<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI-Polri Antisipasi Serangan Ke Hotel Ala Teroris Mumbai</title><description>Latihan diupayakan serealistis mungkin, sehingga ketika peristiwa itu benar-benar terjadi, TNI dan Polri telah siap menghadapinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/14/337/312344/tni-polri-antisipasi-serangan-ke-hotel-ala-teroris-mumbai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/14/337/312344/tni-polri-antisipasi-serangan-ke-hotel-ala-teroris-mumbai"/><item><title>TNI-Polri Antisipasi Serangan Ke Hotel Ala Teroris Mumbai</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/14/337/312344/tni-polri-antisipasi-serangan-ke-hotel-ala-teroris-mumbai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/14/337/312344/tni-polri-antisipasi-serangan-ke-hotel-ala-teroris-mumbai</guid><pubDate>Minggu 14 Maret 2010 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/14/337/312344/zOlxcNesCs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : (Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/14/337/312344/zOlxcNesCs.jpg</image><title>Foto : (Heru Haryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Salah satu tujuan latihan gabungan (Latgab) TNI- Polri di Hotel Borobudur kemarin adalah untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan strategi teroris dari serangan bom ke penyanderaan dengan senjata.
&amp;nbsp;
Aksi serangan mematikan oleh teroris ke sebuah hotel pernah terjadi di Hotel Taj Mahal, Mumbai, India tahun 2008 lalu.
&amp;nbsp;
Kepala Pusat Penerangan TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen mengatakan, semua kemungkinan yang dilakukan teroris harus menjadi pertimbangan dalam latihan tersebut.
&amp;nbsp;
Latihan diupayakan serealistis mungkin, sehingga ketika peristiwa itu benar-benar terjadi, TNI dan Polri telah siap menghadapinya.
&amp;nbsp;
Dalam latihan kemarin, sekelompok teroris diskenariokan menyerbu Hotel Borobudur dan menyandera sejumlah tamu.
&amp;nbsp;
Mereka juga memasang bom di sejumlah ruangan dan mengajukan tuntuntan satu unit helikopter, uang 1 juta dollar dan pembebasan semua tahanan teroris di Mabes Polri.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Seperti pengalaman di Mumbai. Namun, tidak persis,&amp;rdquo; kata Sagom kepada Okezone, Sabtu (13/3/2010).
&amp;nbsp;
Penangkapan teroris oleh Densus 88 sepekan ini di Aceh, Pamulang dan Solo telah memunculkan pandangan baru mengenai strategi mereka dalam beraksi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;Pengamat Intelijen Dynno Cresbon, misalnya, berpendapat temuan pusat latihan perang dan puluhan pucuk senjata api di kawasan Aceh Besar, mengindikasikan para teroris tak lagi menggunakan bom mobil atau bom ransel.
&amp;nbsp;
Hal itu, kata dia terkait karakter Dulmatin yang tidak sama dengan Dr Azhari yang selalu menggunakan bom bunuh diri. (abe)
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Salah satu tujuan latihan gabungan (Latgab) TNI- Polri di Hotel Borobudur kemarin adalah untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan strategi teroris dari serangan bom ke penyanderaan dengan senjata.
&amp;nbsp;
Aksi serangan mematikan oleh teroris ke sebuah hotel pernah terjadi di Hotel Taj Mahal, Mumbai, India tahun 2008 lalu.
&amp;nbsp;
Kepala Pusat Penerangan TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen mengatakan, semua kemungkinan yang dilakukan teroris harus menjadi pertimbangan dalam latihan tersebut.
&amp;nbsp;
Latihan diupayakan serealistis mungkin, sehingga ketika peristiwa itu benar-benar terjadi, TNI dan Polri telah siap menghadapinya.
&amp;nbsp;
Dalam latihan kemarin, sekelompok teroris diskenariokan menyerbu Hotel Borobudur dan menyandera sejumlah tamu.
&amp;nbsp;
Mereka juga memasang bom di sejumlah ruangan dan mengajukan tuntuntan satu unit helikopter, uang 1 juta dollar dan pembebasan semua tahanan teroris di Mabes Polri.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Seperti pengalaman di Mumbai. Namun, tidak persis,&amp;rdquo; kata Sagom kepada Okezone, Sabtu (13/3/2010).
&amp;nbsp;
Penangkapan teroris oleh Densus 88 sepekan ini di Aceh, Pamulang dan Solo telah memunculkan pandangan baru mengenai strategi mereka dalam beraksi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;Pengamat Intelijen Dynno Cresbon, misalnya, berpendapat temuan pusat latihan perang dan puluhan pucuk senjata api di kawasan Aceh Besar, mengindikasikan para teroris tak lagi menggunakan bom mobil atau bom ransel.
&amp;nbsp;
Hal itu, kata dia terkait karakter Dulmatin yang tidak sama dengan Dr Azhari yang selalu menggunakan bom bunuh diri. (abe)
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
