<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasien Cangkok Hati Sempat Alami Pendarahan Otak</title><description>Ramdan Aldil Saputra, bocah berumur 3,5 tahun yang menjalani operasi cangkok hati untuk pertama kalinya di Indonesia, kini menjalani operasi ulang (re-open) CT Scan untuk memastikan ada tidaknya pendarahan di otak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/30/340/327820/pasien-cangkok-hati-sempat-alami-pendarahan-otak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/04/30/340/327820/pasien-cangkok-hati-sempat-alami-pendarahan-otak"/><item><title>Pasien Cangkok Hati Sempat Alami Pendarahan Otak</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/04/30/340/327820/pasien-cangkok-hati-sempat-alami-pendarahan-otak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/04/30/340/327820/pasien-cangkok-hati-sempat-alami-pendarahan-otak</guid><pubDate>Jum'at 30 April 2010 03:32 WIB</pubDate><dc:creator>Okky F Suryatama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/30/340/327820/hkh5SAAXwo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi Ramdan usai operasi (Foto: Okky/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/30/340/327820/hkh5SAAXwo.jpg</image><title>Kondisi Ramdan usai operasi (Foto: Okky/Okezone)</title></images><description>SURABAYA - Ramdan Aldil Saputra, bocah berumur 3,5 tahun yang menjalani operasi cangkok hati untuk pertama kalinya di Indonesia, kini menjalani operasi ulang (re-open) CT Scan untuk memastikan ada tidaknya pendarahan di otak.&amp;ldquo;Saat ini dilakukan operasi dan evakuasi. Sebelumnya sempat terjadi sedikit pendarahan,&amp;rdquo; ujar salah satu Tim dokter dari spesialis anastesi Ari Utariani kepada wartawan di RS Graha Amerta Surabaya, Jalan Dharmawangsa Surabaya, Kamis (29/4/2010) malam.Ari menjelaskan, kondisi Ramdan, putra pasangan Bambang Sutondo dan Sulistiyowati ini, saat operasi dan pascaoperasi tampak stabil. Hal itu terlihat dari reflek mata Ramdan.&amp;ldquo;Kita, tim dokter senang semua, saat operasi kondisinya baik dan stabil, setelah operasi juga sama, matanya reflek bergerak ke kanan dan kiri. Tim dokter saat ini terus berjuang, sebab 2 minggu pertama ini sangat luar biasa, kalau ini terlewatkan, akan ada terjadi infeksi kembali,&amp;rdquo; paparnya.Usai operasi kedua pada otak Ramdan yang mengalami pendarahan, lanjut Ari, langkah berikutnya adalah tenangkan kondisi Ramdan dan akan diimbau untuk tidak banyak bergerak.&quot;Ramdan akan kita tidurkan atau diistirahatkan, mungkin selama 24 jam penuh, dan tidak langsung kita bangunkan,&amp;rdquo; imbuh Ari.</description><content:encoded>SURABAYA - Ramdan Aldil Saputra, bocah berumur 3,5 tahun yang menjalani operasi cangkok hati untuk pertama kalinya di Indonesia, kini menjalani operasi ulang (re-open) CT Scan untuk memastikan ada tidaknya pendarahan di otak.&amp;ldquo;Saat ini dilakukan operasi dan evakuasi. Sebelumnya sempat terjadi sedikit pendarahan,&amp;rdquo; ujar salah satu Tim dokter dari spesialis anastesi Ari Utariani kepada wartawan di RS Graha Amerta Surabaya, Jalan Dharmawangsa Surabaya, Kamis (29/4/2010) malam.Ari menjelaskan, kondisi Ramdan, putra pasangan Bambang Sutondo dan Sulistiyowati ini, saat operasi dan pascaoperasi tampak stabil. Hal itu terlihat dari reflek mata Ramdan.&amp;ldquo;Kita, tim dokter senang semua, saat operasi kondisinya baik dan stabil, setelah operasi juga sama, matanya reflek bergerak ke kanan dan kiri. Tim dokter saat ini terus berjuang, sebab 2 minggu pertama ini sangat luar biasa, kalau ini terlewatkan, akan ada terjadi infeksi kembali,&amp;rdquo; paparnya.Usai operasi kedua pada otak Ramdan yang mengalami pendarahan, lanjut Ari, langkah berikutnya adalah tenangkan kondisi Ramdan dan akan diimbau untuk tidak banyak bergerak.&quot;Ramdan akan kita tidurkan atau diistirahatkan, mungkin selama 24 jam penuh, dan tidak langsung kita bangunkan,&amp;rdquo; imbuh Ari.</content:encoded></item></channel></rss>
