<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Hal dari Muslim Indonesia untuk Obama</title><description>Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia dihujat sekaligus dinanti umat Islam. Setidaknya umat Islam akan menyampaikan tiga poin penting kepada Obama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/20/337/314383/tiga-hal-dari-muslim-indonesia-untuk-obama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/20/337/314383/tiga-hal-dari-muslim-indonesia-untuk-obama"/><item><title>Tiga Hal dari Muslim Indonesia untuk Obama</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/20/337/314383/tiga-hal-dari-muslim-indonesia-untuk-obama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/20/337/314383/tiga-hal-dari-muslim-indonesia-untuk-obama</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2010 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Ulfa Eleven Safa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/20/337/314383/UIdltLopvZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo tolak kedatangan Obama (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/20/337/314383/UIdltLopvZ.jpg</image><title>Demo tolak kedatangan Obama (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia dihujat sekaligus dinanti umat Islam. Setidaknya umat Islam akan menyampaikan tiga poin penting kepada Obama.&amp;nbsp;Pertama, umat Islam akan mempertanyakan standar ganda yang diterapkan Amerika Serikat dalam mengintervensi konflik panjang Israel dan Palestina. &quot;Umat Islam menilai, kebijakan AS tidak pernah lepas dari pengaruh lobi-lobi Yahudi,&quot; terang Ketua MUI H Amidan dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/3/2010).Mungkin, sambung dia, Indonesia bisa berperan serta dalam menangani konflik tersebut. &quot;Bisa saja Obama diajak komunikasi, siapa tahu Obama tidak menambah pasukan ke Taliban,&quot; imbuhnya.Kedua, AS dan sekutunya memang ingin menginvasi negara-negara Islam seperti di Irak dan Afghanistan. &quot;Hal ini sangat menyakiti hati umat Islam. Kita mau tunjukan ke Obama kita negara muslim, kenapa tidak dimulai ke Asean atau Indonesia, kalau mau perbaiki hubungan baik dengan dunia Islam,&quot; paparnya.Ketiga, umat Islam akan menyampaikan bahwa peran perusahaan pertambangan milik AS di Indonesia tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat Indonesia. &quot;Misalnya kontrak-kontrak kerja yang tidak adil bagi pekerja Indonesia yang harus diperbaiki,&quot; tutup Amidhan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia dihujat sekaligus dinanti umat Islam. Setidaknya umat Islam akan menyampaikan tiga poin penting kepada Obama.&amp;nbsp;Pertama, umat Islam akan mempertanyakan standar ganda yang diterapkan Amerika Serikat dalam mengintervensi konflik panjang Israel dan Palestina. &quot;Umat Islam menilai, kebijakan AS tidak pernah lepas dari pengaruh lobi-lobi Yahudi,&quot; terang Ketua MUI H Amidan dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/3/2010).Mungkin, sambung dia, Indonesia bisa berperan serta dalam menangani konflik tersebut. &quot;Bisa saja Obama diajak komunikasi, siapa tahu Obama tidak menambah pasukan ke Taliban,&quot; imbuhnya.Kedua, AS dan sekutunya memang ingin menginvasi negara-negara Islam seperti di Irak dan Afghanistan. &quot;Hal ini sangat menyakiti hati umat Islam. Kita mau tunjukan ke Obama kita negara muslim, kenapa tidak dimulai ke Asean atau Indonesia, kalau mau perbaiki hubungan baik dengan dunia Islam,&quot; paparnya.Ketiga, umat Islam akan menyampaikan bahwa peran perusahaan pertambangan milik AS di Indonesia tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat Indonesia. &quot;Misalnya kontrak-kontrak kerja yang tidak adil bagi pekerja Indonesia yang harus diperbaiki,&quot; tutup Amidhan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
