<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lumpur di Kampung Cieunteung Mencapai 1 Meter</title><description>Banjir di Kampung Cieunteung Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung kini sudah mulai surut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/04/340/319118/lumpur-di-kampung-cieunteung-mencapai-1-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/04/04/340/319118/lumpur-di-kampung-cieunteung-mencapai-1-meter"/><item><title>Lumpur di Kampung Cieunteung Mencapai 1 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/04/340/319118/lumpur-di-kampung-cieunteung-mencapai-1-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/04/04/340/319118/lumpur-di-kampung-cieunteung-mencapai-1-meter</guid><pubDate>Minggu 04 April 2010 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/04/340/319118/Oi8N1ZHZ1l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.(foto: dok SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/04/340/319118/Oi8N1ZHZ1l.jpg</image><title>Ilustrasi.(foto: dok SI)</title></images><description>BANDUNG - Banjir di Kampung Cieunteung Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung kini sudah mulai surut. Namun, lumpur sisa banjir di kampung tersebut masih menggenangi rumah warga. Rata-rata, kedalaman lumpur mencapai 1 meter. Kedalaman lumpur terparah terjadi di jalan perkampungan.Sekarang banjir sudah mulai surut. Namun sekarang yang jadi persoalan adalah lumpur. Ketinggian lumpur mencapai 1 meter, terutama di jalan utama perkampungan, kata Ketua RW 20 Kampung Cieunteung Jaja, saat dihubungi wartawan, Minggu (4/4/2010).Sebelumnya, Lurah Baleendah Heru Kiatno mengatakan, banjir kali ini terhitung cukup lama dan membuat berbagai aktivitas warga terganggu.&quot;Jika dibanding banjir-banjir sebelumnya, banjir yang sekarang paling parah. Selain itu, yang membedakan adalah volume lumpur yang sangat banyak di lokasi banjir. Ketinggian lumpur mencapai 1 meter,&quot; kata Heru.Heru mengatakan, banjir lumpur ini merupakan kali pertama terjadi di Baleendah pada tahun ini. Menurut dia, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengatasinya.&quot;Salah satunya dengan menyiapkan alat berat untuk mengeruk lumpur yang mengendap. Sekarang tinggal menunggu waktu saja kapan alat berat akan digunakan,&quot; kata Heru.</description><content:encoded>BANDUNG - Banjir di Kampung Cieunteung Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung kini sudah mulai surut. Namun, lumpur sisa banjir di kampung tersebut masih menggenangi rumah warga. Rata-rata, kedalaman lumpur mencapai 1 meter. Kedalaman lumpur terparah terjadi di jalan perkampungan.Sekarang banjir sudah mulai surut. Namun sekarang yang jadi persoalan adalah lumpur. Ketinggian lumpur mencapai 1 meter, terutama di jalan utama perkampungan, kata Ketua RW 20 Kampung Cieunteung Jaja, saat dihubungi wartawan, Minggu (4/4/2010).Sebelumnya, Lurah Baleendah Heru Kiatno mengatakan, banjir kali ini terhitung cukup lama dan membuat berbagai aktivitas warga terganggu.&quot;Jika dibanding banjir-banjir sebelumnya, banjir yang sekarang paling parah. Selain itu, yang membedakan adalah volume lumpur yang sangat banyak di lokasi banjir. Ketinggian lumpur mencapai 1 meter,&quot; kata Heru.Heru mengatakan, banjir lumpur ini merupakan kali pertama terjadi di Baleendah pada tahun ini. Menurut dia, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengatasinya.&quot;Salah satunya dengan menyiapkan alat berat untuk mengeruk lumpur yang mengendap. Sekarang tinggal menunggu waktu saja kapan alat berat akan digunakan,&quot; kata Heru.</content:encoded></item></channel></rss>
