<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pram: Pimpinan Sidang Seperti Presiden Direktur</title><description>Kekesalan anggota Dewan terhadap sikap sepihak Ketua DPR Marzuki Alie yang langsung menutup sidang paripurna tanpaknya masih membekas. Hal ini bahkan ditunjukkan oleh Wakil Ketua DPR Pramono Anung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/02/339/308385/pram-pimpinan-sidang-seperti-presiden-direktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/02/339/308385/pram-pimpinan-sidang-seperti-presiden-direktur"/><item><title>Pram: Pimpinan Sidang Seperti Presiden Direktur</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/02/339/308385/pram-pimpinan-sidang-seperti-presiden-direktur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/02/339/308385/pram-pimpinan-sidang-seperti-presiden-direktur</guid><pubDate>Selasa 02 Maret 2010 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/02/339/308385/5QXDXVg8AP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua DPR Pramono Anung (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/02/339/308385/5QXDXVg8AP.jpg</image><title>Wakil Ketua DPR Pramono Anung (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Kekesalan anggota Dewan terhadap sikap sepihak Ketua DPR Marzuki Alie yang langsung menutup sidang paripurna tanpaknya masih membekas. Hal ini bahkan ditunjukkan oleh Wakil Ketua DPR Pramono Anung.&quot;Ini (sidang paripurna) seperti Presiden Direktur dan Direktur tanpa lirik kanan kiri langsung dipotong,&amp;rdquo; ujar Pramono saat konferensi pers bersama wakil ketua DPR lain, Anis Matta dan Priyo Budi Santoso di Pres room DPR, Selasa (2/3/2010).Pramono juga mengatakan bahwa sikap sepihak yang dilakukan Ketua DPR dalam paripurna tadi siang, justru akan semakin memantapkan pandangan fraksi pada paripurna besok.&quot;Saya yakin dengan kejadian tadi fraksi malah akan mengeras. Saya meyakini pilihan C pasti tidak serta merta berubah,&amp;rdquo; tambah Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.Sebelumnya, Pramono juga sempat mengungkapkan kekecewaannya melihat kericuhan setelah Marzuki mengetuk palu menutup sidang paripurna.&amp;ldquo;Seharusnya pimpinan konsultasi dulu, tapi ini tidak dilakukan. Karena kan pimpinan mengatur persidangan, seharusnya keputusaan dilakukan secara kolektif kolegial. Saya terkejut tiba-tiba ketuk palu tanpa konsultasi sama sekali,&amp;rdquo; ujar Pramono sesaat setelah sidang ditutup.</description><content:encoded>JAKARTA - Kekesalan anggota Dewan terhadap sikap sepihak Ketua DPR Marzuki Alie yang langsung menutup sidang paripurna tanpaknya masih membekas. Hal ini bahkan ditunjukkan oleh Wakil Ketua DPR Pramono Anung.&quot;Ini (sidang paripurna) seperti Presiden Direktur dan Direktur tanpa lirik kanan kiri langsung dipotong,&amp;rdquo; ujar Pramono saat konferensi pers bersama wakil ketua DPR lain, Anis Matta dan Priyo Budi Santoso di Pres room DPR, Selasa (2/3/2010).Pramono juga mengatakan bahwa sikap sepihak yang dilakukan Ketua DPR dalam paripurna tadi siang, justru akan semakin memantapkan pandangan fraksi pada paripurna besok.&quot;Saya yakin dengan kejadian tadi fraksi malah akan mengeras. Saya meyakini pilihan C pasti tidak serta merta berubah,&amp;rdquo; tambah Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.Sebelumnya, Pramono juga sempat mengungkapkan kekecewaannya melihat kericuhan setelah Marzuki mengetuk palu menutup sidang paripurna.&amp;ldquo;Seharusnya pimpinan konsultasi dulu, tapi ini tidak dilakukan. Karena kan pimpinan mengatur persidangan, seharusnya keputusaan dilakukan secara kolektif kolegial. Saya terkejut tiba-tiba ketuk palu tanpa konsultasi sama sekali,&amp;rdquo; ujar Pramono sesaat setelah sidang ditutup.</content:encoded></item></channel></rss>
