<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gigolo Bali Incar Wanita Jepang</title><description>Praktik pria penjaja seks yang terekam dalam film dokumenter Cowboys in Paradise dianggap sudah merusak citra Bali, sebagai tujuan wisata internasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/27/340/326825/gigolo-bali-incar-wanita-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/04/27/340/326825/gigolo-bali-incar-wanita-jepang"/><item><title>Gigolo Bali Incar Wanita Jepang</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/27/340/326825/gigolo-bali-incar-wanita-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/04/27/340/326825/gigolo-bali-incar-wanita-jepang</guid><pubDate>Selasa 27 April 2010 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/27/340/326825/xlpaaMj3A3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/27/340/326825/xlpaaMj3A3.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: okezone)</title></images><description>DENPASAR - Praktik pria penjaja seks yang terekam dalam film dokumenter Cowboys in Paradise dianggap sudah merusak citra Bali, sebagai tujuan wisata internasional.&amp;ldquo;Selama ini kami menjual keindahan gelombang, matahari terbenam, kura-kura, budaya, dan konservasi alam. Namun, apa sekarang kami terlihat sebagai penjual gigolo? Film itu benar-benar merusak citra kami,&amp;rdquo; ujar kepala keamanan Pantai Kuta, I Gusti Ngurah Tresna seperti dikutip AFP, Selasa (27/4/2010).Sejauh ini, kata tresna, pihaknya sudah mengamankan 28 pria yang diduga menjalankan praktik gigolo di Pantai Kuta.Pria-pria itu biasanya memilih turis asal Jepang. &amp;ldquo;Mereka mendekati turis wanita, terutama asal Jepang yang ada di Pantai Kuta,&amp;rdquo; ujar Tresna.&amp;ldquo;Wanita-wanita itu akan membiayai selama mereka bersama dengan para gigolo di Kuta, menjadi teman bicara, makan, dan melakukan hubungan seks,&amp;rdquo; ujarnya.Praktik ini, tegas Tresna, jelas prostitusi. Namun Tresna mengaku kesulitan membuktikannya. &amp;ldquo;Wanita-wanita asing itu juga membutuhkan teman,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>DENPASAR - Praktik pria penjaja seks yang terekam dalam film dokumenter Cowboys in Paradise dianggap sudah merusak citra Bali, sebagai tujuan wisata internasional.&amp;ldquo;Selama ini kami menjual keindahan gelombang, matahari terbenam, kura-kura, budaya, dan konservasi alam. Namun, apa sekarang kami terlihat sebagai penjual gigolo? Film itu benar-benar merusak citra kami,&amp;rdquo; ujar kepala keamanan Pantai Kuta, I Gusti Ngurah Tresna seperti dikutip AFP, Selasa (27/4/2010).Sejauh ini, kata tresna, pihaknya sudah mengamankan 28 pria yang diduga menjalankan praktik gigolo di Pantai Kuta.Pria-pria itu biasanya memilih turis asal Jepang. &amp;ldquo;Mereka mendekati turis wanita, terutama asal Jepang yang ada di Pantai Kuta,&amp;rdquo; ujar Tresna.&amp;ldquo;Wanita-wanita itu akan membiayai selama mereka bersama dengan para gigolo di Kuta, menjadi teman bicara, makan, dan melakukan hubungan seks,&amp;rdquo; ujarnya.Praktik ini, tegas Tresna, jelas prostitusi. Namun Tresna mengaku kesulitan membuktikannya. &amp;ldquo;Wanita-wanita asing itu juga membutuhkan teman,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
