<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Korban: Dia Memang Niat Bunuh Anak Saya</title><description>Dugaan sempat adanya cekcok mulut antara pelaku dengan korban penusukan, Listya Magdalena, dibantah keluarga. Versi keluarga, insiden itu berlangsung tiba-tiba dan pelaku diduga memang berniat menghabisi korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/20/338/314354/ayah-korban-dia-memang-niat-bunuh-anak-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/20/338/314354/ayah-korban-dia-memang-niat-bunuh-anak-saya"/><item><title>Ayah Korban: Dia Memang Niat Bunuh Anak Saya</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/20/338/314354/ayah-korban-dia-memang-niat-bunuh-anak-saya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/20/338/314354/ayah-korban-dia-memang-niat-bunuh-anak-saya</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2010 09:46 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/20/338/314354/KsST6APeTW.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/20/338/314354/KsST6APeTW.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Dugaan sempat adanya cekcok mulut antara pelaku dengan korban penusukan, Listya Magdalena, dibantah keluarga. Versi keluarga, insiden itu berlangsung tiba-tiba dan pelaku diduga memang berniat menghabisi korban.Menurut ayah korban, Tan Koen Louw, pelaku meminta ikut di mobil Listya dan tiba-tiba menusuk korban saat tiba di Mal Puri Indah Kembangan menuju Mal Karawaci.&amp;ldquo;Pas disuruh turun di Mal Puri Indah Kembangan eh kayak gitu (melakukan penusukan). Sebelum nusuk itu dia sempat bertanya mana rem, mana kopling,  mana gasnya,&amp;rdquo; ungkap Obed, sapaan akrab Tan saat berbincang dengan okezone melalui telpon, Sabtu (20/3/2010).Obed menambahkan, menurut pengakuan Listya, antara keduanya tidak sempat ada pertengkaran sebelum insiden penusukan itu. &amp;ldquo;Saya nanya ke anak saya kenapa bisa seperti ini, terus dia jawab saya enggak salah apa-apa dan juga tidak berantem, setelah nanya rem itu terus enggak ada babibu langsung tusuk,&amp;rdquo; jelasnya.&amp;ldquo;Kalau saya liat dari perkataannya yang nanya rem, kopling, itu menurut saya memang sengaja ingin bunuh anak saya,&amp;rdquo; terkanya.Listya menjadi korban penusukan oleh temannya sendiri bernama Maisya Natalia (18). Sedikitnya 17 luka tusuk mendarat di dada dan tangan korban. Polisi pun telah menetapkan Maisya sebagai tersangka dalam peristiwa tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Dugaan sempat adanya cekcok mulut antara pelaku dengan korban penusukan, Listya Magdalena, dibantah keluarga. Versi keluarga, insiden itu berlangsung tiba-tiba dan pelaku diduga memang berniat menghabisi korban.Menurut ayah korban, Tan Koen Louw, pelaku meminta ikut di mobil Listya dan tiba-tiba menusuk korban saat tiba di Mal Puri Indah Kembangan menuju Mal Karawaci.&amp;ldquo;Pas disuruh turun di Mal Puri Indah Kembangan eh kayak gitu (melakukan penusukan). Sebelum nusuk itu dia sempat bertanya mana rem, mana kopling,  mana gasnya,&amp;rdquo; ungkap Obed, sapaan akrab Tan saat berbincang dengan okezone melalui telpon, Sabtu (20/3/2010).Obed menambahkan, menurut pengakuan Listya, antara keduanya tidak sempat ada pertengkaran sebelum insiden penusukan itu. &amp;ldquo;Saya nanya ke anak saya kenapa bisa seperti ini, terus dia jawab saya enggak salah apa-apa dan juga tidak berantem, setelah nanya rem itu terus enggak ada babibu langsung tusuk,&amp;rdquo; jelasnya.&amp;ldquo;Kalau saya liat dari perkataannya yang nanya rem, kopling, itu menurut saya memang sengaja ingin bunuh anak saya,&amp;rdquo; terkanya.Listya menjadi korban penusukan oleh temannya sendiri bernama Maisya Natalia (18). Sedikitnya 17 luka tusuk mendarat di dada dan tangan korban. Polisi pun telah menetapkan Maisya sebagai tersangka dalam peristiwa tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
