<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trah Soekarno Masih Perlu Matangkan Diri</title><description>Nasib Puan Maharani ternyata tak seperti yang gencar diembuskan sebelum Kongres III PDI Perjuangan di Bali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/09/339/320798/trah-soekarno-masih-perlu-matangkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/04/09/339/320798/trah-soekarno-masih-perlu-matangkan-diri"/><item><title>Trah Soekarno Masih Perlu Matangkan Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/09/339/320798/trah-soekarno-masih-perlu-matangkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/04/09/339/320798/trah-soekarno-masih-perlu-matangkan-diri</guid><pubDate>Jum'at 09 April 2010 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Lamtiur Kristin Natalia Malau</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/09/339/320798/FLbkDlWz1N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/09/339/320798/FLbkDlWz1N.jpg</image><title>Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Nasib Puan Maharani ternyata tak seperti yang gencar diembuskan sebelum Kongres III PDI Perjuangan di Bali. Putri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri itu ternyata tidak dipilih menjadi sekjen.
&amp;nbsp;
Megawati ternyata lebih memilih Tjahjo Kumolo. Padahal, nama politisi senior PDIP itu nyaris tak terdengar dalam gembar-gembor bursa calon sekjen.
&amp;nbsp;
&quot;Keputusan dalam kongres itu kewenangan ketua umum. Ini kekuatan kolektif. Musyawarah mufakat untuk mengambil keputusan partai,&quot; terang Wasekjen DPP PDIP Hasto Kristianto saat dikonfirmasi okezone, Jumat (9/4/2010).
&amp;nbsp;
Namun Hasto membantah tidak adanya regenerasi di tubuh PDIP. Menurut dia, Megawati justru sadar betul akan pentingnya regenerasi di partai berlambang banteng moncong putih itu.
&amp;nbsp;
Regenerasi, lanjut Hasto, tak hanya terbatas berlaku bagi keturunan Soekarno saja, melainkan terbuka bagi semua generasi muda yang siap terjun ke dunia politik.
&amp;nbsp;
&quot;Regenerasi itu penting dan sistemik. Imbauan Ibu Megawati sudah jelas, bahwa semua tunas muda harus mempersiapkan diri,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Nasib Puan Maharani ternyata tak seperti yang gencar diembuskan sebelum Kongres III PDI Perjuangan di Bali. Putri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri itu ternyata tidak dipilih menjadi sekjen.
&amp;nbsp;
Megawati ternyata lebih memilih Tjahjo Kumolo. Padahal, nama politisi senior PDIP itu nyaris tak terdengar dalam gembar-gembor bursa calon sekjen.
&amp;nbsp;
&quot;Keputusan dalam kongres itu kewenangan ketua umum. Ini kekuatan kolektif. Musyawarah mufakat untuk mengambil keputusan partai,&quot; terang Wasekjen DPP PDIP Hasto Kristianto saat dikonfirmasi okezone, Jumat (9/4/2010).
&amp;nbsp;
Namun Hasto membantah tidak adanya regenerasi di tubuh PDIP. Menurut dia, Megawati justru sadar betul akan pentingnya regenerasi di partai berlambang banteng moncong putih itu.
&amp;nbsp;
Regenerasi, lanjut Hasto, tak hanya terbatas berlaku bagi keturunan Soekarno saja, melainkan terbuka bagi semua generasi muda yang siap terjun ke dunia politik.
&amp;nbsp;
&quot;Regenerasi itu penting dan sistemik. Imbauan Ibu Megawati sudah jelas, bahwa semua tunas muda harus mempersiapkan diri,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
