<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Teroris, Brimob Jaga Perbatasan Sumut-Aceh</title><description>Satu satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Sumut dikerahkan untuk mengamankan wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan Aceh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/13/340/312298/cegah-teroris-brimob-jaga-perbatasan-sumut-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/13/340/312298/cegah-teroris-brimob-jaga-perbatasan-sumut-aceh"/><item><title>Cegah Teroris, Brimob Jaga Perbatasan Sumut-Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/13/340/312298/cegah-teroris-brimob-jaga-perbatasan-sumut-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/13/340/312298/cegah-teroris-brimob-jaga-perbatasan-sumut-aceh</guid><pubDate>Sabtu 13 Maret 2010 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Adela Eka Putra Marza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/13/340/312298/O2DE7HYSHM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/13/340/312298/O2DE7HYSHM.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Sumut) merespons serius penyergapan teroris di wilayah Aceh. Karena itu, satu satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Sumut dikerahkan untuk mengamankan wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan provinsi yang berada di ujung Sumatera itu.
&amp;nbsp;
&quot;Semua langkah antisipasi telah kita lakukan. Salah satunya adalah dengan mengerahkan satu SSK Brimob di beberapa titik-titik yang kita anggap rawan. Jumlah personel yang diturunkan tersebut sama dengan jumlah dua pleton,&quot; jelas Kepala Bagian Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharuddin Djafar di Medan, Sabtu (13/3/2010).
&amp;nbsp;
Pasukan Brimob Polda Sumut tersebut disebar ke beberapa wilayah polres yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh, yang diduga bisa dijadikan tempat persembunyian dan pelarian para tersangka teroris.
&amp;nbsp;
Mereka ditugaskan untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan para teroris di Provinsi Sumut.
&amp;nbsp;
Selain itu, Polda Sumut juga akan meningkatkan fungsi intelijen di Sumut, baik di desa-desa yang berbatsan dengan NAD, maupun di wilayah lainnya.
&amp;nbsp;
Hal tersebut dilakukan bukan hanya karena adanya kasus terorisme di Aceh, melainkan juga karena memang sudah menjadi tugas para personel intelijen untuk memantau setiap perkembangan situasi di daerah-daerah.</description><content:encoded>MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Sumut) merespons serius penyergapan teroris di wilayah Aceh. Karena itu, satu satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Sumut dikerahkan untuk mengamankan wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan provinsi yang berada di ujung Sumatera itu.
&amp;nbsp;
&quot;Semua langkah antisipasi telah kita lakukan. Salah satunya adalah dengan mengerahkan satu SSK Brimob di beberapa titik-titik yang kita anggap rawan. Jumlah personel yang diturunkan tersebut sama dengan jumlah dua pleton,&quot; jelas Kepala Bagian Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharuddin Djafar di Medan, Sabtu (13/3/2010).
&amp;nbsp;
Pasukan Brimob Polda Sumut tersebut disebar ke beberapa wilayah polres yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh, yang diduga bisa dijadikan tempat persembunyian dan pelarian para tersangka teroris.
&amp;nbsp;
Mereka ditugaskan untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan para teroris di Provinsi Sumut.
&amp;nbsp;
Selain itu, Polda Sumut juga akan meningkatkan fungsi intelijen di Sumut, baik di desa-desa yang berbatsan dengan NAD, maupun di wilayah lainnya.
&amp;nbsp;
Hal tersebut dilakukan bukan hanya karena adanya kasus terorisme di Aceh, melainkan juga karena memang sudah menjadi tugas para personel intelijen untuk memantau setiap perkembangan situasi di daerah-daerah.</content:encoded></item></channel></rss>
