<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Mutilasi Babeh Terbesar yang Pernah Ada</title><description>Kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Bayquni alias&amp;nbsp; Babeh merupakan yang terbesar saat ini, bahkan mengalahkan kasus Robot Gedek dan Verry Idham Heriansyah alias Ryan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/01/338/299699/kasus-mutilasi-babeh-terbesar-yang-pernah-ada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/01/338/299699/kasus-mutilasi-babeh-terbesar-yang-pernah-ada"/><item><title>Kasus Mutilasi Babeh Terbesar yang Pernah Ada</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/01/338/299699/kasus-mutilasi-babeh-terbesar-yang-pernah-ada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/01/338/299699/kasus-mutilasi-babeh-terbesar-yang-pernah-ada</guid><pubDate>Senin 01 Februari 2010 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Fabian Januarius Kuwado</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/01/338/299699/cvJTKXBuUh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bayquni alias Babeh, pelaku pembunuhan dan mutilasi bocah. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/01/338/299699/cvJTKXBuUh.jpg</image><title>Bayquni alias Babeh, pelaku pembunuhan dan mutilasi bocah. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Bayquni alias&amp;nbsp; Babeh merupakan yang terbesar saat ini, bahkan mengalahkan kasus Robot Gedek dan Verry Idham Heriansyah alias Ryan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sampai saat ini kasus Babeh merupakan angka terbesar dari pengakuan pertama yaitu satu korban hingga 14 korban,&amp;rdquo; ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahono saat konferensi pers di Kapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/2/2010).
&amp;nbsp;
Ditegaskan ini merupakan kasus terbesar ketimbang kasus fenomenal lainnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu empat korban terbaru yang diakui Babeh yaitu atas nama Feri berusia 11 tahun, Doli (11), Adit (12), dan Kiki (11).
&amp;nbsp;
Wahono menjelaskan seluruh korban tersebut dibunuh kemudian dimutilasi. &amp;ldquo;Seluruh TKP berada di wilayah Jakarta Timur, di sekitar tempat tinggal Babeh,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Dia menambahkan kasus pembunuhan paling lama yang paling Babeh yaitu pada tahun 1993, bukan 1998 seperti yang diungkapkan sebelumnya.
&amp;nbsp;
Konferensi pers hari ini juga menghadirkan beberapa tokoh yang diundang Polda, yaitu Ketua Komnas Anak Seto Mulyadi, Kriminolog Adrianus Meiliala, dan Psikolog Sarlito Wirawan.</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Bayquni alias&amp;nbsp; Babeh merupakan yang terbesar saat ini, bahkan mengalahkan kasus Robot Gedek dan Verry Idham Heriansyah alias Ryan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sampai saat ini kasus Babeh merupakan angka terbesar dari pengakuan pertama yaitu satu korban hingga 14 korban,&amp;rdquo; ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahono saat konferensi pers di Kapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/2/2010).
&amp;nbsp;
Ditegaskan ini merupakan kasus terbesar ketimbang kasus fenomenal lainnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu empat korban terbaru yang diakui Babeh yaitu atas nama Feri berusia 11 tahun, Doli (11), Adit (12), dan Kiki (11).
&amp;nbsp;
Wahono menjelaskan seluruh korban tersebut dibunuh kemudian dimutilasi. &amp;ldquo;Seluruh TKP berada di wilayah Jakarta Timur, di sekitar tempat tinggal Babeh,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Dia menambahkan kasus pembunuhan paling lama yang paling Babeh yaitu pada tahun 1993, bukan 1998 seperti yang diungkapkan sebelumnya.
&amp;nbsp;
Konferensi pers hari ini juga menghadirkan beberapa tokoh yang diundang Polda, yaitu Ketua Komnas Anak Seto Mulyadi, Kriminolog Adrianus Meiliala, dan Psikolog Sarlito Wirawan.</content:encoded></item></channel></rss>
