<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Tenggak Miras 24 Jam Nonstop </title><description>Pengurus TPU Rawa Buaya M Hari mengatakan, puluhan warga yang terlibat pesta miras mulai minum sejak Kamis hingga Jumat pagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/20/338/314402/korban-tewas-tenggak-miras-24-jam-nonstop</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/20/338/314402/korban-tewas-tenggak-miras-24-jam-nonstop"/><item><title>Korban Tewas Tenggak Miras 24 Jam Nonstop </title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/20/338/314402/korban-tewas-tenggak-miras-24-jam-nonstop</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/20/338/314402/korban-tewas-tenggak-miras-24-jam-nonstop</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2010 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/20/338/314402/8owji2DOkK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesta miras (foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/20/338/314402/8owji2DOkK.jpg</image><title>Pesta miras (foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pengurus TPU Rawa Buaya M Hari mengatakan, puluhan warga yang terlibat pesta miras mulai minum sejak Kamis hingga Jumat pagi.&amp;nbsp;Mereka mencampur beberapa jenis minuman keras. Menurut Hari, awalnya mereka minum di Pasar Bojong, Jalan Cabe Rawit, lalu pindah ke TPU Rawa Buaya, Jalan H Alimin RT 5 RW 11, Keluarahan Rawa Buaya, Cengkareng.&quot;Setelah pesta miras, dua orang tewas di lokasi, yakni Sobur Ramdani dan Sarjono. Lalu Nursafaat dan Inan menyusul tewas kemudian,&quot; papar Hari kepada okezone, Sabtu (20/3/2010).Hari menjelaskan, keempat orang yang tewas itu minum miras nonstop 24 jam. &quot;Warga jadi resah, kesal, dan malu juga liat ulah mereka. Akhirnya, jadi geger pas ada yang tewas,&quot; ungkapnya.Dia menambahkan, tiga orang yang meninggal sudah dikubur di TPU Rawa Buaya, tak jauh dari lokasi yang dijadikan ajang pesta miras itu. &quot;Tiga orang warga yang tewas di makamkan di sini, kecuali Inan masih berada di RSCM,&quot; imbuhnya.Saat ditanya ada acara apa mereka menggelar pesta miras, Hari mengatakan tidak tahu. &quot;Mereka mabuk enggak tahu ada acara apa, tapi yang ikut dari anak-anak, remaja, sampai orangtua,&quot; ujarnya.Kejadian yang memakan korban jiwa ini, kata dia, baru pertama kali. Kendati demikian, di sekitar pasar memang kerap ada yang minum-minum. &quot;Engak ada mistik di TPU ini,&quot; tandas Hari yang menyangkal kematian empat orang warga itu karena tertulah kuburan melainkan murni akibat miras.&amp;nbsp; (ram)</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus TPU Rawa Buaya M Hari mengatakan, puluhan warga yang terlibat pesta miras mulai minum sejak Kamis hingga Jumat pagi.&amp;nbsp;Mereka mencampur beberapa jenis minuman keras. Menurut Hari, awalnya mereka minum di Pasar Bojong, Jalan Cabe Rawit, lalu pindah ke TPU Rawa Buaya, Jalan H Alimin RT 5 RW 11, Keluarahan Rawa Buaya, Cengkareng.&quot;Setelah pesta miras, dua orang tewas di lokasi, yakni Sobur Ramdani dan Sarjono. Lalu Nursafaat dan Inan menyusul tewas kemudian,&quot; papar Hari kepada okezone, Sabtu (20/3/2010).Hari menjelaskan, keempat orang yang tewas itu minum miras nonstop 24 jam. &quot;Warga jadi resah, kesal, dan malu juga liat ulah mereka. Akhirnya, jadi geger pas ada yang tewas,&quot; ungkapnya.Dia menambahkan, tiga orang yang meninggal sudah dikubur di TPU Rawa Buaya, tak jauh dari lokasi yang dijadikan ajang pesta miras itu. &quot;Tiga orang warga yang tewas di makamkan di sini, kecuali Inan masih berada di RSCM,&quot; imbuhnya.Saat ditanya ada acara apa mereka menggelar pesta miras, Hari mengatakan tidak tahu. &quot;Mereka mabuk enggak tahu ada acara apa, tapi yang ikut dari anak-anak, remaja, sampai orangtua,&quot; ujarnya.Kejadian yang memakan korban jiwa ini, kata dia, baru pertama kali. Kendati demikian, di sekitar pasar memang kerap ada yang minum-minum. &quot;Engak ada mistik di TPU ini,&quot; tandas Hari yang menyangkal kematian empat orang warga itu karena tertulah kuburan melainkan murni akibat miras.&amp;nbsp; (ram)</content:encoded></item></channel></rss>
