<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Kumpulkan Menteri &amp; Gubernur di Cipanas</title><description>Enam Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa 4 Januari lalu, diharapkan dapat memberi solusi jitu atas sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah saaat ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/03/337/300310/sby-kumpulkan-menteri-gubernur-di-cipanas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/03/337/300310/sby-kumpulkan-menteri-gubernur-di-cipanas"/><item><title>SBY Kumpulkan Menteri &amp; Gubernur di Cipanas</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/03/337/300310/sby-kumpulkan-menteri-gubernur-di-cipanas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/03/337/300310/sby-kumpulkan-menteri-gubernur-di-cipanas</guid><pubDate>Rabu 03 Februari 2010 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/03/337/300310/fkfiZfou5y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KIB II.(ilustrasi: dok SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/03/337/300310/fkfiZfou5y.jpg</image><title>KIB II.(ilustrasi: dok SI)</title></images><description>CIPANAS - Enam Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa 4 Januari lalu, diharapkan dapat memberi solusi jitu atas sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah saaat ini.
&amp;nbsp;
Pokja yang terdiri-dari menteri dan gubernur itu dijadwalkan kembali membahas isu lintas sektoral pukul 09.00 pagi ini di Istana Kepresidenan Cipanas, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
Kemudian, presiden akan mengambil kesimpulan dan memberikan arahan untuk dijalankan seluruh aparatur pemerintah.
&amp;nbsp;
Dalam sambutannya kemarin, presiden membentuk 6 pokja untuk membahas isu yang akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
&amp;nbsp;
Pokja pertama membahas isu tentang tata ruang yang dikaitkan dengan perubahan iklim, pertanahan, perizinan, sinkronisasi undang-undang sektoral dan hubungan pusat dan daerah.
&amp;nbsp;
Presiden mengharapkan segala persoalan pembangunan yang terkala perizinan dapat  diatasi tahun ini.
&amp;nbsp;
Pokja kedua mengenai pangan, dari sisi hulu dan sisi hilir, suplai, distribusi, stabilitas harga, komoditas yang digarap oleh kementerian pertanian, perikanan dan kelautan.
&amp;nbsp;
Pokja ketiga  yang ketiga adalah energi, tekanannya pada listrik. Terutama mengatasi pemadaman listrik tahun ini serta pencarian sumber  energi terbarukan.
&amp;nbsp;
Pokja keempat tentang infrastruktur baik yang menjadi wilayah pekerjaan umum, jalan jembatan yang menjadi domain bagi departemen perhubungan, pertanian, irigasi dan sebagainya.  Presiden mengatakan, Indonesia ingin mebangun keterhubungan antar pulau-pulau di seluruh Indonesia. Pokja yang kelima tentang program pro-rakyat seperti  Jamkesmas dan PNPM.
&amp;nbsp;
Adapun Pokja keenam membahas reformasi birokrasi, penegakan hukum, demokrasi, keamanan dan sebagainya.</description><content:encoded>CIPANAS - Enam Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa 4 Januari lalu, diharapkan dapat memberi solusi jitu atas sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah saaat ini.
&amp;nbsp;
Pokja yang terdiri-dari menteri dan gubernur itu dijadwalkan kembali membahas isu lintas sektoral pukul 09.00 pagi ini di Istana Kepresidenan Cipanas, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
Kemudian, presiden akan mengambil kesimpulan dan memberikan arahan untuk dijalankan seluruh aparatur pemerintah.
&amp;nbsp;
Dalam sambutannya kemarin, presiden membentuk 6 pokja untuk membahas isu yang akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
&amp;nbsp;
Pokja pertama membahas isu tentang tata ruang yang dikaitkan dengan perubahan iklim, pertanahan, perizinan, sinkronisasi undang-undang sektoral dan hubungan pusat dan daerah.
&amp;nbsp;
Presiden mengharapkan segala persoalan pembangunan yang terkala perizinan dapat  diatasi tahun ini.
&amp;nbsp;
Pokja kedua mengenai pangan, dari sisi hulu dan sisi hilir, suplai, distribusi, stabilitas harga, komoditas yang digarap oleh kementerian pertanian, perikanan dan kelautan.
&amp;nbsp;
Pokja ketiga  yang ketiga adalah energi, tekanannya pada listrik. Terutama mengatasi pemadaman listrik tahun ini serta pencarian sumber  energi terbarukan.
&amp;nbsp;
Pokja keempat tentang infrastruktur baik yang menjadi wilayah pekerjaan umum, jalan jembatan yang menjadi domain bagi departemen perhubungan, pertanian, irigasi dan sebagainya.  Presiden mengatakan, Indonesia ingin mebangun keterhubungan antar pulau-pulau di seluruh Indonesia. Pokja yang kelima tentang program pro-rakyat seperti  Jamkesmas dan PNPM.
&amp;nbsp;
Adapun Pokja keenam membahas reformasi birokrasi, penegakan hukum, demokrasi, keamanan dan sebagainya.</content:encoded></item></channel></rss>
