<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Minta Media Akurat Beritakan Bentrok Koja</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau kepada insan pers agar terus memberitakan bentrok koja dengan data yang akurat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/15/338/322806/sby-minta-media-akurat-beritakan-bentrok-koja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/04/15/338/322806/sby-minta-media-akurat-beritakan-bentrok-koja"/><item><title>SBY Minta Media Akurat Beritakan Bentrok Koja</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/15/338/322806/sby-minta-media-akurat-beritakan-bentrok-koja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/04/15/338/322806/sby-minta-media-akurat-beritakan-bentrok-koja</guid><pubDate>Kamis 15 April 2010 00:36 WIB</pubDate><dc:creator>TB Ardi Januar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/15/338/322806/XSC2mdW5je.jpg" expression="full" type="image/jpeg">presidenri.go.id</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/15/338/322806/XSC2mdW5je.jpg</image><title>presidenri.go.id</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau kepada insan pers agar terus memberitakan bentrok koja dengan data yang akurat.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Hal tersebut disampaikan SBY saat menggelar jumpa pers malam tadi di Istana Negara menyikapi bentrokan antara warga dan Satpol PP, Rabu (15/4/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pers dan media massa harus tetap memberikan berita yang akurat. Kalau ada yang meninggal beritakan meninggal,&amp;rdquo; tegas SBY.
&amp;nbsp;
Pihaknya mengaku khawatir jika media lalai dalam persoalan akurasi berita. Sebab, kata dia, media bisa mempengaruhi emosi warga yang tengah emosi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini etika jurnalisme di dunia. Saya yakin pers tidak akan provokasi dan ingin menceritakan kebenaran,&amp;rdquo; tukas SBY.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan itu, SBY juga menyatakan bela sungkawa atas korban tewas dalam bentrokan tersebut. Dia memerintahkan Pemprov DKI Jakarta untuk menanggung seluruh biaya pengobatan korban baik dari aparat ataupun masyarakat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pemprov DKI harus menjelaskan secara baik kepada masyarakat agar tidak salah tafsir. Komunikasi sosial sangat penting dalam demokrasi,&amp;rdquo; pungkas SBY.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau kepada insan pers agar terus memberitakan bentrok koja dengan data yang akurat.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Hal tersebut disampaikan SBY saat menggelar jumpa pers malam tadi di Istana Negara menyikapi bentrokan antara warga dan Satpol PP, Rabu (15/4/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pers dan media massa harus tetap memberikan berita yang akurat. Kalau ada yang meninggal beritakan meninggal,&amp;rdquo; tegas SBY.
&amp;nbsp;
Pihaknya mengaku khawatir jika media lalai dalam persoalan akurasi berita. Sebab, kata dia, media bisa mempengaruhi emosi warga yang tengah emosi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini etika jurnalisme di dunia. Saya yakin pers tidak akan provokasi dan ingin menceritakan kebenaran,&amp;rdquo; tukas SBY.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan itu, SBY juga menyatakan bela sungkawa atas korban tewas dalam bentrokan tersebut. Dia memerintahkan Pemprov DKI Jakarta untuk menanggung seluruh biaya pengobatan korban baik dari aparat ataupun masyarakat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pemprov DKI harus menjelaskan secara baik kepada masyarakat agar tidak salah tafsir. Komunikasi sosial sangat penting dalam demokrasi,&amp;rdquo; pungkas SBY.</content:encoded></item></channel></rss>
