<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggota Dewan Juga Ikut Nikmati Jasa PSK Online</title><description>Vey (20) germo online yang berhasil ditangkap polisi pekan lalu, dalam pengakuannya menyatakan jika selama beberapa bulan tergabung dalam sindikat ini sudah banyak pelanggan yang menggunakan jasanya.Termasuk wakil rakyat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/03/340/300288/anggota-dewan-juga-ikut-nikmati-jasa-psk-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/03/340/300288/anggota-dewan-juga-ikut-nikmati-jasa-psk-online"/><item><title>Anggota Dewan Juga Ikut Nikmati Jasa PSK Online</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/03/340/300288/anggota-dewan-juga-ikut-nikmati-jasa-psk-online</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/03/340/300288/anggota-dewan-juga-ikut-nikmati-jasa-psk-online</guid><pubDate>Rabu 03 Februari 2010 09:58 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Tejo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/03/340/300288/J6a2MOsd9O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PSK.(ilustrasi:dok SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/03/340/300288/J6a2MOsd9O.jpg</image><title>PSK.(ilustrasi:dok SI)</title></images><description>SURABAYA - Endri Margarini alias Vey (20) germo online yang berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polwiltabes pekan lalu, dalam pengakuannya menyatakan jika selama beberapa bulan tergabung dalam sindikat ini sudah banyak pelanggan yang menggunakan jasanya. Dalam pengakuannya Vey menyatakan pernah menyediakan PSK pelajar untuk tamu kelas kakap yaitu anggota legislatif. Namun sayang, Vey tidak mengetahui secara persis legislator mana yang pernah menggunakan jasanya tersebut.Kata Vey, pelanggap  yang anggota legislator tersebut didapat dari rekannya Beny dan Yulia. Dua orang yang baru disebut tersebut adalah atasannya lagi dari Ardian (kemarin disebut Ardi) yang warga daerah Rungkut yang sekarang masih buron. Beny dan Yulia inilah disebut Vey sebagai germonya-germo. Karena dua orang ini juga mempunyai &amp;ldquo;ayam&amp;rdquo; dengan tarif yang lebih mahal.Vey mengaku pernah menyediakan PSK pelajar untuk legislator tersebut sekira sebulan yang lalu. Meski yang memakai termasuk kelas kakap, ternyata tarif yang dipatok sama dengan yang lain yaitu Rp600 ribu.Namun pengakuan Vey yang pernah menyediakan PSK pelajar untuk legislator, ini baru sekedar dijadikan tambahan keterangan saja untuk penyidikan.&amp;ldquo;Terserah Vey mau bilang apa. Yang jelas kami akan menangkap semua orang yang terbukti melakukan tindakan trafficking,&amp;rdquo; kata AKPB Anom Wibowo Kasatreskrim Polwiltabes Surabaya, Selasa (3/2/2010).Kata Anom polisi kini terus memelototi situs jejaring sosial untuk mengurai sindikat perdagangan anak ini Pelacuran di dunia maya ini mencuat setelah jajaran Polwiltabes Surabaya berhasil mengungkap adanya sindikat trafficking, Minggu (31/1). Polisi menangkap dua tersangka, yakni Endry Margarini alias Vey dan Achmad Afif Muslichin (32) keduanya warga Sidoarjo. Selain itu, seorang gadis berinisial Ls (15), warga Keputran, Surabaya, juga ikut diamankan.</description><content:encoded>SURABAYA - Endri Margarini alias Vey (20) germo online yang berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polwiltabes pekan lalu, dalam pengakuannya menyatakan jika selama beberapa bulan tergabung dalam sindikat ini sudah banyak pelanggan yang menggunakan jasanya. Dalam pengakuannya Vey menyatakan pernah menyediakan PSK pelajar untuk tamu kelas kakap yaitu anggota legislatif. Namun sayang, Vey tidak mengetahui secara persis legislator mana yang pernah menggunakan jasanya tersebut.Kata Vey, pelanggap  yang anggota legislator tersebut didapat dari rekannya Beny dan Yulia. Dua orang yang baru disebut tersebut adalah atasannya lagi dari Ardian (kemarin disebut Ardi) yang warga daerah Rungkut yang sekarang masih buron. Beny dan Yulia inilah disebut Vey sebagai germonya-germo. Karena dua orang ini juga mempunyai &amp;ldquo;ayam&amp;rdquo; dengan tarif yang lebih mahal.Vey mengaku pernah menyediakan PSK pelajar untuk legislator tersebut sekira sebulan yang lalu. Meski yang memakai termasuk kelas kakap, ternyata tarif yang dipatok sama dengan yang lain yaitu Rp600 ribu.Namun pengakuan Vey yang pernah menyediakan PSK pelajar untuk legislator, ini baru sekedar dijadikan tambahan keterangan saja untuk penyidikan.&amp;ldquo;Terserah Vey mau bilang apa. Yang jelas kami akan menangkap semua orang yang terbukti melakukan tindakan trafficking,&amp;rdquo; kata AKPB Anom Wibowo Kasatreskrim Polwiltabes Surabaya, Selasa (3/2/2010).Kata Anom polisi kini terus memelototi situs jejaring sosial untuk mengurai sindikat perdagangan anak ini Pelacuran di dunia maya ini mencuat setelah jajaran Polwiltabes Surabaya berhasil mengungkap adanya sindikat trafficking, Minggu (31/1). Polisi menangkap dua tersangka, yakni Endry Margarini alias Vey dan Achmad Afif Muslichin (32) keduanya warga Sidoarjo. Selain itu, seorang gadis berinisial Ls (15), warga Keputran, Surabaya, juga ikut diamankan.</content:encoded></item></channel></rss>
