<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu Tak Jamin Kualitas Pemilu</title><description>Tak efektifnya peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) didukung para peneliti bidang Pemilu. Keberadaan Bawaslu dianggap tidak menjamin kualitas Pemilu menjadi lebih baik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/19/339/305211/bawaslu-tak-jamin-kualitas-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/19/339/305211/bawaslu-tak-jamin-kualitas-pemilu"/><item><title>Bawaslu Tak Jamin Kualitas Pemilu</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/19/339/305211/bawaslu-tak-jamin-kualitas-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/19/339/305211/bawaslu-tak-jamin-kualitas-pemilu</guid><pubDate>Jum'at 19 Februari 2010 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Amirul Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/19/339/305211/u61P8oZHlm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Badan Pengawas Pemilu Nurhidayat Sardini sedang melakukan konferensi pers. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/19/339/305211/u61P8oZHlm.jpg</image><title>Ketua Badan Pengawas Pemilu Nurhidayat Sardini sedang melakukan konferensi pers. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Tak efektifnya peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) didukung para peneliti bidang Pemilu. Keberadaan Bawaslu dianggap tidak menjamin kualitas Pemilu menjadi lebih baik.&quot;Pemilu yang lalu Bawaslu menghabiskan anggaran hampir Rp 3 triliun, tapi kualitas tidak lebih baik,&quot; ungkap peneliti Cetro Refly Harun dalam sebuah diskusi di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Jumat (19/2/2010).Jika Bawaslu dihapuskan, tidak berarti Pemilu akan kehilangan fungsi pengawasan. Refly menjelaskan, ada beberap instrumen yang bisa menjalankan fungsi ini. Pertama adalah partai politik peserta pemilu sendiri.&quot;Kan mereka juga berkepentingan sendiri terutama dalam mengawasi lawannya,&quot; kata Refly.Kedua, perseorangan dalam hal pemilihan Dewan Perwakilan Daerah. Ketiga, Lembaga pemantau yang memiliki akreditasi, dan terakhir adalah masyarakat.&quot;Keempat instrumen ini jika menemukan pelanggaran bisa melayangkan pengaduan pelanggaran kepada unit khusus yang ada di bawah KPU,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tak efektifnya peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) didukung para peneliti bidang Pemilu. Keberadaan Bawaslu dianggap tidak menjamin kualitas Pemilu menjadi lebih baik.&quot;Pemilu yang lalu Bawaslu menghabiskan anggaran hampir Rp 3 triliun, tapi kualitas tidak lebih baik,&quot; ungkap peneliti Cetro Refly Harun dalam sebuah diskusi di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Jumat (19/2/2010).Jika Bawaslu dihapuskan, tidak berarti Pemilu akan kehilangan fungsi pengawasan. Refly menjelaskan, ada beberap instrumen yang bisa menjalankan fungsi ini. Pertama adalah partai politik peserta pemilu sendiri.&quot;Kan mereka juga berkepentingan sendiri terutama dalam mengawasi lawannya,&quot; kata Refly.Kedua, perseorangan dalam hal pemilihan Dewan Perwakilan Daerah. Ketiga, Lembaga pemantau yang memiliki akreditasi, dan terakhir adalah masyarakat.&quot;Keempat instrumen ini jika menemukan pelanggaran bisa melayangkan pengaduan pelanggaran kepada unit khusus yang ada di bawah KPU,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
