<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Guruh: Kabinet Mega Dikelilingi Kader Pragmatis</title><description>Kabinet Megawati Soekarnpputri sulit diharapkan bisa mengemban cita-cita sebagai partai ideologis karena didominasi kader-kader pragmatis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/10/339/321171/guruh-kabinet-mega-dikelilingi-kader-pragmatis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/04/10/339/321171/guruh-kabinet-mega-dikelilingi-kader-pragmatis"/><item><title>Guruh: Kabinet Mega Dikelilingi Kader Pragmatis</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/10/339/321171/guruh-kabinet-mega-dikelilingi-kader-pragmatis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/04/10/339/321171/guruh-kabinet-mega-dikelilingi-kader-pragmatis</guid><pubDate>Sabtu 10 April 2010 03:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/10/339/321171/lQlkHXmbaz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guruh Soekarnoputra (Foto: Spotainment)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/10/339/321171/lQlkHXmbaz.jpg</image><title>Guruh Soekarnoputra (Foto: Spotainment)</title></images><description>DENPASAR - Kabinet Megawati Soekarnpputri sulit diharapkan bisa mengemban cita-cita sebagai partai ideologis karena didominasi kader-kader pragmatis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kebanyakan pragmatis ya, tapi saya tidak mau menyebut siapa itu karena tidak etis. Tapi saya melihat banyak kader-kader prgmatis,&amp;rdquo; kata Guruh Soekarnoputra saat jumpa pers di Hotel Segara Villages, Sanur, Jumat (9/4/2010).
&amp;nbsp;
Menurut Guruh, orang-orang&amp;nbsp; yang dipilih Mega duduk di kepengurusan DPP PDIP periode 2010-2015, lebih banyak berpikiran pragmatis ketimbang membesarkan partai. &amp;ldquo;Memang jarang sekali orang yang faham betul dengan ideologi, ucapnya.
&amp;nbsp;
Disinggung apakah kader partai yang pragmatis termasuk kakak kandungnya Mega, Guruh tidak mau mengomentari.
&amp;nbsp;
Terhadap susunan kabinet Mega, dimana dirinya tidak masuk sebagai pengurus, Guruh mengaku tidak kecewa.
&amp;nbsp;
Dia mengaku masih perlu memikirkan dan berdialog panjang jika dirinya ditawari masuk ke Majelis Ideologi yang sampai saat ini masih kosong kepengurusannya. 
&amp;nbsp;
Guruh mengaku jika ada waktu akan menyampaikan keinginananya kepada Mega.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya sampaikan bahwa saya bisa gantikan Mbak Mega, bukan untuk menggusur Mbak Mega. Saya hanya ingin memperjuangkan partai,&amp;rdquo; dalihnya.&amp;nbsp; 
&amp;nbsp;
Ditanya sikap dia, menyusul tidak dilibatkannya dalm Kongres III, Guruh menyatakan dia akan tetap berjuang bersama rakyat. &amp;ldquo;Banyak kok yang mendukung saya untuk membesarkan PDIP. Hak-hak rakyat seperti para pengurus ranting tidak digubris, karena elit-elitnya pragmatis,&amp;rdquo; tudingnya.
&amp;nbsp;
Meski demikian Guruh mengaku tidak akan menggugat hasil kongres. &amp;ldquo;Biar rakyat sendiri yang menggugat seperti sudah dilakukan kader-kader di bawah&amp;nbsp; Sumedang, Jabar, dan Jakarta Selatan,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>DENPASAR - Kabinet Megawati Soekarnpputri sulit diharapkan bisa mengemban cita-cita sebagai partai ideologis karena didominasi kader-kader pragmatis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kebanyakan pragmatis ya, tapi saya tidak mau menyebut siapa itu karena tidak etis. Tapi saya melihat banyak kader-kader prgmatis,&amp;rdquo; kata Guruh Soekarnoputra saat jumpa pers di Hotel Segara Villages, Sanur, Jumat (9/4/2010).
&amp;nbsp;
Menurut Guruh, orang-orang&amp;nbsp; yang dipilih Mega duduk di kepengurusan DPP PDIP periode 2010-2015, lebih banyak berpikiran pragmatis ketimbang membesarkan partai. &amp;ldquo;Memang jarang sekali orang yang faham betul dengan ideologi, ucapnya.
&amp;nbsp;
Disinggung apakah kader partai yang pragmatis termasuk kakak kandungnya Mega, Guruh tidak mau mengomentari.
&amp;nbsp;
Terhadap susunan kabinet Mega, dimana dirinya tidak masuk sebagai pengurus, Guruh mengaku tidak kecewa.
&amp;nbsp;
Dia mengaku masih perlu memikirkan dan berdialog panjang jika dirinya ditawari masuk ke Majelis Ideologi yang sampai saat ini masih kosong kepengurusannya. 
&amp;nbsp;
Guruh mengaku jika ada waktu akan menyampaikan keinginananya kepada Mega.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya sampaikan bahwa saya bisa gantikan Mbak Mega, bukan untuk menggusur Mbak Mega. Saya hanya ingin memperjuangkan partai,&amp;rdquo; dalihnya.&amp;nbsp; 
&amp;nbsp;
Ditanya sikap dia, menyusul tidak dilibatkannya dalm Kongres III, Guruh menyatakan dia akan tetap berjuang bersama rakyat. &amp;ldquo;Banyak kok yang mendukung saya untuk membesarkan PDIP. Hak-hak rakyat seperti para pengurus ranting tidak digubris, karena elit-elitnya pragmatis,&amp;rdquo; tudingnya.
&amp;nbsp;
Meski demikian Guruh mengaku tidak akan menggugat hasil kongres. &amp;ldquo;Biar rakyat sendiri yang menggugat seperti sudah dilakukan kader-kader di bawah&amp;nbsp; Sumedang, Jabar, dan Jakarta Selatan,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
