<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Obama Nangis di Pemakaman</title><description>Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperlihatkan sisi  senfitisnya saat menghadiri pemakaman seorang legenda pembela hak sipil  AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/01/214/328191/obama-nangis-di-pemakaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/05/01/214/328191/obama-nangis-di-pemakaman"/><item><title>Obama Nangis di Pemakaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/01/214/328191/obama-nangis-di-pemakaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/05/01/214/328191/obama-nangis-di-pemakaman</guid><pubDate>Sabtu 01 Mei 2010 09:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/30/214/328191/clMuXT9HKd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Obama menangis (Foto: Mirror.co.uk)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/30/214/328191/clMuXT9HKd.jpg</image><title>Presiden Obama menangis (Foto: Mirror.co.uk)</title></images><description>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memperlihatkan sisi senfitisnya saat menghadiri pemakaman seorang legenda pembela hak sipil AS. Presiden Obama tidak dapat menahan emosinya saat pidato sanjungan selama 13 menit mengenang Height yang wafat pada usia 98 tahun, pekan lalu. Berbicara di depan ratusan pelayat di Katedral Nasional Washington, Obama menyebut Height sebagai sosok rendah hati yang berjuang keras untuk hak sipil.Presiden peraih penghargaan Nobel Perdamaian ini memuji perjuangan perempuan yang dijuluki ibu dari perjuangan hak sipil AS itu, sebagai pejuang perempuan yang jarang terpublikasikan. Pada masanya, nama Dorothy Heights tidak terlalu dikenal, dibanding tokoh pejuang hak sipil pria seperti Martin Luther King Jr.&quot;Dia (Height) tidak peduli siapa yang mendapatkan penghormatan dari perjuangannya. Yang ia pikir hanyalah tujuan dari perjuangan. Tujuan tersebut adalah keadilan, kesetaraan, dan kebebasan,&quot; ungkap Obama dalam pidatonya seperti dikutip Mirror.co.uk, Sabtu (1/5/2010).Usai memberikan sambutan, Obama duduk di samping istriny,&amp;nbsp; Michelle. Tampak presiden kulit hitam pertam AS tersebut menitikkan air matanya karena terharu. Pemandangan tersebut sangat unik mengingat statusnya sebagai seorang presiden, tetapi Obama tidak ragu untuk menunjukkan sisi sensitifnya.Height memang pantas dikenang oleh Obama sebagai pejuang. Perempuan kelahiran Richmond, Virginia pada 1912 dikenal sosok yang kuat di Washington. Ia terus bertemu dengan Presiden AS sejak masa Dwight D Eisenhower.</description><content:encoded>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memperlihatkan sisi senfitisnya saat menghadiri pemakaman seorang legenda pembela hak sipil AS. Presiden Obama tidak dapat menahan emosinya saat pidato sanjungan selama 13 menit mengenang Height yang wafat pada usia 98 tahun, pekan lalu. Berbicara di depan ratusan pelayat di Katedral Nasional Washington, Obama menyebut Height sebagai sosok rendah hati yang berjuang keras untuk hak sipil.Presiden peraih penghargaan Nobel Perdamaian ini memuji perjuangan perempuan yang dijuluki ibu dari perjuangan hak sipil AS itu, sebagai pejuang perempuan yang jarang terpublikasikan. Pada masanya, nama Dorothy Heights tidak terlalu dikenal, dibanding tokoh pejuang hak sipil pria seperti Martin Luther King Jr.&quot;Dia (Height) tidak peduli siapa yang mendapatkan penghormatan dari perjuangannya. Yang ia pikir hanyalah tujuan dari perjuangan. Tujuan tersebut adalah keadilan, kesetaraan, dan kebebasan,&quot; ungkap Obama dalam pidatonya seperti dikutip Mirror.co.uk, Sabtu (1/5/2010).Usai memberikan sambutan, Obama duduk di samping istriny,&amp;nbsp; Michelle. Tampak presiden kulit hitam pertam AS tersebut menitikkan air matanya karena terharu. Pemandangan tersebut sangat unik mengingat statusnya sebagai seorang presiden, tetapi Obama tidak ragu untuk menunjukkan sisi sensitifnya.Height memang pantas dikenang oleh Obama sebagai pejuang. Perempuan kelahiran Richmond, Virginia pada 1912 dikenal sosok yang kuat di Washington. Ia terus bertemu dengan Presiden AS sejak masa Dwight D Eisenhower.</content:encoded></item></channel></rss>
