<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golkar Ngotot Kuasai Daerah</title><description>Partai Golkar menargetkan menguasai lebih dari 50 persen kursi kepala daerah di seluruh Indonesia. Langkah ini sebagai bagian dari upaya pemenangan Golkar pada Pemilu 2014.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/27/339/307489/golkar-ngotot-kuasai-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/02/27/339/307489/golkar-ngotot-kuasai-daerah"/><item><title>Golkar Ngotot Kuasai Daerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/02/27/339/307489/golkar-ngotot-kuasai-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/02/27/339/307489/golkar-ngotot-kuasai-daerah</guid><pubDate>Sabtu 27 Februari 2010 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Adam Prawira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/27/339/307489/M6OOgIcxYp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/27/339/307489/M6OOgIcxYp.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Partai Golkar menargetkan menguasai lebih dari 50 persen kursi kepala daerah di seluruh Indonesia. Langkah ini sebagai bagian dari upaya pemenangan Golkar pada Pemilu 2014.
&amp;nbsp;
Untuk mewujudkan keinginan ini, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) meminta seluruh kader Golkar melakukan langkah konkret memajukan rakyat.
&amp;nbsp;
&quot;Sebelum pemilu, 50 persen pimpinan politik di daerah harus berasal dari kader Golkar,&quot; seru Ical saat berpidato dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I DPP Partai Golkar di Jakarta, Jumat (26/2/2010).
&amp;nbsp;
Menurut dia, program &quot;kuningisasi Indonesia&quot; yang pernah dicanangkan pada Musyarawah Nasional (Munas) DPP Partai Golkar di Riau beberapa waktu lalu, harus terwujud dalam 2-3 tahun mendatang. Karena itu, Ical meminta seluruh kader Golkar untuk berjuang secara langsung untuk kepentingan rakyat.
&amp;nbsp;
Selain itu, kader Golkar harus menguasai isu-isu saat ini dan masa mendatang, kemudian memberikan opini dan solusi yang praktis bagi masyarakat. Hal ini diharapkan tidak hanya dilakukan oleh kader Golkar di parlemen, tetapi di semua lini.
&amp;nbsp;
Ical mencontohkan, sejumlah isu harus dikuasai para kader Golkar. Terkait isu reshuffle kabinet dan kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Indonesia, misalnya.
&amp;nbsp;
&quot;Kader Golkar harus memiliki warna, sehingga masyarakat tidak lagi melihat Golkar sebagai partai masa lalu,&quot; harapnya.
&amp;nbsp;
Meski demikian, Ical meminta agar kader Golkar tidak terpaku menanggapi isu-isu kekinian. Dia mengingatkan agar jajaran kader Golkar untuk terus bekerja demi kebangkitan Golkar pada 2014.
&amp;nbsp;
Ical meminta agar kader Golkar mengetahui kapan waktunya berseberangan dan bergandengan tangan. &quot;Yang jelas, suara rakyat harus menjadi suara Golkar, begitu juga sebaliknya,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Golkar menargetkan menguasai lebih dari 50 persen kursi kepala daerah di seluruh Indonesia. Langkah ini sebagai bagian dari upaya pemenangan Golkar pada Pemilu 2014.
&amp;nbsp;
Untuk mewujudkan keinginan ini, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) meminta seluruh kader Golkar melakukan langkah konkret memajukan rakyat.
&amp;nbsp;
&quot;Sebelum pemilu, 50 persen pimpinan politik di daerah harus berasal dari kader Golkar,&quot; seru Ical saat berpidato dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I DPP Partai Golkar di Jakarta, Jumat (26/2/2010).
&amp;nbsp;
Menurut dia, program &quot;kuningisasi Indonesia&quot; yang pernah dicanangkan pada Musyarawah Nasional (Munas) DPP Partai Golkar di Riau beberapa waktu lalu, harus terwujud dalam 2-3 tahun mendatang. Karena itu, Ical meminta seluruh kader Golkar untuk berjuang secara langsung untuk kepentingan rakyat.
&amp;nbsp;
Selain itu, kader Golkar harus menguasai isu-isu saat ini dan masa mendatang, kemudian memberikan opini dan solusi yang praktis bagi masyarakat. Hal ini diharapkan tidak hanya dilakukan oleh kader Golkar di parlemen, tetapi di semua lini.
&amp;nbsp;
Ical mencontohkan, sejumlah isu harus dikuasai para kader Golkar. Terkait isu reshuffle kabinet dan kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Indonesia, misalnya.
&amp;nbsp;
&quot;Kader Golkar harus memiliki warna, sehingga masyarakat tidak lagi melihat Golkar sebagai partai masa lalu,&quot; harapnya.
&amp;nbsp;
Meski demikian, Ical meminta agar kader Golkar tidak terpaku menanggapi isu-isu kekinian. Dia mengingatkan agar jajaran kader Golkar untuk terus bekerja demi kebangkitan Golkar pada 2014.
&amp;nbsp;
Ical meminta agar kader Golkar mengetahui kapan waktunya berseberangan dan bergandengan tangan. &quot;Yang jelas, suara rakyat harus menjadi suara Golkar, begitu juga sebaliknya,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
