<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesurupan Massal, Siswa SMPN 2 Dipulangkan</title><description>Menyusul kesurupan massal yang dialami 20 siswa SMPN 2 Bandung, semua siswa dipulangkan lebih awal. Mereka langsung dijemput orangtuanya masing-masing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/05/340/300879/kesurupan-massal-siswa-smpn-2-dipulangkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/05/340/300879/kesurupan-massal-siswa-smpn-2-dipulangkan"/><item><title>Kesurupan Massal, Siswa SMPN 2 Dipulangkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/05/340/300879/kesurupan-massal-siswa-smpn-2-dipulangkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/05/340/300879/kesurupan-massal-siswa-smpn-2-dipulangkan</guid><pubDate>Jum'at 05 Februari 2010 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANDUNG - Menyusul kesurupan massal yang dialami 20 siswa SMPN 2 Bandung, semua siswa dipulangkan lebih awal. Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 2 Bandung, Elin Karlina, setelah kejadian tersebut, banyak siswa yang langsung dijemput orangtuanya masing-masing.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Elin menuturkan, biasnya setiap Jumat siswa pulang pukul 11.00 WIB. Tapi karena kejadian ini, mereka pulang lebih awal.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Banyak siswa yang langsung dijemput oleh keluarga masing-masing, kata Elin kepada wartawan, Jumat (5/2/2010).
&amp;nbsp;
Elin mengatakan, terkait kesurupan massal tersebut, pihaknya tidak mendatangkan orang pintar atau paranormal. Siswa yang kesurupan, kata dia, ditangani oleh guru-guru, terutama guru agama. Setelah ditangani oleh guru, para siswa yang kesurupan sembuh.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka diberi balsem dan minum. Setelah itu, langsung sembuh dan pulang dijemput orangtua mereka masing-masing,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Pada kesempatan itu Elin menyangkal, SMPN 2 disebut angker. Selama ini, kata dia, tidak pernah ada kejadian seperti itu. Namun, Elin mengaku akan lebih fokus kepada anak-anak agar tidak bermain-main hal yang aneh dan takabur.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ah, tidak angker. Selama ini tidak ada kejadian seperti itu. Mungkin anak-anaknya saja yang bermain terlalu kelewatan dan takabur,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, sebanyak 20 siswa SMPN 2 yang beralamat di Jalan Sumatera, Bandung kesurupan massal pagi tadi. Mereka berteriak-teriak histeris dan pingsan saat sedang melakukan kegiatan Jumat bersih (Jumsih) di kelas mereka masing-masing.
&amp;nbsp;
Salah satu siswa di Kelas 7I menjerit-jerit dan pingsan. Bersamaan dengan itu, siswa lainnya juga mengalami hal yang sama. Kesurupan terus merembet ke kelas lainnya. Tercatat, ada 20 orang lebih yang kesurupan.</description><content:encoded>BANDUNG - Menyusul kesurupan massal yang dialami 20 siswa SMPN 2 Bandung, semua siswa dipulangkan lebih awal. Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 2 Bandung, Elin Karlina, setelah kejadian tersebut, banyak siswa yang langsung dijemput orangtuanya masing-masing.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Elin menuturkan, biasnya setiap Jumat siswa pulang pukul 11.00 WIB. Tapi karena kejadian ini, mereka pulang lebih awal.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Banyak siswa yang langsung dijemput oleh keluarga masing-masing, kata Elin kepada wartawan, Jumat (5/2/2010).
&amp;nbsp;
Elin mengatakan, terkait kesurupan massal tersebut, pihaknya tidak mendatangkan orang pintar atau paranormal. Siswa yang kesurupan, kata dia, ditangani oleh guru-guru, terutama guru agama. Setelah ditangani oleh guru, para siswa yang kesurupan sembuh.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka diberi balsem dan minum. Setelah itu, langsung sembuh dan pulang dijemput orangtua mereka masing-masing,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Pada kesempatan itu Elin menyangkal, SMPN 2 disebut angker. Selama ini, kata dia, tidak pernah ada kejadian seperti itu. Namun, Elin mengaku akan lebih fokus kepada anak-anak agar tidak bermain-main hal yang aneh dan takabur.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ah, tidak angker. Selama ini tidak ada kejadian seperti itu. Mungkin anak-anaknya saja yang bermain terlalu kelewatan dan takabur,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, sebanyak 20 siswa SMPN 2 yang beralamat di Jalan Sumatera, Bandung kesurupan massal pagi tadi. Mereka berteriak-teriak histeris dan pingsan saat sedang melakukan kegiatan Jumat bersih (Jumsih) di kelas mereka masing-masing.
&amp;nbsp;
Salah satu siswa di Kelas 7I menjerit-jerit dan pingsan. Bersamaan dengan itu, siswa lainnya juga mengalami hal yang sama. Kesurupan terus merembet ke kelas lainnya. Tercatat, ada 20 orang lebih yang kesurupan.</content:encoded></item></channel></rss>
