<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPATK Kunci untuk Ungkap Rekening Jenderal Polri</title><description>Indonation Curruption Watch (ICW) mengaku ada sebuah peranan penting PPATK terkait dugaan perwira tinggi Polri yang memiliki rekening mencurigakan sebesar Rp95 miliar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/03/339/328858/ppatk-kunci-untuk-ungkap-rekening-jenderal-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/05/03/339/328858/ppatk-kunci-untuk-ungkap-rekening-jenderal-polri"/><item><title>PPATK Kunci untuk Ungkap Rekening Jenderal Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/03/339/328858/ppatk-kunci-untuk-ungkap-rekening-jenderal-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/05/03/339/328858/ppatk-kunci-untuk-ungkap-rekening-jenderal-polri</guid><pubDate>Senin 03 Mei 2010 17:31 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/03/339/328858/SnTv4JD6xq.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/03/339/328858/SnTv4JD6xq.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Indonation Curruption Watch (ICW) mengaku ada sebuah peranan penting PPATK terkait dugaan perwira tinggi Polri yang memiliki rekening mencurigakan sebesar Rp95 miliar.&quot;Kita tidak bawa-bawa PPATK dalam laporan yang kita teruskan kepada satgas. Memang ada peran penting dari PPATK. Rekeningnya yang kita teruskan laporannya,&quot; ujar Peneliti Divisi Investigasi ICW Tama Satrya Langkan saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Senin (3/5/2010).Lebih lanjut Tama menambahkan bahwa data yang dimiliki oleh ICW tak jauh berbada dengan data yang dikeluarkan PPATK di tahun 2005.&quot;Sebenarnya tipenya sama tidak jauh berbeda dengan 15 rekening luar biasa pati ketika 2005. Artinya memang bicara tentang rekening Rp95 miliar,&quot; imbuhnya.Tama mengatakan rekening tersebut sebetulnya tidak ada masalah, selama uang senilai Rp95 miliar itu bisa dibuktikan tidak terkait jabatannya.&quot;Tapi karena dia penyelenggara negara penting juga ditelusuri lebih dalam, dari mana rekening tersebut total segitu,&quot; katanya.Indonesia Corruption Watch (ICW) mencium adanya rekening mencurigakan senilai Rp95 miliar, yang diduga milik petinggi Polri. ICW pun berencana menggandeng Satgas Antimafia Hukum.(ahm)</description><content:encoded>JAKARTA - Indonation Curruption Watch (ICW) mengaku ada sebuah peranan penting PPATK terkait dugaan perwira tinggi Polri yang memiliki rekening mencurigakan sebesar Rp95 miliar.&quot;Kita tidak bawa-bawa PPATK dalam laporan yang kita teruskan kepada satgas. Memang ada peran penting dari PPATK. Rekeningnya yang kita teruskan laporannya,&quot; ujar Peneliti Divisi Investigasi ICW Tama Satrya Langkan saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Senin (3/5/2010).Lebih lanjut Tama menambahkan bahwa data yang dimiliki oleh ICW tak jauh berbada dengan data yang dikeluarkan PPATK di tahun 2005.&quot;Sebenarnya tipenya sama tidak jauh berbeda dengan 15 rekening luar biasa pati ketika 2005. Artinya memang bicara tentang rekening Rp95 miliar,&quot; imbuhnya.Tama mengatakan rekening tersebut sebetulnya tidak ada masalah, selama uang senilai Rp95 miliar itu bisa dibuktikan tidak terkait jabatannya.&quot;Tapi karena dia penyelenggara negara penting juga ditelusuri lebih dalam, dari mana rekening tersebut total segitu,&quot; katanya.Indonesia Corruption Watch (ICW) mencium adanya rekening mencurigakan senilai Rp95 miliar, yang diduga milik petinggi Polri. ICW pun berencana menggandeng Satgas Antimafia Hukum.(ahm)</content:encoded></item></channel></rss>
