<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Tak Tahu Menahu Soal Mobil Baru para Menteri</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono&amp;nbsp; (SBY) disebutkan tidak tahu menahu soal pengadaan mobil para pejabat negara, Toyota Crown seri Royal Saloon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/05/337/291180/presiden-tak-tahu-menahu-soal-mobil-baru-para-menteri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/05/337/291180/presiden-tak-tahu-menahu-soal-mobil-baru-para-menteri"/><item><title>Presiden Tak Tahu Menahu Soal Mobil Baru para Menteri</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/05/337/291180/presiden-tak-tahu-menahu-soal-mobil-baru-para-menteri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/05/337/291180/presiden-tak-tahu-menahu-soal-mobil-baru-para-menteri</guid><pubDate>Selasa 05 Januari 2010 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Rosidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/05/337/291180/L0FyNIh3ZE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Toyota Crown Royal Saloon 3.0 G A/T. (Foto: daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/05/337/291180/L0FyNIh3ZE.jpg</image><title>Toyota Crown Royal Saloon 3.0 G A/T. (Foto: daylife)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebutkan tidak tahu menahu soal pengadaan mobil para pejabat negara, Toyota Crown seri Royal Saloon.&quot;Saya tidak mau berkomentar soal mobil. Presiden tidak tahu menahu,&quot; ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (5/1/2010). Menurutnya, dugaan banyak orang yang menilai Presiden ikut campur dalam pengadaan mobil mewah itu terlalu jauh. Karena, pengadaan mobil tersebut sudah digodok oleh Sekretariat Negara periode lalu.Oleh karena itu, katanya, Sekretariat Negara saat ini juga tidak tahu apa-apa. &quot;Makanya kalau Pak Sudi (Silalahi) ditanya soal itu, juga kurang tahu,&quot; tukasnya.Seperti diketahui, mulai akhir tahun 2008 para pejabat negara mendapatkan fasilitas kendaraan dinas mewah oleh negara, yakni Toyota Crown Royal Saloon 3.0 G A/T.Mobil yang diimpor dari Jepang ini, di negaranya berharga 5,95 juta Yen atau sekira Rp639 juta. Namun jika masuk ke Indonesia maka akan dibebankan bea masuk sebesar 45 persen serta berbagai pajak lainnya, maka kemungkinan harga mobil ini akan mencapai sekira Rp1 miliar.Mobil yang memiliki fitur mewah ini menggantikan mobil dinas pejabat yang lama, berupa Toyota Camry.(hri)</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebutkan tidak tahu menahu soal pengadaan mobil para pejabat negara, Toyota Crown seri Royal Saloon.&quot;Saya tidak mau berkomentar soal mobil. Presiden tidak tahu menahu,&quot; ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (5/1/2010). Menurutnya, dugaan banyak orang yang menilai Presiden ikut campur dalam pengadaan mobil mewah itu terlalu jauh. Karena, pengadaan mobil tersebut sudah digodok oleh Sekretariat Negara periode lalu.Oleh karena itu, katanya, Sekretariat Negara saat ini juga tidak tahu apa-apa. &quot;Makanya kalau Pak Sudi (Silalahi) ditanya soal itu, juga kurang tahu,&quot; tukasnya.Seperti diketahui, mulai akhir tahun 2008 para pejabat negara mendapatkan fasilitas kendaraan dinas mewah oleh negara, yakni Toyota Crown Royal Saloon 3.0 G A/T.Mobil yang diimpor dari Jepang ini, di negaranya berharga 5,95 juta Yen atau sekira Rp639 juta. Namun jika masuk ke Indonesia maka akan dibebankan bea masuk sebesar 45 persen serta berbagai pajak lainnya, maka kemungkinan harga mobil ini akan mencapai sekira Rp1 miliar.Mobil yang memiliki fitur mewah ini menggantikan mobil dinas pejabat yang lama, berupa Toyota Camry.(hri)</content:encoded></item></channel></rss>
