<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapal Perang Tak Akan Ditarik ke Pangkalan</title><description>Meski kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bisa dipastikan ditunda hingga Juni mendatang.Kapal perang tak akan ditarik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/19/340/314107/kapal-perang-tak-akan-ditarik-ke-pangkalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/19/340/314107/kapal-perang-tak-akan-ditarik-ke-pangkalan"/><item><title>Kapal Perang Tak Akan Ditarik ke Pangkalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/19/340/314107/kapal-perang-tak-akan-ditarik-ke-pangkalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/19/340/314107/kapal-perang-tak-akan-ditarik-ke-pangkalan</guid><pubDate>Jum'at 19 Maret 2010 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Tejo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/19/340/314107/Fd5wRIBOqn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.(foto:ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/19/340/314107/Fd5wRIBOqn.jpg</image><title>Ilustrasi.(foto:ist)</title></images><description>&amp;nbsp;SURABAYA - Meski kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bisa dipastikan ditunda hingga Juni mendatang, namun lima kapal perang milik Armada Timur (Armatim) TNI AL yang terlanjur disiagakan untuk pengamanan Obama tidak akan ditarik kembali ke pangkalan.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak masalah. Kelima kapal perang tersebut tetap akan berlayar melaksanakan operasi Arung Hiu 2010. Operasi ini adalah operasi penegakkan kedaulatan dan hukum di laut sampai tiga bulan yang akan datang,&quot; terang Kadispen Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Letkol Laut Toni Syaiful lewat pesan singkatnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, menjelang kedatangan Presiden Obama ke Indonesia, Armatim TNI AL menyatakan akan menggelar operasi yang tergabung dalam Operasi Arung Hiu. Operasi ini melibatkan 522 personel dengan melibatkan lima kapal perang, satu pesawat udara jenis Cassa U-624, satu Helly BO 105 NV-144, satu regu pasukan Marinir, satu tim pasukan katak, dan satu tim repair.
&amp;nbsp;
Selama operasi, kegiatan latihan yang akan dilaksanakan meliputi latihan tempur laut tingkat 3 dan melaksanakan penembakan di Pulau Gundul di sekitar perairan Semarang, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
Bentuk latihan meliputi operasi Intelijen, patroli Laut atau penyekatan laut, patroli udara, penghalauan atau membayangi, penghentian dan melakukan pemeriksaan serta penghancuran untuk menegakan kedaulatan dan hukum di wilayah perairan Indonesia Timur dalam rangka menjamin kepentingan nasioanal Negara Kesatuan Republik Indonesia.</description><content:encoded>&amp;nbsp;SURABAYA - Meski kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bisa dipastikan ditunda hingga Juni mendatang, namun lima kapal perang milik Armada Timur (Armatim) TNI AL yang terlanjur disiagakan untuk pengamanan Obama tidak akan ditarik kembali ke pangkalan.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak masalah. Kelima kapal perang tersebut tetap akan berlayar melaksanakan operasi Arung Hiu 2010. Operasi ini adalah operasi penegakkan kedaulatan dan hukum di laut sampai tiga bulan yang akan datang,&quot; terang Kadispen Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Letkol Laut Toni Syaiful lewat pesan singkatnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, menjelang kedatangan Presiden Obama ke Indonesia, Armatim TNI AL menyatakan akan menggelar operasi yang tergabung dalam Operasi Arung Hiu. Operasi ini melibatkan 522 personel dengan melibatkan lima kapal perang, satu pesawat udara jenis Cassa U-624, satu Helly BO 105 NV-144, satu regu pasukan Marinir, satu tim pasukan katak, dan satu tim repair.
&amp;nbsp;
Selama operasi, kegiatan latihan yang akan dilaksanakan meliputi latihan tempur laut tingkat 3 dan melaksanakan penembakan di Pulau Gundul di sekitar perairan Semarang, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
Bentuk latihan meliputi operasi Intelijen, patroli Laut atau penyekatan laut, patroli udara, penghalauan atau membayangi, penghentian dan melakukan pemeriksaan serta penghancuran untuk menegakan kedaulatan dan hukum di wilayah perairan Indonesia Timur dalam rangka menjamin kepentingan nasioanal Negara Kesatuan Republik Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
