<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dihadiri 20 Negara, Solo jadi Tuan Rumah ASEM</title><description>Sebanyak 20 negara Asia dan Eropa sudah menyatakan kehadirannya dalam ASEM di Solo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/12/340/321889/dihadiri-20-negara-solo-jadi-tuan-rumah-asem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/04/12/340/321889/dihadiri-20-negara-solo-jadi-tuan-rumah-asem"/><item><title>Dihadiri 20 Negara, Solo jadi Tuan Rumah ASEM</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/12/340/321889/dihadiri-20-negara-solo-jadi-tuan-rumah-asem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/04/12/340/321889/dihadiri-20-negara-solo-jadi-tuan-rumah-asem</guid><pubDate>Senin 12 April 2010 22:54 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>SOLO - Sebanyak 20 negara Asia dan Eropa sudah menyatakan kehadirannya dalam Preparatory Senior Official Meeting Asia Europe Culture Ministers (ASEM) atau pertemuan pendahuluan Dirjen Kebudayaan dan Pariwisata dari Negara-negara Asia dan Eropa, di Solo.
&amp;nbsp;
Ke 20 negara tersebut di antaranya Perancis, Jerman, Korea, Brunai Darusalam, Malaysia, Jepang, China Monggolia, termasuk Polandia dan tuan rumah Indonesia akan membahas berbagai hal di antarannya menjalin kerjasama seluas-luasnya dalam bidang politik, ekonomi, budaya, serta mengakui keberagamaan budaya yang dimiliki Negara-negara Asia dan Eropa.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Diharapkan dalam kerjasama ini, terbentuk tiga pilar utama yaitu dalam bidang politik dengan terciptannya keamanan di Negara-negara yang tergabung dalam ASEM, serta terjalin keseimbangan ekonomi dengan terjalinnya perdagangan dan kepercayaan menanamkan investasi di Negara-negara ASEM,&amp;rdquo; jelas Ketua penyelenggara ASEM, Ridwan Mahzun, dalam jumpa pers, di Loji Gandrung Rumdin Walikota Solo,Jalan Selamet Riyadi, Senin (12/4/2010).
&amp;nbsp;
Ditambahkan Ridwan, semula sempat muncul kekhawatiran tersendiri bila pertemuan pendahuluan Dirjen Kebudayaan negara-negara Asia Eropa di Solo ini akan dibatalkan, seiring tewasnya Presiden Polandia dalam kecelakaan pesawat. &amp;ldquo;Namun, pertemuan ini tetap disenggarakan,bahkan Polandia sendiri,menyatakan akan hadir dalam pertemuan di Solo ini,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Menurut Ridwan, hasil pertemuan pendahulan di Solo ini, akan menjadi modal selanjutnya dalam pertemuan para Menteri dari Negara-negara Asia Eropa yang direncanakan akan digelar di Polandia.
&amp;nbsp;
Tujuan pertemuan itu sendiri, tambah Ridwan, akan membahas Heritage Awareness, Intercultural dialog Heritage Poliches, Heritage and Developmen Managing History Cities dan Heritage and Contemporary Threats.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Selain itu juga akan membahas draft empat tahun berdirinya ASEM, CMM dan program, membahas Concept paper serta membahas Definisi Co-Chair dan Co-Sponsor.
Bagi Indonesia,&amp;rdquo; tambah Ridwan.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>SOLO - Sebanyak 20 negara Asia dan Eropa sudah menyatakan kehadirannya dalam Preparatory Senior Official Meeting Asia Europe Culture Ministers (ASEM) atau pertemuan pendahuluan Dirjen Kebudayaan dan Pariwisata dari Negara-negara Asia dan Eropa, di Solo.
&amp;nbsp;
Ke 20 negara tersebut di antaranya Perancis, Jerman, Korea, Brunai Darusalam, Malaysia, Jepang, China Monggolia, termasuk Polandia dan tuan rumah Indonesia akan membahas berbagai hal di antarannya menjalin kerjasama seluas-luasnya dalam bidang politik, ekonomi, budaya, serta mengakui keberagamaan budaya yang dimiliki Negara-negara Asia dan Eropa.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Diharapkan dalam kerjasama ini, terbentuk tiga pilar utama yaitu dalam bidang politik dengan terciptannya keamanan di Negara-negara yang tergabung dalam ASEM, serta terjalin keseimbangan ekonomi dengan terjalinnya perdagangan dan kepercayaan menanamkan investasi di Negara-negara ASEM,&amp;rdquo; jelas Ketua penyelenggara ASEM, Ridwan Mahzun, dalam jumpa pers, di Loji Gandrung Rumdin Walikota Solo,Jalan Selamet Riyadi, Senin (12/4/2010).
&amp;nbsp;
Ditambahkan Ridwan, semula sempat muncul kekhawatiran tersendiri bila pertemuan pendahuluan Dirjen Kebudayaan negara-negara Asia Eropa di Solo ini akan dibatalkan, seiring tewasnya Presiden Polandia dalam kecelakaan pesawat. &amp;ldquo;Namun, pertemuan ini tetap disenggarakan,bahkan Polandia sendiri,menyatakan akan hadir dalam pertemuan di Solo ini,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Menurut Ridwan, hasil pertemuan pendahulan di Solo ini, akan menjadi modal selanjutnya dalam pertemuan para Menteri dari Negara-negara Asia Eropa yang direncanakan akan digelar di Polandia.
&amp;nbsp;
Tujuan pertemuan itu sendiri, tambah Ridwan, akan membahas Heritage Awareness, Intercultural dialog Heritage Poliches, Heritage and Developmen Managing History Cities dan Heritage and Contemporary Threats.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Selain itu juga akan membahas draft empat tahun berdirinya ASEM, CMM dan program, membahas Concept paper serta membahas Definisi Co-Chair dan Co-Sponsor.
Bagi Indonesia,&amp;rdquo; tambah Ridwan.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
