<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biaya Operasi Bilqis Ditanggung Kementerian Kesehatan</title><description>Direktur Utama RSUD dr Kariadi Semarang, dr Hendriyani Selina menyatakan bahwa seluruh biaya operasi dan proses penyembuhan Bilqis akan ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/03/340/300449/biaya-operasi-bilqis-ditanggung-kementerian-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/03/340/300449/biaya-operasi-bilqis-ditanggung-kementerian-kesehatan"/><item><title>Biaya Operasi Bilqis Ditanggung Kementerian Kesehatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/03/340/300449/biaya-operasi-bilqis-ditanggung-kementerian-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/03/340/300449/biaya-operasi-bilqis-ditanggung-kementerian-kesehatan</guid><pubDate>Rabu 03 Februari 2010 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Thomas Joko</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/03/340/300449/bBzQ0TA13G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Koin Cinta Bilqis.(foto:dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/03/340/300449/bBzQ0TA13G.jpg</image><title>Koin Cinta Bilqis.(foto:dok okezone)</title></images><description>SEMARANG - Direktur Utama RSUD dr Kariadi Semarang, dr Hendriyani Selina menyatakan bahwa seluruh biaya operasi dan proses penyembuhan Bilqis akan ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan.
&amp;nbsp;
&quot;Kami menerima secara iklas kehadiran Bilqis. Dan kami akan merawat dengan segenap kemampuan kami,&quot; kata dr Hendriyani Selina, di RSUD dr Kariadi, Rabu (3/2/2010).
&amp;nbsp;
Sementara itu Ocam Sjamsier, kakek dari Bilqis, mengatakan pihaknya sudah sangat bingung dengan banyaknya biaya operasi Bilqis. &quot;Kami tak mampu,&quot; ujar Sjamsier.
&amp;nbsp;
Tapi dengan adanya Koin Cinta Bilqis, Sjamsier merasa cukup terbantu.
Namun dia mengatakan bahwa koin itu belum disampaikan pada keluarga.
&amp;nbsp;
&quot;Memang ada dari Kementrian Kesehatan datang pada kami  yang berbicara soal jamkesmas. Tapi saat itu kami belum tahu sampai sejauh mana,&quot;
katanya.
&amp;nbsp;
Bilqis yang menderita saluran empedu yang tidak berkembang secara normal (Atresia Bilier) dibawa ke RSUD Kariadi semarang  siang tadi untuk menjalani operasi transplantasi hati.
&amp;nbsp;
Bocah yang menderita penyakit langka ini menyedot simpati di mana-mana sehingga muncul sukarelawan yang menggalang dana untuk biaya pengobatan Bilqis, dengan Koin Cinta Bilqis. Hingga hari ini diperkirakan dana yang sudah masuk dari para dermawan mencapai Rp900 juta.</description><content:encoded>SEMARANG - Direktur Utama RSUD dr Kariadi Semarang, dr Hendriyani Selina menyatakan bahwa seluruh biaya operasi dan proses penyembuhan Bilqis akan ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan.
&amp;nbsp;
&quot;Kami menerima secara iklas kehadiran Bilqis. Dan kami akan merawat dengan segenap kemampuan kami,&quot; kata dr Hendriyani Selina, di RSUD dr Kariadi, Rabu (3/2/2010).
&amp;nbsp;
Sementara itu Ocam Sjamsier, kakek dari Bilqis, mengatakan pihaknya sudah sangat bingung dengan banyaknya biaya operasi Bilqis. &quot;Kami tak mampu,&quot; ujar Sjamsier.
&amp;nbsp;
Tapi dengan adanya Koin Cinta Bilqis, Sjamsier merasa cukup terbantu.
Namun dia mengatakan bahwa koin itu belum disampaikan pada keluarga.
&amp;nbsp;
&quot;Memang ada dari Kementrian Kesehatan datang pada kami  yang berbicara soal jamkesmas. Tapi saat itu kami belum tahu sampai sejauh mana,&quot;
katanya.
&amp;nbsp;
Bilqis yang menderita saluran empedu yang tidak berkembang secara normal (Atresia Bilier) dibawa ke RSUD Kariadi semarang  siang tadi untuk menjalani operasi transplantasi hati.
&amp;nbsp;
Bocah yang menderita penyakit langka ini menyedot simpati di mana-mana sehingga muncul sukarelawan yang menggalang dana untuk biaya pengobatan Bilqis, dengan Koin Cinta Bilqis. Hingga hari ini diperkirakan dana yang sudah masuk dari para dermawan mencapai Rp900 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
