<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Villa Pamulang Pasang Alat Pengukur Air</title><description>Warga Perumahan Villa Pamulang, Pondok Petir, Depok, terus bersiaga, menyusul jebolnya tanggul Curug Sawangan di Kali Angke, pagi tadi. Warga bahkan telah memasang alat ukur ketinggian air di kali tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/10/338/302250/warga-villa-pamulang-pasang-alat-pengukur-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/10/338/302250/warga-villa-pamulang-pasang-alat-pengukur-air"/><item><title>Warga Villa Pamulang Pasang Alat Pengukur Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/10/338/302250/warga-villa-pamulang-pasang-alat-pengukur-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/10/338/302250/warga-villa-pamulang-pasang-alat-pengukur-air</guid><pubDate>Rabu 10 Februari 2010 13:17 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/10/338/302250/UGPUllngyC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Kawasan Pondok Petir, Pamulang (Foto: M Budi Santosa/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/10/338/302250/UGPUllngyC.jpg</image><title>Banjir di Kawasan Pondok Petir, Pamulang (Foto: M Budi Santosa/okezone)</title></images><description>DEPOK - Warga Perumahan Villa Pamulang, Pondok Petir, Depok, terus bersiaga, menyusul jebolnya tanggul Curug Sawangan di Kali Angke, pagi tadi. Warga bahkan telah memasang alat ukur ketinggian air di kali tersebut.Alat ukur ini, nantinya diperlukan untuk mengetahui apakah volume air akan mengalami peningkatan atau tidak. Jika air yang membanjiri rumah-rumah di kawasan RT 05, 06, RW 8, dan 12 itu melebihi alat ukur, maka warga akan dievakuasi.&amp;ldquo;Kami sampai saat ini masih siaga dan akan melakukan evakuasi jika volume air terus atau melebihi alat ukur yang kita pasang,&amp;rdquo; ujar Widi, warga setempat, Rabu (10/2/2010).Mengenai penyebab jebolnya tanggul yang berjarak kurang lebih lebih 4 Km dari Villa Pamulang itu, menurut Widi, kemungkinan disebabkan oleh buruknya kualitas tanggul hingga air merembes.Ayat, warga lainnya mengaku, mendapatkan informasi jebolnya tanggul tersebut dari warga sekitar Curug Sawangan. Saat itu warga Curug Sawangan yang bernama Suwandi memberitahu bahwa tanggul jebol sepanjang 15 meter, hingga warga perumahan Villa Pemulang diminta bersiap-siap untuk mengantisipasinya.&amp;ldquo;Saat tanggul jebol bunyinya &amp;ldquo;duar&amp;rdquo;. Warga setempat mengira ada teroris,&amp;rdquo;  ujar Ayat menirukan perkatakan Suwandi. Berbeda dengan Widi, Ayat mengatakan,  penyebab jebolnya tanggul yang berada di Kali Angke ini, dikarenakan kelalaian petugas tidak membuka pintu air Curug dengan alasan khawatir empang dan sawah terendam.Hal ini juga dibenarkan oleh Sigid, petugas Bimas Polres Depok. Menurut Sigid, insiden itu terjadi Rabu pagi sekira pukul 08.00 WIB. &amp;ldquo;Informasi penyebab jebolnya tanggul adalah karena petugas telat membuka pintu air,&amp;rdquo; ujar Sigid.Saat ini, kata Sigid, petugas yang diterjunkan ada 10 orang dari Polsek Depok dan lima dari Koramil setempat.</description><content:encoded>DEPOK - Warga Perumahan Villa Pamulang, Pondok Petir, Depok, terus bersiaga, menyusul jebolnya tanggul Curug Sawangan di Kali Angke, pagi tadi. Warga bahkan telah memasang alat ukur ketinggian air di kali tersebut.Alat ukur ini, nantinya diperlukan untuk mengetahui apakah volume air akan mengalami peningkatan atau tidak. Jika air yang membanjiri rumah-rumah di kawasan RT 05, 06, RW 8, dan 12 itu melebihi alat ukur, maka warga akan dievakuasi.&amp;ldquo;Kami sampai saat ini masih siaga dan akan melakukan evakuasi jika volume air terus atau melebihi alat ukur yang kita pasang,&amp;rdquo; ujar Widi, warga setempat, Rabu (10/2/2010).Mengenai penyebab jebolnya tanggul yang berjarak kurang lebih lebih 4 Km dari Villa Pamulang itu, menurut Widi, kemungkinan disebabkan oleh buruknya kualitas tanggul hingga air merembes.Ayat, warga lainnya mengaku, mendapatkan informasi jebolnya tanggul tersebut dari warga sekitar Curug Sawangan. Saat itu warga Curug Sawangan yang bernama Suwandi memberitahu bahwa tanggul jebol sepanjang 15 meter, hingga warga perumahan Villa Pemulang diminta bersiap-siap untuk mengantisipasinya.&amp;ldquo;Saat tanggul jebol bunyinya &amp;ldquo;duar&amp;rdquo;. Warga setempat mengira ada teroris,&amp;rdquo;  ujar Ayat menirukan perkatakan Suwandi. Berbeda dengan Widi, Ayat mengatakan,  penyebab jebolnya tanggul yang berada di Kali Angke ini, dikarenakan kelalaian petugas tidak membuka pintu air Curug dengan alasan khawatir empang dan sawah terendam.Hal ini juga dibenarkan oleh Sigid, petugas Bimas Polres Depok. Menurut Sigid, insiden itu terjadi Rabu pagi sekira pukul 08.00 WIB. &amp;ldquo;Informasi penyebab jebolnya tanggul adalah karena petugas telat membuka pintu air,&amp;rdquo; ujar Sigid.Saat ini, kata Sigid, petugas yang diterjunkan ada 10 orang dari Polsek Depok dan lima dari Koramil setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
