<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ICW Minta Satgas Selidiki Rp95 M Milik Jenderal Polri</title><description>Indonesia Corruption Watch (ICW) mencium adanya rekening mencurigakan senilai Rp95 miliar, yang diduga milik petinggi Polri. ICW pun berencana menggandeng Satgas Antimafia Hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/03/339/328824/icw-minta-satgas-selidiki-rp95-m-milik-jenderal-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/05/03/339/328824/icw-minta-satgas-selidiki-rp95-m-milik-jenderal-polri"/><item><title>ICW Minta Satgas Selidiki Rp95 M Milik Jenderal Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/03/339/328824/icw-minta-satgas-selidiki-rp95-m-milik-jenderal-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/05/03/339/328824/icw-minta-satgas-selidiki-rp95-m-milik-jenderal-polri</guid><pubDate>Senin 03 Mei 2010 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/03/339/328824/CdpfBVzI8N.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/03/339/328824/CdpfBVzI8N.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Indonesia Corruption Watch (ICW) mencium adanya rekening mencurigakan senilai Rp95 miliar, yang diduga milik petinggi Polri. ICW pun berencana menggandeng Satgas Antimafia Hukum.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi kita minta kepada satgas untuk ikut melakukan investigasi,&quot; ujar  Anggota Divisi Investigasi ICW Tama Satrya Langkan saat dihubungi wartawan melalui telpon, Senin (3/5/2010).
&amp;nbsp;
Namun, Tama membantah bahwa ajakan ICW kepada satgas diartikan sebagai Laporan dari ICW. &quot;ICW meneruskan. Jadi ICW hanya menerima laporan masyarakat. Ada beban ICW untuk meneruskan itu,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Secara Internal, kata Tama, ICW memang belum melakukan investigasi secara mendalam. &quot;Kita hanya meneruskan, belum ada investigasi mendalam terkait rekening Rp95 miliar itu,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Tama berencana menyampaikan laporkan tersebut ke Satgas pekan depan. Saat ini, kata dia, ICW tengah menyiapkan sejumlah data pendukung mengenai kemungkinan dari mana uang itu berasal.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Indonesia Corruption Watch (ICW) mencium adanya rekening mencurigakan senilai Rp95 miliar, yang diduga milik petinggi Polri. ICW pun berencana menggandeng Satgas Antimafia Hukum.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi kita minta kepada satgas untuk ikut melakukan investigasi,&quot; ujar  Anggota Divisi Investigasi ICW Tama Satrya Langkan saat dihubungi wartawan melalui telpon, Senin (3/5/2010).
&amp;nbsp;
Namun, Tama membantah bahwa ajakan ICW kepada satgas diartikan sebagai Laporan dari ICW. &quot;ICW meneruskan. Jadi ICW hanya menerima laporan masyarakat. Ada beban ICW untuk meneruskan itu,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Secara Internal, kata Tama, ICW memang belum melakukan investigasi secara mendalam. &quot;Kita hanya meneruskan, belum ada investigasi mendalam terkait rekening Rp95 miliar itu,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Tama berencana menyampaikan laporkan tersebut ke Satgas pekan depan. Saat ini, kata dia, ICW tengah menyiapkan sejumlah data pendukung mengenai kemungkinan dari mana uang itu berasal.</content:encoded></item></channel></rss>
