<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Biaya, Remaja Kena DBD Diinfus di Rumah</title><description>Malang benar nasib remaja 14 tahun yang menderita demam berdarah ini. Lantaran tak punya biaya, dia terpaksa diinfus di rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/21/338/314555/tak-ada-biaya-remaja-kena-dbd-diinfus-di-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/03/21/338/314555/tak-ada-biaya-remaja-kena-dbd-diinfus-di-rumah"/><item><title>Tak Ada Biaya, Remaja Kena DBD Diinfus di Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/03/21/338/314555/tak-ada-biaya-remaja-kena-dbd-diinfus-di-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/03/21/338/314555/tak-ada-biaya-remaja-kena-dbd-diinfus-di-rumah</guid><pubDate>Minggu 21 Maret 2010 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tedi Suteja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/21/338/314555/2Urec45cCZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: IDI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/21/338/314555/2Urec45cCZ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: IDI)</title></images><description> BEKASI - Malang benar nasib remaja 14 tahun yang menderita demam berdarah ini. Lantaran tak punya biaya, dia terpaksa diinfus di rumah.Najib Fahrul Roji yang juga siswa Kelas IX SMP Negeri 6 Pondok Gede, Bekasi ini hanya terbujur lemas di tempat tidurnya.Orangtua Najib pernah membawa anaknya ke RS Budi Asih, Cawang, Jakarta Timur dengan harapan biaya perawatan anaknya tidak akan besar. Namun saat itu, rumah sakit menolak dengan alasan tidak ada kamar kosong.Menurut Mariyani, ibu Najib, Minggu (21/3/2010), anaknya hanya menjalani pemeriksaan darah di Rumah Sakit Budi Asih. Niat orangtua untuk membawa Najib ke rumah sakit lain terbentur alasan biaya.Warga Gang Bahagia, Jalan Jati Waringin Raya, Pondok Gede, Kota Bekasi, ini pun akhirnya dirawat seadanya di rumah.Anak pasangan Murdani (46) dan Mariyani (37) ini sudah lima hari menderita demam berdarah. Jika kondisinya tidak ada perbaikan, najib terancam tidak bisa mengikuti UN Senin, 29 Maret mendatang.</description><content:encoded> BEKASI - Malang benar nasib remaja 14 tahun yang menderita demam berdarah ini. Lantaran tak punya biaya, dia terpaksa diinfus di rumah.Najib Fahrul Roji yang juga siswa Kelas IX SMP Negeri 6 Pondok Gede, Bekasi ini hanya terbujur lemas di tempat tidurnya.Orangtua Najib pernah membawa anaknya ke RS Budi Asih, Cawang, Jakarta Timur dengan harapan biaya perawatan anaknya tidak akan besar. Namun saat itu, rumah sakit menolak dengan alasan tidak ada kamar kosong.Menurut Mariyani, ibu Najib, Minggu (21/3/2010), anaknya hanya menjalani pemeriksaan darah di Rumah Sakit Budi Asih. Niat orangtua untuk membawa Najib ke rumah sakit lain terbentur alasan biaya.Warga Gang Bahagia, Jalan Jati Waringin Raya, Pondok Gede, Kota Bekasi, ini pun akhirnya dirawat seadanya di rumah.Anak pasangan Murdani (46) dan Mariyani (37) ini sudah lima hari menderita demam berdarah. Jika kondisinya tidak ada perbaikan, najib terancam tidak bisa mengikuti UN Senin, 29 Maret mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
