<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY: Saya Tak Janji Sejahterakan Rakyat dalam 100 Hari</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tidak pernah berjanji untuk menyejahterakan rakyat dalam waktu 100 hari berjalannya Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/14/339/294094/sby-saya-tak-janji-sejahterakan-rakyat-dalam-100-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/14/339/294094/sby-saya-tak-janji-sejahterakan-rakyat-dalam-100-hari"/><item><title>SBY: Saya Tak Janji Sejahterakan Rakyat dalam 100 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/14/339/294094/sby-saya-tak-janji-sejahterakan-rakyat-dalam-100-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/14/339/294094/sby-saya-tak-janji-sejahterakan-rakyat-dalam-100-hari</guid><pubDate>Kamis 14 Januari 2010 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/14/339/294094/lM6bb7zSJc.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/14/339/294094/lM6bb7zSJc.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tidak pernah berjanji untuk menyejahterakan rakyat dalam waktu 100 hari berjalannya Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II.&amp;ldquo;Saya, Pak Boediono dan saudara-saudara (menteri) sekalian, tidak pernah berjanji menyejahterakan rakyat dalam waktu 100 hari. Meskipun kita bekerja sekuat tenaga untuk itu (tidak akan tercapai),&amp;rdquo; ujar Presiden sebelum memimpin sidang kabinet, di Istana negara, Kamis (14/1/2010).
Presiden mengatakan sempat dengar pernyataan bahwa pemerintah gagal, karena dalam 100 hari pemerintahan tidak bisa menyejahterakan rakyat. &amp;ldquo;Kita harus bisa menjelaskan secara gamblang kepada publik,&amp;rdquo; pinta Presiden kepada menteri-menterinya.
&amp;nbsp;
Menurut SBY, tidak tepat mengukur kinerja pemerintahan selama lima tahun dari apa yang dilakukan selama 100 hari.
&amp;nbsp;
Diketahui, hari ini Presiden mulai melakukan evaluasi kinerja terhadap para menterinya. SBY meminta semua pembantu-pembantunya untuk bisa meyakinkan masyarakat bahwa keberhasilan program 100 hari merupakan cerminan kesuksesan dalam lima tahun ke depan.
&amp;nbsp;
Presiden pun memberikan catatan mengenai alat ukur dan pencapaian program-program para menterinya. &amp;ldquo;Kita harapkan dua minggu ke depan bisa dituntaskan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tidak pernah berjanji untuk menyejahterakan rakyat dalam waktu 100 hari berjalannya Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II.&amp;ldquo;Saya, Pak Boediono dan saudara-saudara (menteri) sekalian, tidak pernah berjanji menyejahterakan rakyat dalam waktu 100 hari. Meskipun kita bekerja sekuat tenaga untuk itu (tidak akan tercapai),&amp;rdquo; ujar Presiden sebelum memimpin sidang kabinet, di Istana negara, Kamis (14/1/2010).
Presiden mengatakan sempat dengar pernyataan bahwa pemerintah gagal, karena dalam 100 hari pemerintahan tidak bisa menyejahterakan rakyat. &amp;ldquo;Kita harus bisa menjelaskan secara gamblang kepada publik,&amp;rdquo; pinta Presiden kepada menteri-menterinya.
&amp;nbsp;
Menurut SBY, tidak tepat mengukur kinerja pemerintahan selama lima tahun dari apa yang dilakukan selama 100 hari.
&amp;nbsp;
Diketahui, hari ini Presiden mulai melakukan evaluasi kinerja terhadap para menterinya. SBY meminta semua pembantu-pembantunya untuk bisa meyakinkan masyarakat bahwa keberhasilan program 100 hari merupakan cerminan kesuksesan dalam lima tahun ke depan.
&amp;nbsp;
Presiden pun memberikan catatan mengenai alat ukur dan pencapaian program-program para menterinya. &amp;ldquo;Kita harapkan dua minggu ke depan bisa dituntaskan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
