<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mabes Polri Puasa Komentar Soal Susno</title><description>Setelah pernyataan mantan Kabareskrim Komjen Pol Sosno Duadji yang menyebutkan adanya dugaan praktik mafia kasus di lingkungan Polri, Mabes polri mengaku ingin berpuasa komentar soal Susno.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/20/339/314352/mabes-polri-puasa-komentar-soal-susno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/20/339/314352/mabes-polri-puasa-komentar-soal-susno"/><item><title>Mabes Polri Puasa Komentar Soal Susno</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/20/339/314352/mabes-polri-puasa-komentar-soal-susno</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/20/339/314352/mabes-polri-puasa-komentar-soal-susno</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2010 09:42 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/20/339/314352/KkHmRQJ51U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petinggi Mabes Polri (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/20/339/314352/KkHmRQJ51U.jpg</image><title>Petinggi Mabes Polri (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Setelah pernyataan mantan Kabareskrim Komjen Pol Sosno Duadji yang menyebutkan adanya dugaan praktik mafia kasus di lingkungan Polri, Mabes polri mengaku ingin berpuasa komentar soal Susno.
&amp;nbsp;
&quot;Saya enggak mau tanggapi apa pun itu,&quot; ungkap Kadivhumas Irjen Pol Edward Aritonang saat dihubungi okezone, Sabtu (20/3/2010).
&amp;nbsp;
Dia mengaku tidak ingin permasalahan ini jadi melebar karena berkomentar di media massa. &quot;Biarkan mekanisme hukum yang tengah berjalan,&quot; ujar Edward.
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, cukup dengan rilis kemarin saja. &quot;Saya enggak mau berpolemik. Saya mau tenang. Supaya tidak terganggu mekanisme yang sedang berjalan,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, nama mantan Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Edmond Ilyas disebut-sebut sebagai markus di Mabes Polri siap menempuh jalur hukum. Dia menjelaskan, penerimaan uang yang disebut mantan Kabareskrim Susno Duadji atas uang pajak senilai Rp25 miliar kepada dirinya tidaklah benar.
&amp;nbsp;
Dalam pertemuan dengan wartawan, Susno sempat menyebut inisial dua pati Mabes Polri yang diduga terlibat markus. Mereka diduga kecipratan uang dari pajak sebesar Rp25 miliar milik seseorang berinisial AK.
&amp;nbsp;
Inisial yang disebut oleh Susno adalah Brigjen E, Brigjen RE, Kombes E, dan Kompol A. Inisial Brigjen RE dikaitkan dengan nama Brigjen Raja Erizman, sedangkan Brigjen E diduga adalah Brigjen Edmond Ilyas.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah pernyataan mantan Kabareskrim Komjen Pol Sosno Duadji yang menyebutkan adanya dugaan praktik mafia kasus di lingkungan Polri, Mabes polri mengaku ingin berpuasa komentar soal Susno.
&amp;nbsp;
&quot;Saya enggak mau tanggapi apa pun itu,&quot; ungkap Kadivhumas Irjen Pol Edward Aritonang saat dihubungi okezone, Sabtu (20/3/2010).
&amp;nbsp;
Dia mengaku tidak ingin permasalahan ini jadi melebar karena berkomentar di media massa. &quot;Biarkan mekanisme hukum yang tengah berjalan,&quot; ujar Edward.
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, cukup dengan rilis kemarin saja. &quot;Saya enggak mau berpolemik. Saya mau tenang. Supaya tidak terganggu mekanisme yang sedang berjalan,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, nama mantan Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Edmond Ilyas disebut-sebut sebagai markus di Mabes Polri siap menempuh jalur hukum. Dia menjelaskan, penerimaan uang yang disebut mantan Kabareskrim Susno Duadji atas uang pajak senilai Rp25 miliar kepada dirinya tidaklah benar.
&amp;nbsp;
Dalam pertemuan dengan wartawan, Susno sempat menyebut inisial dua pati Mabes Polri yang diduga terlibat markus. Mereka diduga kecipratan uang dari pajak sebesar Rp25 miliar milik seseorang berinisial AK.
&amp;nbsp;
Inisial yang disebut oleh Susno adalah Brigjen E, Brigjen RE, Kombes E, dan Kompol A. Inisial Brigjen RE dikaitkan dengan nama Brigjen Raja Erizman, sedangkan Brigjen E diduga adalah Brigjen Edmond Ilyas.</content:encoded></item></channel></rss>
