima pendaki yang sempat tersesat yang masih dalam perjalanan turun.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Cuaca di atas cukup buruk. Kami perkirakan mereka baru sampai di posko sekira pukul 20.00 WIB malam nanti,&amp;rdquo; tegas salah seorang anggota Tim SAR, Rifki (24).
&amp;nbsp;
Menurut Rifki, kelima pendaki tersebut berusaha turun melalui jalur air. &amp;ldquo;Mereka menganggap jalur air tersebut akan menuju posko, tetapi justru malah tersesat,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, kelima pendaki yang tersesat itu adalah Muha (22), Budiman (25), Makson (18), Wahyu (17), dan Katmila. Kelimanya adalah warga Gempol, Kabupaten Cirebon.</content:encoded></item></channel></rss>
