<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PD Santai Tanggapi 'Pertarungan' Koalisi di Pansus</title><description>Partai Demokrat dan PKB harus berseteru dengan tujuh partai koalisi lainnya, mengenai pihak yang paling bertangung jawab dalam skandal Bank Century. Lantas bagaimana Demokrat menanggapi hal ini?</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/09/339/301757/pd-santai-tanggapi-pertarungan-koalisi-di-pansus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/09/339/301757/pd-santai-tanggapi-pertarungan-koalisi-di-pansus"/><item><title>PD Santai Tanggapi 'Pertarungan' Koalisi di Pansus</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/09/339/301757/pd-santai-tanggapi-pertarungan-koalisi-di-pansus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/09/339/301757/pd-santai-tanggapi-pertarungan-koalisi-di-pansus</guid><pubDate>Selasa 09 Februari 2010 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Ulfa Eleven Safa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/09/339/301757/gR0SKMFsPq.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/09/339/301757/gR0SKMFsPq.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Perbedaan pendapat antara 9 partai mitra koalisi mengenai pihak yang paling bertangung jawab dalam skandal Bank Century, kian hari kian meruncing. Demokrat dan PKB harus &amp;ldquo;bertarung&amp;rdquo; dengan 7 partai koalisi lainnya.Namun, kekisruhan situasi ini ditanggapi santai Partai Demokrat. Menurut partai besutan Presiden Susilo Bambang Yduhoyono (SBY) ini, perbedaan pandaan ini tidak perlu dibesar-besarkan.&amp;ldquo;Demokrat tidak perlu marah dengan pandangan mitra koalisi. Karena menurut kami masih ada waktu untuk mempertajam temuan-temuan tersebut dengan mendengarkan pihak-pihak yang paling tahu dan kompeten menjawab isu utama itu,&amp;rdquo; kata Sekjen Partai Demokrat Amir Syarifudin dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Selasa (9/2/2010).Menurut Amir, mengenai relevansi perubahan Peraturan Bank Indonesia terkait perubahan persyaratan CAR positif 8 persen dan penetuan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistenmik, harus dijawab dengan mengahadirkan masyarakat perbankan atau Perbanas dan pelaku bisnis atau Kadin.&amp;ldquo;Perbanas dan Kadin harus diberi kesempatan Pansus demi terkuaknya kebenaran sejati,&amp;rdquo; jelas Amir.Kalau hal ini diabaikan, lanjut Amir, akan berpotensi memunculkan isu dan dugaan miring bahwa sebagaian Anggota Pansus telah diperalat untuk mengkriminilasisi figur-figur yang mengusik kepentingan kelompok usaha besar tertentu.</description><content:encoded>JAKARTA - Perbedaan pendapat antara 9 partai mitra koalisi mengenai pihak yang paling bertangung jawab dalam skandal Bank Century, kian hari kian meruncing. Demokrat dan PKB harus &amp;ldquo;bertarung&amp;rdquo; dengan 7 partai koalisi lainnya.Namun, kekisruhan situasi ini ditanggapi santai Partai Demokrat. Menurut partai besutan Presiden Susilo Bambang Yduhoyono (SBY) ini, perbedaan pandaan ini tidak perlu dibesar-besarkan.&amp;ldquo;Demokrat tidak perlu marah dengan pandangan mitra koalisi. Karena menurut kami masih ada waktu untuk mempertajam temuan-temuan tersebut dengan mendengarkan pihak-pihak yang paling tahu dan kompeten menjawab isu utama itu,&amp;rdquo; kata Sekjen Partai Demokrat Amir Syarifudin dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Selasa (9/2/2010).Menurut Amir, mengenai relevansi perubahan Peraturan Bank Indonesia terkait perubahan persyaratan CAR positif 8 persen dan penetuan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistenmik, harus dijawab dengan mengahadirkan masyarakat perbankan atau Perbanas dan pelaku bisnis atau Kadin.&amp;ldquo;Perbanas dan Kadin harus diberi kesempatan Pansus demi terkuaknya kebenaran sejati,&amp;rdquo; jelas Amir.Kalau hal ini diabaikan, lanjut Amir, akan berpotensi memunculkan isu dan dugaan miring bahwa sebagaian Anggota Pansus telah diperalat untuk mengkriminilasisi figur-figur yang mengusik kepentingan kelompok usaha besar tertentu.</content:encoded></item></channel></rss>
