<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasien Membeludak, Status DBD Jadi Waspada</title><description>Jumlah pasien demam berdarah di Depok terus menunjukkan peningkatan. Dinas Kesehatan Kota Depok pun sudah meningkatkan status DBD menjadi waspada. </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/14/338/294082/pasien-membeludak-status-dbd-jadi-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/14/338/294082/pasien-membeludak-status-dbd-jadi-waspada"/><item><title>Pasien Membeludak, Status DBD Jadi Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/14/338/294082/pasien-membeludak-status-dbd-jadi-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/14/338/294082/pasien-membeludak-status-dbd-jadi-waspada</guid><pubDate>Kamis 14 Januari 2010 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/14/338/294082/A2X5I0dUr8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: RCTI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/14/338/294082/A2X5I0dUr8.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: RCTI)</title></images><description>DEPOK - Jumlah pasien demam berdarah di Depok terus menunjukkan peningkatan. Dinas Kesehatan Kota Depok pun sudah meningkatkan status DBD menjadi waspada.Pasien demam berdarah terus mendatangai rumah sakit, sehingga kamar-kamar yang ada tidak cukup menampung pasien. Akibanya mereka terpaksa dirawat di selasar atau lorong-lorong. Pemandangan ini terlihat di RSUD Depok.Sedikitnya puluhan pasien sudah dirawat di lorong-lorong setelah 10 ruang di rumah sakit tersebut tidak mampu lagi menampung pasien.Salah satu pasien, Salahudin (31) warga Bojong Sari Sawangan, menuturkan, dia dirawat di lorong RSUD lantaran kamar sudah penuh. Meski ditempatkan di lorong, Salahudin tetap dikenakan biaya kamar kelas II.&quot;Pelayanan sih lumayan bagus. Saya masuk sejak kemarin, tapi karena kamar penuh jadi di lorong,&amp;rdquo; jelas pasien yang mengaku mengalami muntah-muntah, dan demam tinggi itu kepada okezone, Kamis (14/01/10).Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Hardiono mengakui adanya peningkatan jumlah pasien mulai awal pekan di Januari 2010. Namun, Hardi membantah membeludaknya jumlah pasien di RSUD karena kamar penuh.Kapasitas kamar di RSUD, jelasnya, memang sangat sedikit yaitu hanya untuk 60 pasien.&amp;ldquo;RSUD itu masih baru, jadi rumah sakit kecil, wajar meningkat, tapi kalau pasien demam berdarah memang ada peningkatan. Apalagi pada musim hujan, trennya memang meningkat. Sampai bulan Juni biasanya.&amp;rdquo; Kata Hardi.Dinas Kesehatan akan menggelar fogging di 100 titik sebagai bagian dari gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain itu serta menyiapkan kasur-kasur tambahan sebagai langkah antisipasi.Sesuai data Dinkes Kota Depok, jumlah pasien demam berdarah pada Desember 2009 mencapai 35 pasien, sedangkan hingga minggu kedua meningkat hingga di atas 50 pasien. </description><content:encoded>DEPOK - Jumlah pasien demam berdarah di Depok terus menunjukkan peningkatan. Dinas Kesehatan Kota Depok pun sudah meningkatkan status DBD menjadi waspada.Pasien demam berdarah terus mendatangai rumah sakit, sehingga kamar-kamar yang ada tidak cukup menampung pasien. Akibanya mereka terpaksa dirawat di selasar atau lorong-lorong. Pemandangan ini terlihat di RSUD Depok.Sedikitnya puluhan pasien sudah dirawat di lorong-lorong setelah 10 ruang di rumah sakit tersebut tidak mampu lagi menampung pasien.Salah satu pasien, Salahudin (31) warga Bojong Sari Sawangan, menuturkan, dia dirawat di lorong RSUD lantaran kamar sudah penuh. Meski ditempatkan di lorong, Salahudin tetap dikenakan biaya kamar kelas II.&quot;Pelayanan sih lumayan bagus. Saya masuk sejak kemarin, tapi karena kamar penuh jadi di lorong,&amp;rdquo; jelas pasien yang mengaku mengalami muntah-muntah, dan demam tinggi itu kepada okezone, Kamis (14/01/10).Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Hardiono mengakui adanya peningkatan jumlah pasien mulai awal pekan di Januari 2010. Namun, Hardi membantah membeludaknya jumlah pasien di RSUD karena kamar penuh.Kapasitas kamar di RSUD, jelasnya, memang sangat sedikit yaitu hanya untuk 60 pasien.&amp;ldquo;RSUD itu masih baru, jadi rumah sakit kecil, wajar meningkat, tapi kalau pasien demam berdarah memang ada peningkatan. Apalagi pada musim hujan, trennya memang meningkat. Sampai bulan Juni biasanya.&amp;rdquo; Kata Hardi.Dinas Kesehatan akan menggelar fogging di 100 titik sebagai bagian dari gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain itu serta menyiapkan kasur-kasur tambahan sebagai langkah antisipasi.Sesuai data Dinkes Kota Depok, jumlah pasien demam berdarah pada Desember 2009 mencapai 35 pasien, sedangkan hingga minggu kedua meningkat hingga di atas 50 pasien. </content:encoded></item></channel></rss>
