<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Said Aqil Ingin Bawa NU Kembali ke Pesantren</title><description>Kandidat Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj bertekad akan mengembalikan NU ke pesantren apabila terpilih pada muktamar di Makassar pada Maret mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/15/337/294600/said-aqil-ingin-bawa-nu-kembali-ke-pesantren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/15/337/294600/said-aqil-ingin-bawa-nu-kembali-ke-pesantren"/><item><title>Said Aqil Ingin Bawa NU Kembali ke Pesantren</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/15/337/294600/said-aqil-ingin-bawa-nu-kembali-ke-pesantren</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/15/337/294600/said-aqil-ingin-bawa-nu-kembali-ke-pesantren</guid><pubDate>Jum'at 15 Januari 2010 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/15/337/294600/hnlgBMRDB7.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/15/337/294600/hnlgBMRDB7.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kandidat Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj bertekad akan mengembalikan NU ke pesantren apabila terpilih pada muktamar di Makassar pada Maret mendatang.Perhatian NU yang selama ini terkuras ke dunia politik harus diarahkan kembali kepada basisnya di pesantren. &amp;rdquo;Bukan berarti kembali mondok, tapi kembali ke cara berfikir pesantren, cara hidup pesantren, cara pandang pesantren,&amp;rdquo; kata Said Aqil dalam rilisnya kepada okezone di Jakarta, Jum&amp;rsquo;at (15/1/2010).&amp;rdquo;Di pesantren ada hikmah, kebijaksanaan, kesederhanaan dan kemandirian,&amp;rdquo; kata Kang Said, panggilan akrab KH Said Aqil Siradj, di hadapan para pengasuh pondok pesantren Alquran dan pimpinan wilayah Jam&amp;rsquo;iyatul Qurra&amp;rsquo; wal Huffazh (JQH) NU seluruh Indonesia.Berkat pesantren, kata Kang Said, NU dapat bertahan dan bahkan menjadi organisasi Muslim terbesar di dunia hingga saat ini. &amp;rdquo;Kekuatan NU berada di pesantren. Tanpa pesantren, NU hanya akan tinggal nama,&amp;rdquo; katanya.Hal terpenting, lanjutnya, pesantren telah berhasil mensinergikan antara agama dan budaya. Berbagai nilai dan ajaran agama telah ditanamkan dalam jantung kebudayaan Nusantara. Menurutnya, agama tidak akan kuat jika tidak ditopang oleh budaya.Untuk kembali ke pesantren, Said Aqil menambahkan, NU harus mengurangi aktivitas yang terkait persoalan politik. Para pengurus teras PBNU jangan sampai terlalu jauh berurusan dengan dunia politik.&amp;rdquo;Berpolitik boleh tapi mainnya yang cantik. Biarlah yang kelihatan bermain politik cukup banom-banom NU saja, sementara NU-nya jangan sampai ikut berpolitik,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kandidat Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj bertekad akan mengembalikan NU ke pesantren apabila terpilih pada muktamar di Makassar pada Maret mendatang.Perhatian NU yang selama ini terkuras ke dunia politik harus diarahkan kembali kepada basisnya di pesantren. &amp;rdquo;Bukan berarti kembali mondok, tapi kembali ke cara berfikir pesantren, cara hidup pesantren, cara pandang pesantren,&amp;rdquo; kata Said Aqil dalam rilisnya kepada okezone di Jakarta, Jum&amp;rsquo;at (15/1/2010).&amp;rdquo;Di pesantren ada hikmah, kebijaksanaan, kesederhanaan dan kemandirian,&amp;rdquo; kata Kang Said, panggilan akrab KH Said Aqil Siradj, di hadapan para pengasuh pondok pesantren Alquran dan pimpinan wilayah Jam&amp;rsquo;iyatul Qurra&amp;rsquo; wal Huffazh (JQH) NU seluruh Indonesia.Berkat pesantren, kata Kang Said, NU dapat bertahan dan bahkan menjadi organisasi Muslim terbesar di dunia hingga saat ini. &amp;rdquo;Kekuatan NU berada di pesantren. Tanpa pesantren, NU hanya akan tinggal nama,&amp;rdquo; katanya.Hal terpenting, lanjutnya, pesantren telah berhasil mensinergikan antara agama dan budaya. Berbagai nilai dan ajaran agama telah ditanamkan dalam jantung kebudayaan Nusantara. Menurutnya, agama tidak akan kuat jika tidak ditopang oleh budaya.Untuk kembali ke pesantren, Said Aqil menambahkan, NU harus mengurangi aktivitas yang terkait persoalan politik. Para pengurus teras PBNU jangan sampai terlalu jauh berurusan dengan dunia politik.&amp;rdquo;Berpolitik boleh tapi mainnya yang cantik. Biarlah yang kelihatan bermain politik cukup banom-banom NU saja, sementara NU-nya jangan sampai ikut berpolitik,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
