<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Harus Minta Maaf kepada Korban HAM</title><description>Komnas Perempuan meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku kepala negara untuk meminta maaf kepada korban dan keluarga korban HAM masa lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/29/337/298904/sby-harus-minta-maaf-kepada-korban-ham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/01/29/337/298904/sby-harus-minta-maaf-kepada-korban-ham"/><item><title>SBY Harus Minta Maaf kepada Korban HAM</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/01/29/337/298904/sby-harus-minta-maaf-kepada-korban-ham</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/01/29/337/298904/sby-harus-minta-maaf-kepada-korban-ham</guid><pubDate>Jum'at 29 Januari 2010 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Frida Astuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/29/337/298904/uonGL2gPyp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden SBY (Foto: Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/29/337/298904/uonGL2gPyp.jpg</image><title>Presiden SBY (Foto: Daylife)</title></images><description>JAKARTA - Komnas Perempuan meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku kepala negara untuk meminta maaf kepada korban dan keluarga korban HAM masa lalu.
&amp;nbsp;
Hal tersebut disampaikan komisiaris komnas perempuan Yuniyanti Chuzaifah saat menyampaikan keterangan pers di kantor Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2010).
&amp;nbsp;
Komnas perempuan menganggap SBY dalam 100 hari pemerintahannya belum mampu memberikan hak-hak atas kebenaran, keadilan, dan pemulihan terhadap korban dan keluarga korban pelanggaran HAM masa lalu. Sehingga, korban pelanggaran HAM masa lalu semakin jauh dari kesempatan memperoleh pemenuhan hak-haknya.
&amp;nbsp;
&quot;Langkah awal yang harus segera dilakukan SBY adalah meminta maaf (kepada korban dan keluara korban HAM) karena dengan meminta maaf artinya ada pengakuan terhadap pelanggaran HAM masa lalu,&quot; tandas Yuniyanti.
&amp;nbsp;
Yuniyanti berpendat, pemenuhan hak-hak terhadap korban pelanggaran HAM masa lalu tidak akan pernah terwujud bila Presiden tidak meminta maaf terlebih dahulu.
&amp;nbsp;
Senada dengan Yuniyanti, Ninik Rahayu komisioner Komnas Perempuan lainnya mengatakan kalau SBY tidak meminta maaf, itu berarti SBY membiarkan kekerasan terhadap korban HAM khususnya perempuan.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Komnas Perempuan meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku kepala negara untuk meminta maaf kepada korban dan keluarga korban HAM masa lalu.
&amp;nbsp;
Hal tersebut disampaikan komisiaris komnas perempuan Yuniyanti Chuzaifah saat menyampaikan keterangan pers di kantor Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2010).
&amp;nbsp;
Komnas perempuan menganggap SBY dalam 100 hari pemerintahannya belum mampu memberikan hak-hak atas kebenaran, keadilan, dan pemulihan terhadap korban dan keluarga korban pelanggaran HAM masa lalu. Sehingga, korban pelanggaran HAM masa lalu semakin jauh dari kesempatan memperoleh pemenuhan hak-haknya.
&amp;nbsp;
&quot;Langkah awal yang harus segera dilakukan SBY adalah meminta maaf (kepada korban dan keluara korban HAM) karena dengan meminta maaf artinya ada pengakuan terhadap pelanggaran HAM masa lalu,&quot; tandas Yuniyanti.
&amp;nbsp;
Yuniyanti berpendat, pemenuhan hak-hak terhadap korban pelanggaran HAM masa lalu tidak akan pernah terwujud bila Presiden tidak meminta maaf terlebih dahulu.
&amp;nbsp;
Senada dengan Yuniyanti, Ninik Rahayu komisioner Komnas Perempuan lainnya mengatakan kalau SBY tidak meminta maaf, itu berarti SBY membiarkan kekerasan terhadap korban HAM khususnya perempuan.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
