<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kokohnya Bangunan Lapas Sukamiskin</title><description>Lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, menjadi contoh panjangnya sejarah rutan di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/21/340/296518/kokohnya-bangunan-lapas-sukamiskin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/21/340/296518/kokohnya-bangunan-lapas-sukamiskin"/><item><title>Kokohnya Bangunan Lapas Sukamiskin</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/21/340/296518/kokohnya-bangunan-lapas-sukamiskin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/21/340/296518/kokohnya-bangunan-lapas-sukamiskin</guid><pubDate>Kamis 21 Januari 2010 19:58 WIB</pubDate><dc:creator>M Purwadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/21/340/296518/hFyohGSlVP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lapas Sukamiskin Bandung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/21/340/296518/hFyohGSlVP.jpg</image><title>Lapas Sukamiskin Bandung</title></images><description>BANDUNG - Lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, menjadi contoh panjangnya sejarah rutan di Indonesia. Nilai kesejarahan Lapas ini, tidak saja pada usianya yang berdiri sejak jaman penjajahan Belanda, tetapi gambaran kokohnya tembok penjara tetap bisa dilihat dari sejumlah sel bekas tahanan orang penting bangsa ini yang masih utuh.Lapas Sukamiskin dibangun pada tahun 1817 oleh Pemerintahan Belanda.Bangunan penjara tersebut tampak megah karena bergaya arsitektur Eropa. Jika dilihat dari udara atau tempat ketinggian, Lapas Sukamiskin berbentuk trapesium. Gedung itu memiliki arsitektur modern fungsional yang dirancang oleh arsitek Belanda Prof CP Wolff Schoemaker.Menurut Kepala Lapas Murdjito, luas lahan Lapas Sukamiskin sekitar enam hektare. Empat hektare digunakan untuk perkantoran dan dan kamar hunian yang terbagi atas empat blok yaitu Blok Barat, Timur, Utara, dan Selatan. Lapas Sukamiskin terdiri atas dua lantai dengan 552 kamar hunian. Sebanyak 37 kamar di antaranya sudah tidak layak huni dan empat kamar merupakan kamar isolasi.Perlu diketahui, Lapas Sukamiskin merupakan Lapas terbaik dalam hal pelayanan hak napi dibandingkan dengan Lapas dan Rutan lain di seluruh Indonesia. Dimana satu Narapidana menempati satu ruang sel tersendiri.Pada zaman Belanda, Lapas Sukamiskin dikhususkan sebagai penjara kaum intelektual. Makanya kenapa akhirnya Soekarno ditahan juga di sini.Ini dibuktikan dengan ukuran kamar di lantai atas dan bawah yang berbeda. &quot;Lantai atas untuk kaum intelektual berukuran 3,2x2,5 meter.Sedangkan lantai bawah untuk para penjahat yang dipekerjakan berukuran1,6x2,5 meter,&quot; terang Murdjito.Dipenjara seluas lebih dari empat hektar ini, mantan presiden pertama RI Soekarno, pernah menjalani hukuman disalah satu sel dari 552 sel penjara Sukamiskin pada bulan Desember 1930. Penjara dua lantai ini, menjadi penjara bersejarah di Bandung, selain penjara Banciuet, yang juga pernah menjadi tempat tahanan politik semasa pendudukan pemerintahan Belanda. Kini, bekas sel penjara yang ditempati proklamator itu diberi tulisan &quot;Bekas Kamar Bung Karno&quot;.Sejak ditangani pemerintah Indonesia pasca kemerdekaan, secara fisik bentuk bangunan Lapas Sukamiskin tidak banyak mengalami perubahan, kecuali beberapa bangunan tambahan untuk kantor sipir dan kepala lembaga pemasyarakatan serta patung seorang ibu yang sedang menggendong anaknya, di halaman depan gedung.Tidak ada catatan sejarah yang menyebutkan, penjara ini dibobol oleh tahanan dan narapidananya, baik sejak pemerintahan Hindia Belanda, kecuali pada 22 Desember kemarin. Sekitar 5 penghuninya kabur, yang berada di blok timur. Bahkan, salah seorang sipir bernama Asep Koswara turut menjadi korban penembakan.Dari bentuk bangunannya yang kokoh, yang dilengkapi dinding yang tinggi dan kuat, sulit tampaknya ada tahanan yang bisa lolos dari penjara Sukamiskin. Selain dilengkapi dengan sejumlah menara pengawas bagi petugas jaga yang memantau 4 blok timur, barat, atas, dan bawah, yang ada disana. Seperti layaknya sebuah lembaga pemasyarakatan, penjara Sukamiskin juga dilengkapi dengan berbagai sarana untuk para penghuninya termasuk sarana ibadah masjid dan sebuah lapangan sepak bola.