<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Tanggap Darurat Pascagempa Aceh &amp; Sumut</title><description>Gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sumatera Utara dan Aceh, tidak menimbulkan korban jiwa. Kerusakan bangunan dan infrastruktur di dua provinsi itu pun minim.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/07/340/320235/tak-ada-tanggap-darurat-pascagempa-aceh-sumut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/04/07/340/320235/tak-ada-tanggap-darurat-pascagempa-aceh-sumut"/><item><title>Tak Ada Tanggap Darurat Pascagempa Aceh &amp; Sumut</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/07/340/320235/tak-ada-tanggap-darurat-pascagempa-aceh-sumut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/04/07/340/320235/tak-ada-tanggap-darurat-pascagempa-aceh-sumut</guid><pubDate>Rabu 07 April 2010 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/07/340/320235/4RlnHIovfv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Kerusakan Pasca Tsunami di Aceh (Foto: daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/07/340/320235/4RlnHIovfv.jpg</image><title>Ilustrasi Kerusakan Pasca Tsunami di Aceh (Foto: daylife)</title></images><description>JAKARTA - Gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sumatera Utara dan Aceh, tidak menimbulkan korban jiwa. Kerusakan bangunan dan infrastruktur di dua provinsi itu pun minim.
&amp;nbsp;
Karena itu, pemerintah belum menetapkan status tanggap darurat di lokasi bencana tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Belum diumumkan sama pemerintah daerah, tapi saya pikir nggak, sebab yang rusak itu rumah-rumah juga nggak banyak, yang luka berat empat orang, semua 12 di rumah sakit,&quot; kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri usai mengantar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berangkat ke Hanoi, Vietnam, melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2010).
&amp;nbsp;
Selain itu, menurut dia, dari laporan yang diterima, jumlah bantuan warga yang mengungsi di kantor-kantor kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, masih memadai.
&amp;nbsp;
&quot;Ngga ada masalah. Kalau 7,2 itu kan luar biasa, kalau terjadi begitu kan satu hal, ya kita bersyukurlah sama Allah, sudara kita dijaga kita semua,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun menambahkan, meski sudah ada teknologi canggih, namun gempa tetap tidak bisa diprediksi. Karena itu, masyarakat memang diberi latihan-latihan untuk menghadapi gempa.
&amp;nbsp;
&quot;Tapi memang pas terjadi gempa kan mereka keluar rumah, ya rumah-rumah yang rusak berat, mereka cuma luka ringan, karena masih gelap di sana, sebagian mungkin masih tidur juga. Tapi bersyukur lah,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sumatera Utara dan Aceh, tidak menimbulkan korban jiwa. Kerusakan bangunan dan infrastruktur di dua provinsi itu pun minim.
&amp;nbsp;
Karena itu, pemerintah belum menetapkan status tanggap darurat di lokasi bencana tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Belum diumumkan sama pemerintah daerah, tapi saya pikir nggak, sebab yang rusak itu rumah-rumah juga nggak banyak, yang luka berat empat orang, semua 12 di rumah sakit,&quot; kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri usai mengantar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berangkat ke Hanoi, Vietnam, melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2010).
&amp;nbsp;
Selain itu, menurut dia, dari laporan yang diterima, jumlah bantuan warga yang mengungsi di kantor-kantor kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, masih memadai.
&amp;nbsp;
&quot;Ngga ada masalah. Kalau 7,2 itu kan luar biasa, kalau terjadi begitu kan satu hal, ya kita bersyukurlah sama Allah, sudara kita dijaga kita semua,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun menambahkan, meski sudah ada teknologi canggih, namun gempa tetap tidak bisa diprediksi. Karena itu, masyarakat memang diberi latihan-latihan untuk menghadapi gempa.
&amp;nbsp;
&quot;Tapi memang pas terjadi gempa kan mereka keluar rumah, ya rumah-rumah yang rusak berat, mereka cuma luka ringan, karena masih gelap di sana, sebagian mungkin masih tidur juga. Tapi bersyukur lah,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
