<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Susno Bersaksi, Mabes Polri Periksa 2 Jenderal</title><description>Divisi Propam Mabes Polri telah memeriksa dua jenderal dan seluruh penyidik yang menangani kasus Ditjen Pajak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/19/339/314290/susno-bersaksi-mabes-polri-periksa-2-jenderal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/19/339/314290/susno-bersaksi-mabes-polri-periksa-2-jenderal"/><item><title>Susno Bersaksi, Mabes Polri Periksa 2 Jenderal</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/19/339/314290/susno-bersaksi-mabes-polri-periksa-2-jenderal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/19/339/314290/susno-bersaksi-mabes-polri-periksa-2-jenderal</guid><pubDate>Jum'at 19 Maret 2010 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/19/339/314290/46jxyxGK6i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Susno Duadji (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/19/339/314290/46jxyxGK6i.jpg</image><title>Susno Duadji (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Berangkat dari pernyataan Susno Duadji yang mengatakan adanya petinggi Polri yang terlibat praktek makelar kasus dalam perkara korupsi Ditjen Pajak, Divisi Propam Mabes Polri telah memeriksa dua jenderal dan seluruh penyidik yang menangani kasus tersebut.Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Penelitian Personel Divisi Propam Mabes Polri, Kombes Pol Budi Waseso usai jumpa pers di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2010).&amp;ldquo;Kita sudah memeriksa seluruh penyidik yang namanya disebut Pak Susno terlibat, termasuk Pak Edmon Ilyas. Kami dari Propam langsung&amp;nbsp; meminta keterangan,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan.Ia menambahkan, Polri sangat membutuhkan informasi dari mantan Kabareskrim Mabes Polri itu guna ditindaklanjuti fakta yang sebenarnya terjadi. &amp;ldquo;Kita kan mau tahu apakah benar itu. Karena kalau sudah menyebut nama tentu data dan dokumennya. Semua ini kan awalnya dari beliau (Susno),&amp;rdquo; terangnya.Ketika ditanya wartawan apakah akan ada upaya pemanggilan paksa terhadap Susno bila mangkir dari panggilan untuk kedua kalinya. Budi menjawab: &quot;Nantilah kan ada mekanismenya, kita gunakan prosedur awal dulu,&quot; pungkasnya.Seperti diketahui, Susno Duadji membeberkan dugaan adanya perwira tinggi Polri yang terlibat markus. Susno bahkan menyebut inisial nama perwira tinggi tersebut. &quot;Inisialnya sudah ada, nama-nama jenderalnya, yang pertama Brigjen E, Brigjen RE, Kombes E, dan Kompol A,&amp;rdquo; sebut Susno.(ful)</description><content:encoded>JAKARTA- Berangkat dari pernyataan Susno Duadji yang mengatakan adanya petinggi Polri yang terlibat praktek makelar kasus dalam perkara korupsi Ditjen Pajak, Divisi Propam Mabes Polri telah memeriksa dua jenderal dan seluruh penyidik yang menangani kasus tersebut.Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Penelitian Personel Divisi Propam Mabes Polri, Kombes Pol Budi Waseso usai jumpa pers di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2010).&amp;ldquo;Kita sudah memeriksa seluruh penyidik yang namanya disebut Pak Susno terlibat, termasuk Pak Edmon Ilyas. Kami dari Propam langsung&amp;nbsp; meminta keterangan,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan.Ia menambahkan, Polri sangat membutuhkan informasi dari mantan Kabareskrim Mabes Polri itu guna ditindaklanjuti fakta yang sebenarnya terjadi. &amp;ldquo;Kita kan mau tahu apakah benar itu. Karena kalau sudah menyebut nama tentu data dan dokumennya. Semua ini kan awalnya dari beliau (Susno),&amp;rdquo; terangnya.Ketika ditanya wartawan apakah akan ada upaya pemanggilan paksa terhadap Susno bila mangkir dari panggilan untuk kedua kalinya. Budi menjawab: &quot;Nantilah kan ada mekanismenya, kita gunakan prosedur awal dulu,&quot; pungkasnya.Seperti diketahui, Susno Duadji membeberkan dugaan adanya perwira tinggi Polri yang terlibat markus. Susno bahkan menyebut inisial nama perwira tinggi tersebut. &quot;Inisialnya sudah ada, nama-nama jenderalnya, yang pertama Brigjen E, Brigjen RE, Kombes E, dan Kompol A,&amp;rdquo; sebut Susno.(ful)</content:encoded></item></channel></rss>