</description><content:encoded>BANDUNG - Lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, menjadi contoh panjangnya sejarah rutan di Indonesia. Nilai kesejarahan Lapas ini, tidak saja pada usianya yang berdiri sejak jaman penjajahan Belanda, tetapi gambaran kokohnya tembok penjara tetap bisa dilihat dari sejumlah sel bekas tahanan orang penting bangsa ini yang masih utuh.Lapas Sukamiskin dibangun pada tahun 1817 oleh Pemerintahan Belanda.Bangunan penjara tersebut tampak megah karena bergaya arsitektur Eropa. Jika dilihat dari udara atau tempat ketinggian, Lapas Sukamiskin berbentuk trapesium. Gedung itu memiliki arsitektur modern fungsional yang dirancang oleh arsitek Belanda Prof CP Wolff Schoemaker.Menurut Kepala Lapas Murdjito, luas lahan Lapas Sukamiskin sekitar enam hektare. Empat hektare digunakan untuk perkantoran dan dan kamar hunian yang terbagi atas empat blok yaitu Blok Barat, Timur, Utara, dan Selatan. Lapas Sukamiskin terdiri atas dua lantai dengan 552 kamar hunian. Sebanyak 37 kamar di antaranya sudah tidak layak huni dan empat kamar merupakan kamar isolasi.Perlu diketahui, Lapas Sukamiskin merupakan Lapas terbaik dalam hal pelayanan hak napi dibandingkan dengan Lapas dan Rutan lain di seluruh Indonesia. Dimana satu Narapidana menempati satu ruang sel tersendiri.Pada zaman Belanda, Lapas Sukamiskin dikhususkan sebagai penjara kaum intelektual. Makanya kenapa akhirnya Soekarno ditahan juga di sini.Ini dibuktikan dengan ukuran kamar di lantai atas dan bawah yang berbeda. &quot;Lantai atas untuk kaum intelektual berukuran 3,2x2,5 meter.Sedangkan lantai bawah untuk para penjahat yang dipekerjakan berukuran1,6x2,5 meter,&quot; terang Murdjito.Dipenjara seluas lebih dari empat hektar ini, mantan presiden pertama RI Soekarno, pernah menjalani hukuman disalah satu sel dari 552 sel penjara Sukamiskin pada bulan Desember 1930. Penjara dua lantai ini, menjadi penjara bersejarah di Bandung, selain penjara Banciuet, yang juga pernah menjadi tempat tahanan politik semasa pendudukan pemerintahan Belanda. Kini, bekas sel penjara yang ditempati proklamator itu diberi tulisan &quot;Bekas Kamar Bung Karno&quot;.Sejak ditangani pemerintah Indonesia pasca kemerdekaan, secara fisik bentuk bangunan Lapas Sukamiskin tidak banyak mengalami perubahan, kecuali beberapa bangunan tambahan untuk kantor sipir dan kepala lembaga pemasyarakatan serta patung seorang ibu yang sedang menggendong anaknya, di halaman depan gedung.Tidak ada catatan sejarah yang menyebutkan, penjara ini dibobol oleh tahanan dan narapidananya, baik sejak pemerintahan Hindia Belanda, kecuali pada 22 Desember kemarin. Sekitar 5 penghuninya kabur, yang berada di blok timur. Bahkan, salah seorang sipir bernama Asep Koswara turut menjadi korban penembakan.Dari bentuk bangunannya yang kokoh, yang dilengkapi dinding yang tinggi dan kuat, sulit tampaknya ada tahanan yang bisa lolos dari penjara Sukamiskin. Selain dilengkapi dengan sejumlah menara pengawas bagi petugas jaga yang memantau 4 blok timur, barat, atas, dan bawah, yang ada disana. Seperti layaknya sebuah lembaga pemasyarakatan, penjara Sukamiskin juga dilengkapi dengan berbagai sarana untuk para penghuninya termasuk sarana ibadah masjid dan sebuah lapangan sepak bola.</content:encoded></item></channel></rss>
